Dolar Sentuh Tertingginya 2-Bulan Terkait Kekhawatiran Brexit yang Menekan Sterling
Monday, 29 July 2019 15:44 WIB | CURRENCIES | Indeks DolarDolar ASpoundPoundsterling

Dolar menyentuh level tertinggi dalam dua bulan di awal perdagangan di Eropa Senin, naik tajam terhadap pound Inggris yang berada di bawah tekanan baru pada meningkatnya kekhawatiran yang œkuat dari Brexit.

Pound jatuh ke level terendah dalam hampir tiga tahun terhadap dolar setelah Michael Gove, seorang tokoh senior dalam pemerintahan baru, menulis bahwa sekarang ada kemungkinan "sangat nyata" dari Inggris untuk keluar dari UE pada 31 Oktober tanpa kesepakatan transisi membuat tekanan terhadap ekonomi.

Sebaliknya, Perdana Menteri Boris Johnson telah mengatakan berulang kali selama kampanye kepemimpinannya baru-baru ini bahwa hanya ada "satu dalam sejuta" peluang Inggris meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan transisi, meskipun mengatakan bahwa kesepakatan yang dibuat oleh Theresa May telah œberakhir dan meskipun kurangnya waktu yang tersedia untuk menegosiasikan kesepakatan yang baru sebelum batas waktu.

Pada pukul 3:50 pagi ET (0750 GMT), pound berada di $ 1,2339, tepat di atas terendah intradaynya di $ 1,2335, terendah sejak Oktober 2016. Euro juga mendorong di atas 90 pence untuk pertama kalinya dalam tiga minggu untuk bertahan di 0,9012 GBP .

Indeks dolar, yang mengikuti greenback terhadap sekelompok mata uang, berada di 97,828, hanya lima poin di bawah tertinggi intraday, dan mengkonsolidasikan kenaikan yang dibuat pada hari Jumat di belakang data produk domestik bruto yang sedikit lebih kuat dari perkiraan untuk kuartal kedua .(mrv)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Sterling Turun Terkait Jajak Pendapat Untuk Pemilu Inggris
Wednesday, 11 December 2019 16:12 WIB

Pound berada di bawah tekanan pada Rabu pagi setelah jajak pendapat YouGov baru memperkirakan keunggulan yang lebih kecil dari perkiraan untuk pemimpin Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson dalam pemilihan umum yang akan berlangsung kurang dari 24 jam dari sekarang. Sterling melemah 0,3%...

Pound Tergelincir pada Proyeksi Polling Inggris, Dolar Menunggu Fed
Wednesday, 11 December 2019 09:25 WIB

Pound Inggris tergelincir lebih awal pada hari Rabu setelah jajak pendapat menunjukkan penyempitan yang dipimpin Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson dalam pemilihan akhir pekan ini, sementara pergerakan dolar AS tertuju ke pertemuan kebijakan Federal Reserve. Investor juga berfokus pad...

Euro Stabil Menjelang Fed, Rapat ECB dan Tarif AS yang Diharapkan
Tuesday, 10 December 2019 17:26 WIB

Euro sedikit berubah versus dolar pada hari Selasa karena para investor waspada dengan tenggat waktu yang membayangi untuk tarif AS di China, pemilu di Inggris dan pertemuan Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa yang akan datang. Greenback netral terhadap sekelompok enam mata uang utama lainnya. ...

Dolar Stabil seiring Investor Menunggu untuk Peristiwa Penting
Tuesday, 10 December 2019 07:54 WIB

Dolar dan yen mempertahankan safe-haven tetap tinggi pada hari Selasa, dengan para investor gelisah menjelang batas waktu pengenaan tarif yang menjulang, pemilihan Inggris dan pertemuan bank sentral yang akan datang di Eropa dan Amerika Serikat. Untuk kedepannya apakah Washington akan melanjutkan p...

Sterling Mencapai Level 31 Bulan Tertinggi, Dolar Melemah
Monday, 9 December 2019 18:02 WIB

Pound Inggris mencapai level 31 bulan tertinggi terhadap euro pada hari Senin dan mencapai tujuh bulan tertinggi terhadap dolar AS di tengah meningkatnya kepercayaan tentang kemenangan Partai Konservatif dalam pemilu UK pada hari Kamis, yang akan mengakhiri kelumpuhan politik pada Brexit. Euro meny...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo Dibuka Menguat Karena Fed AS Menjaga Suku Bunga Tidak Berubah
Thursday, 12 December 2019 07:30 WIB Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan, dengan harapan bahwa suku bunga rendah akan dipertahankan untuk sementara waktu. Indeks acuan Nikkei 225...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.