Dolar di Dekat Tertingginya 2-Minggu, Euro Stabil Pasca Keputusan ECB
Friday, 26 July 2019 08:53 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar Yen EuroDolar ASPoundsterling

Dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi dua minggu terhadap yen karena investor memangkas ekspektasi untuk penurunan suku bunga agresif Federal Reserve menjelang data ekonomi utama AS yang akan dirilis hari ini.

Dolar diperdagangkan pada 108,675 yen, dekat tertingginya dua minggu di 108,755 yen. Greenback berada di jalur untuk kenaikan 0,9% pada minggu ini, yang akan menjadi yang terbesar sejak minggu yang berakhir 1 Maret.

Terhadap kelompok enam mata uang utama, indeks dolar berada di 97.791 setelah mencapai tertinggi dua bulan di 98,133. Indeks dolar naik 0,7% untuk minggu ini.

The Fed secara luas diperkirakan akan menurunkan kisaran target 2,25% -2,50% sebesar 25 basis poin pada pertemuan yang berakhir 31 Juli, tetapi harapan untuk titik basis 50 yang lebih besar telah berkurang karena data ekonomi yang positif.

Sebelum The Fed bertemu, BOJ mengumumkan keputusan kebijakannya pada 30 Juli. Para pejabat bank sentral terpecah mengenai apakah akan melonggarkan kebijakan, tetapi beberapa pihak berpendapat tidak ada kebutuhan segera untuk tindakan tersebut karena permintaan domestik mengimbangi ekspor yang lemah.

Euro diperdagangkan pada $ 1,1143, pemulihan ringan dari level terendah dua bulan $ 1,1102. Namun, euro turun 0,7% minggu ini.

Setelah pertemuan ECB, Draghi mengindikasikan bank sentral siap untuk menurunkan suku bunga pada keputusan berikutnya pada bulan September dan mempertimbangkan opsi lain untuk pelonggaran, tetapi komentarnya mengenai risiko resesi yang rendah mendukung euro.

Sterling berpindah tangan pada $ 1,2455, tentu saja untuk kerugian mingguan 0,5%. Cable telah stabil sejak Boris Johnson menjadi perdana menteri baru Inggris, tetapi masih ada ketidakpastian tentang negosiasi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Pound Tergelincir Setelah Data Penjualan Ritel Inggris Lemah Dari yang Diharapkan
Friday, 17 January 2020 17:01 WIB

Pound Inggris turun pada hari Jumat setelah data menunjukkan penjualan ritel Inggris turun 0,6% pada bulan Desember dibandingkan bulan sebelumnya, menambah gambaran ekonomi yang lemah yang mungkin membutuhkan pemotongan suku bunga untuk merangsang pertumbuhan. Dalam tiga bulan hingga Desember 2019,...

Dolar Menguat Seiring Data AS Yang Lebih Baik, Sentuh Tertingginya 8-Bulan vs Yen
Friday, 17 January 2020 08:31 WIB

Dolar menguat pada hari Jumat karena data ekonomi AS menyarankan ekonomi terbesar di dunia mempertahankan laju pertumbuhan moderat pada akhir 2019, mencapai puncak tertingginya delapan bulan terhadap safe-haven yen. Penjualan ritel AS meningkat untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan Desember ...

Dolar Stabil; Fokus Tertuju pada ECB
Thursday, 16 January 2020 16:29 WIB

Dolar AS sebagian besar tidak berubah dalam perdagangan Eropa pada Kamis pagi, karena perdagangan yang tenang berlaku setelah penandatanganan kesepakatan perdagangan Sino-AS. Pada pukul 03:25 ET (08:25 GMT), euro diperdagangkan pada $ 1,1155, naik 0,1%, sedangkan sterling berada di $ 1,3046, naik 0...

Dolar Melemah Seiring Optimisme Perjanjian Dagang China-AS Mengangkat Mata Uang Asia
Thursday, 16 January 2020 08:52 WIB

Dolar memberikan sedikit dasar bagi mata uang Asia yang berisiko pada hari Kamis, karena investor berharap kesepakatan perdagangan Sino-AS dapat membawa hubungan yang lebih hangat antara dua ekonomi terbesar dunia dan membantu untuk menghidupkan kembali pertumbuhan global. Beijing dan Washington me...

Pound Tergelincir Setelah Data Inflasi yang Lemah Mendorong BOE
Wednesday, 15 January 2020 17:54 WIB

Pound tergelincir setelah data inflasi yang lemah mendorong permintaan terhadap pembuat kebijakan Bank of England Michael Saunders untuk menstimulus agar meningkatkan ekonomi Inggris. Sterling jatuh terhadap semua rekan-rekannya dan imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun turun ke level terendah d...

ANOTHER NEWS
Saham Tokyo dibuka terangkat lebih tinggi oleh Wall St
Monday, 20 January 2020 07:34 WIB Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada Senin ini, dengan sentimen investor didukung oleh kenaikan rekor baru di Wall Street. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,19 persen atau 46,64 poin menjadi 24.087,90 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.