Dolar Pertahankan Gain Terkait Ketegangan Teluk yang Mendorong Penawaran Safe-Haven
Monday, 22 July 2019 08:10 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar Yen EuroDolar AS

Dolar mempertahankan kenaikan baru-baru ini pada hari Senin karena investor menahan sebagian dari ekspektasi mereka untuk pemotongan suku bunga AS yang dalam bulan ini dan meningkatnya ketegangan Timur Tengah yang mendukung aset safe-haven.

Sementara fokus pasar mata uang sebagian besar akan berpusat pada keputusan bank sentral global yang dijadwalkan untuk dua minggu ke depan, investor juga mengawasi setiap perkembangan dalam negosiasi perdagangan AS-China.

Pasar umumnya mengharapkan bank sentral untuk memotong suku bunga atau mempertahankan kebijakan yang akomodatif, dimulai dengan Bank Sentral Eropa (ECB) yang bertemu pada hari Kamis diikuti oleh Bank Sentral Jepang dan Federal Reserve AS minggu depan.

Dolar melayang pada level yang dicapai pada hari Jumat, sekitar 107,73 yen, tetapi terjebak di tengah kisaran 107-109 di mana ia telah diperdagangkan selama sebulan.

Indeks dolar (DXY), yang mengukur greenback terhadap sekelompok enam mata uang utama, hampir tidak berubah pada 97.147 setelah naik 0,35% minggu lalu.

Euro datar di $ 1,1217, setelah menurun 0,4% minggu lalu.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Kehilangan Kilauannya seiring Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Naik
Thursday, 27 February 2020 23:29 WIB

Dolar jatuh pada hari Kamis karena imbal hasil Treasury terus bergerak ke posisi terendah baru dan para investor bertaruh bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga untuk mengimbangi dampak penyebaran virus corona, mengangkat euro ke level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu. Pasar keuangan...

Euro, Pound Menguat Jelang Pembicaraan Perdagangan; Dolar AS Turun Terkait Kekhawatiran Virus
Thursday, 27 February 2020 16:01 WIB

Euro dan pound keduanya diperdagangkan lebih tinggi pada hari Kamis di Asia menjelang pembicaraan perdagangan UK dan Uni Eropa yang ditetapkan pada 2 Maret mendatang. Pasangan EUR / USD dan pasangan GBP / USD naik masing-masing 0,3% dan 0,2% pada pukul 1:45 ET (05:45 GMT). Terlepas dari keuntungan...

Dolar melesu karena kekhawatiran penyebaran virus di AS
Thursday, 27 February 2020 14:42 WIB

Dolar jatuh terhadap yen dan franc Swiss pada hari Kamis setelah infeksi virus corona pertama yang tidak diketahui asalnya dikonfirmasi di Amerika Serikat, sehingga menambah kekhawatiran pandemi. Dolar juga turun dari tertinggi tiga bulan terhadap pound dan turun terhadap euro karena imbal hasil ob...

Pound Anjlok Menjaga Harapan Dolar untuk Mengakhiri Penurunan Beruntunnya
Thursday, 27 February 2020 08:02 WIB

Dolar AS tetap tentatif pada jalur untuk menghentikan penurunan beruntun empat harinya pada Rabu ini, didukung oleh kenaikan tajam terhadap pound di tengah kekhawatiran Uni Eropa-Amerika terkait pembicaraan perdagangan ke depan. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekumpulan dari enam...

Dolar Menguat Bersama Dengan Saham, Meskipun Investor Masih Tetap Waspada
Wednesday, 26 February 2020 23:20 WIB

Dolar AS rebound pada hari Rabu dari level terendah dua minggu di sesi sebelumnya sejalan dengan menguatnya pasar ekuitas AS, meskipun langkah-langkah tersebut dibungkam karena investor tetap berhati-hati karena coronavirus yang terus menyebar. Indeks dolar 0,13% menguat pada 99,144 karena indeks u...

ANOTHER NEWS
Minyak berakhir di level terendah sejak Januari 2019
Friday, 28 February 2020 02:54 WIB Minyak berjangka turun pada hari Kamis, dengan harga AS menandai penurunan sesi kelima beruntun dan berakhir di level terendah sejak Januari 2019 seiring kekhawatiran permintaan energi pasca penyebaran COVID-19 terus membebani pasar. Minyak West...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.