Sterling pulih dari posisi terendah, dibantu oleh penjualan ritel yang kuat
Thursday, 18 July 2019 16:30 WIB | CURRENCIES |poundSterling,Poundsterling

Pound Inggris naik pada hari Kamis setelah angka penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan dan karena pedagang bertaruh terhadap mata uang mengambil beberapa keuntungan setelah terjun minggu ini, yang datang di tengah kekhawatiran baru tentang ancaman Brexit tanpa kesepakatan.

Penjualan ritel Inggris rebound tak terduga pada bulan Juni, naik 1% dari bulan sebelumnya, menurut data resmi. Sebuah jajak pendapat Reuters dari para ekonom telah memperkirakan kontraksi penjualan ritel bulan ke bulan sebesar -0,3%.

Dibandingkan dengan Juni 2018, penjualan naik 3,8%, lebih kuat dari semua perkiraan.

Beberapa ekonom memperkirakan ekonomi Inggris menyusut pada kuartal kedua tetapi angka penjualan ritel yang kuat dapat meningkatkan harapan bahwa ekonomi terus tumbuh.

Sterling turun ke posisi terendah 27-bulan terhadap dolar minggu ini setelah dua kandidat untuk menggantikan Perdana Menteri Theresa May tampaknya mendorong Brexit tanpa kesepakatan jika mereka tidak dapat menegosiasikan kembali proposal penarikan yang diusulkan dengan Uni Eropa.

Pound naik 0,4% menjadi $ 1,2485 setelah angka penjualan ritel dirilis, setelah diperdagangkan sekitar $ 1,2470 sebelumnya.

Itu membantu mata uang Inggris ini bergerak menjauh dari level terendah 27-bulan $ 1,2382 yang dicapai pada hari Rabu.

Terhadap euro, sterling pulih 0,3% menjadi 90,030 pence. Itu telah mencapai level terendah enam bulan 90,51 pence pada hari Rabu.(Arl)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Pound turun pasca Boris Johnson dibawa ke rumah sakit untuk menjalani tes
Monday, 6 April 2020 08:29 WIB

Pound jatuh terhadap dolar dan euro pada hari Senin setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dirawat di rumah sakit untuk tes setelah menunjukkan gejala terus-menerus dari virus corona. Yen melemah terhadap dolar setelah media domestik Jepang melaporkan Perdana Menteri Shinzo Abe dapat menyata...

Sterling Turun seiring Banyaknya Perusahaan Inggris yang Menunjukkan Kemerosotan
Friday, 3 April 2020 23:26 WIB

Sterling merosot pada hari Jumat setelah data menunjukkan penurunan ke rekor baru di antara sektor jasa Inggris dan perusahaan manufaktur pada akhir Maret ketika bisnis dan rumah tangga menghentikan aktivitas untuk mencoba mencegah penyebaran virus corona. Sterling terakhir turun 1,5% pada $ 1,2205...

Dolar Masih Dalam Permintaan, Untuk Saat ini
Friday, 3 April 2020 15:17 WIB

Dolar dalam permintaan di awal perdagangan di Eropa pada hari Jumat, karena investor mencari keselamatan menyusul angka pengangguran AS yang mengerikan yang menggambarkan sejauh mana dampak ekonomi dari pandemi virus korona. Pada 3:05 ET (0705 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhada...

Penguatan dolar terkonsolidasi karena meningkatnya resesi global
Friday, 3 April 2020 08:50 WIB

Dolar beringsut menuju kenaikan mingguan hampir 2% pada Jumat ini, didorong oleh lonjakan harga minyak dan karena investor mencari keamanan di tengah memburuknya dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Keuntungan mengkonsolidasikan kekuatan dolar setelah bergejolak pada akhir bulan lalu, yang mem...

Sterling Mencapai 3-Minggu Tertinggi terhadap Euro, Datar vs Dolar
Thursday, 2 April 2020 23:39 WIB

Sterling mencapai tertinggi tiga minggu terhadap euro pada hari Kamis dan menahan kenaikan baru-baru ini terhadap dolar, karena mata uang Inggris tersapu dalam ayunan pasar global yang melemahkan euro secara luas. Pound telah rebound baru-baru ini setelah jatuh di tengah kepanikan yang disebabkan o...

ANOTHER NEWS
Australia akan Memulai Tes Vaksin COVID-19 pada Hewan
Monday, 6 April 2020 11:12 WIB Peneliti pemerintah di Australia telah memulai uji coba hewan terhadap dua vaksin COVID-19 yang potensial. Namun, para ahli mengingatkan bahwa meskipun mereka terbukti berhasil, produsen tidak akan memproduksi vaksin secara massal sampai tahun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.