AUD/JPY Melonjak 20 Pip Setelah Rilis Data Ketenagakerjaan Australia
Thursday, 18 July 2019 09:05 WIB | CURRENCIES |AussieDollar Australia,

Meskipun penurunan Perubahan Ketenagakerjaan yang disesuaikan secara musiman, pasangan AUD/JPY meningkatkan tawaran beli ke 75,64 selama awal Kamis.

Biro Statistik Australia merilis data pekerjaan bulan Juni di mana Tingkat Pengangguran dan Tingkat Partisipasi tetap tidak berubah masing-masing di 5,2% dan 66% sementara Perubahan Keternagakerjaan tergelincir di bawah perkiraan 10,0 Ribu menjadi 0,5 Ribu. Namun, ada peningkatan dalam Pekerjaan Penuh Waktu menjadi 21,1 Ribu dari 2,4 Ribu sebelumnya menarik perhatian bull AUD.

Sentimen risk-off tetap hadir di pasar di tengah-tengah berita utama politik. Di antara mereka, berita Wall Street Journal bahwa Dewan Perwakilan Rakyat AS memblokir penjualan senjata negara itu ke Arab Saudi dan laporan Reuters mengungkapkan kebencian Turki karena AS mengeluarkannya dari program F-35 menarik perhatian besar.

Menambah pesimisme itu mengurangi peluang kesepakatan perdagangan AS-China. Akibatnya, barometer risiko utama, imbal hasil treasury 10-tahun AS membawa kelemahan sebelumnya dengan hampir 2 basis poin penurunan menjadi 2,042% pada saat penulisan.

Setelah menyaksikan reaksi awal terhadap data ketenagakerjaan bulanan dari Australia, kalender ekonomi sebagian besar tetap kosong selama sesi Asia, yang pada gilirannya menyoroti pentingnya berita perdagangan/politik untuk impuls baru.

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Sterling Turun Terkait Jajak Pendapat Untuk Pemilu Inggris
Wednesday, 11 December 2019 16:12 WIB

Pound berada di bawah tekanan pada Rabu pagi setelah jajak pendapat YouGov baru memperkirakan keunggulan yang lebih kecil dari perkiraan untuk pemimpin Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson dalam pemilihan umum yang akan berlangsung kurang dari 24 jam dari sekarang. Sterling melemah 0,3%...

Pound Tergelincir pada Proyeksi Polling Inggris, Dolar Menunggu Fed
Wednesday, 11 December 2019 09:25 WIB

Pound Inggris tergelincir lebih awal pada hari Rabu setelah jajak pendapat menunjukkan penyempitan yang dipimpin Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson dalam pemilihan akhir pekan ini, sementara pergerakan dolar AS tertuju ke pertemuan kebijakan Federal Reserve. Investor juga berfokus pad...

Euro Stabil Menjelang Fed, Rapat ECB dan Tarif AS yang Diharapkan
Tuesday, 10 December 2019 17:26 WIB

Euro sedikit berubah versus dolar pada hari Selasa karena para investor waspada dengan tenggat waktu yang membayangi untuk tarif AS di China, pemilu di Inggris dan pertemuan Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa yang akan datang. Greenback netral terhadap sekelompok enam mata uang utama lainnya. ...

Dolar Stabil seiring Investor Menunggu untuk Peristiwa Penting
Tuesday, 10 December 2019 07:54 WIB

Dolar dan yen mempertahankan safe-haven tetap tinggi pada hari Selasa, dengan para investor gelisah menjelang batas waktu pengenaan tarif yang menjulang, pemilihan Inggris dan pertemuan bank sentral yang akan datang di Eropa dan Amerika Serikat. Untuk kedepannya apakah Washington akan melanjutkan p...

Sterling Mencapai Level 31 Bulan Tertinggi, Dolar Melemah
Monday, 9 December 2019 18:02 WIB

Pound Inggris mencapai level 31 bulan tertinggi terhadap euro pada hari Senin dan mencapai tujuh bulan tertinggi terhadap dolar AS di tengah meningkatnya kepercayaan tentang kemenangan Partai Konservatif dalam pemilu UK pada hari Kamis, yang akan mengakhiri kelumpuhan politik pada Brexit. Euro meny...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Berakhir Lebih Tinggi Karena Kemungkinan Penundaan Tarif (Review)
Thursday, 12 December 2019 04:22 WIB Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi pada hari Rabu di tengah spekulasi bahwa Washington mungkin menahan diri dari tekanan tarif baru pada ekspor China yang dijadwalkan akan dimulai pada akhir pekan ini. Pada penutupan perdagangan, Indeks Hang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.