Sterling Turun ke Level 2-Tahun Terendah Terkait Risiko Politik
Wednesday, 17 July 2019 15:15 WIB | CURRENCIES |CurrencypoundSterling,Poundsterling

Pound Inggris jatuh ke level terendah dalam lebih dari 2-tahun pada awal perdagangan di Eropa pada Rabu seiring kekhawatiran atas "Hard Brexit" dan pemilihan umum yang mungkin menuntut premi risiko yang lebih tinggi untuk semua aset sterling.

The Times of London melaporkan bahwa Boris Johnson, favorit untuk memenangkan kontes kepemimpinan Partai Konservatif saat ini dan mengambil alih sebagai Perdana Menteri, sedang mencari untuk mengadakan pemilihan umum pada awal tahun depan. Jajak pendapat menunjukkan bahwa pemilihan tidak akan memberikan partai mana pun mayoritas yang jelas. Johnson telah berjanji untuk membawa Inggris keluar dari Uni Eropa pada bulan Oktober bahkan jika itu berarti membatalkan perjanjian transisi yang akan meredam pukulan terhadap ekonomi Inggris.

Pound turun hampir 1% pada hari Selasa terhadap dolar dan lanjutkan penurunannya pada Rabu. Pada pukul 3:45 pagi waktu timur AS (07:45 GMT), berada di $ 1,2393, pasca jatuh di bawah $ 1,24 untuk pertama kalinya sejak April 2017. Sterling juga lebih rendah terhadap euro, jatuh di 1,1047, terendah sejak September 2017, sebelum bounce ke 1.1058. (Tgh)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Dolar Tergelincir, Euro menguat Setelah Data PMI
Thursday, 22 August 2019 15:16 WIB

Dolar lebih rendah pada hari Kamis seiring ekspektasi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut berkurang, sementara euro menguat pasca data sektor swasta zona euro mendorong harapan bahwa ekonomi blok dapat menghindari resesi. Dolar turun 0,2% pada euro 1,1104 pada pukul 03:47 pagi waktu timur AS (0...

Dolar Pertahankan Kenaikannya Pasca Risalah The Fed Memotong Ekspektasi Suku Bunga
Thursday, 22 August 2019 09:08 WIB

Dolar menahan kenaikan pada hari Kamis setelah risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve menutup beberapa harapan agresif bank sentral akan memulai serangkaian pemotongan suku bunga yang mendalam. Mata uang Asia diperkirakan diperdagangkan dalam kisaran ketat pada hari Kamis menjela...

Dolar Melayang Dekat Tertinggi 3-Minggu Jelang Risalah The Fed
Wednesday, 21 August 2019 15:11 WIB

Dolar AS melayang di bawah tertinggi tiga minggu dalam perdagangan yang tenang pada hari Rabu seiring investor terfokus pada risalah pertemuan Juli Federal Reserve nanti pada hari ini untuk petunjuk baru tentang prospek kebijakan moneter. The Fed memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak 200...

Dolar Bertahan Dari Rekor 3 Minggu Karena Penurunan Imbal Hasil AS Jelang Pertemuan Jackson Hole
Wednesday, 21 August 2019 08:47 WIB

Dolar berada pada posisi bertahan pada hari Rabu, mendorong puncak tiga minggu dengan pembalikan dalam imbal hasil AS ketika mereka menuju penurunan lebih lanjut menjelang pertemuan para gubernur bank sentral, di mana Federal Reserve diperkirakan akan memberikan petunjuk tentang penurunan suku bunga...

Euro Lebih Rendah Menjelang Pemungutan Suara di Italia
Tuesday, 20 August 2019 15:22 WIB

Dolar sedikit berubah dalam perdagangan awal di Eropa pada selasa tetapi mulai membangun momentum terhadap euro pada awal hari di mana politik cenderung mendominasi ekonomi. Euro berada di $ 1,1079 pada pukul 3:30 pagi waktu timur AS (07:30 GMT) dan lebih rendah pada minggu lalu di $ 1,1066 menjela...

ANOTHER NEWS
Minyak Menuju Gain Mingguan pada Tanda-Tanda Meredanya Perdagangan, Stok yang Lebih Ketat
Friday, 23 August 2019 07:50 WIB Minyak berada di jalur untuk kenaikan mingguan, didukung oleh tanda-tanda meredanya ketegangan perdagangan antara AS dan China dan setelah data resmi menunjukkan penurunan dalam persediaan minyak mentah AS. Kontrak berjangka di New York naik 0,1%,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.