Dolar Menguat Terkait Data AS Yang Optimis; Pound dan Euro Mengurangi Penurunan
Wednesday, 17 July 2019 08:33 WIB | CURRENCIES |DOLLAR

Dolar menguat pada hari Rabu setelah data AS yang optimis memicu ekspektasi pelonggaran kebijakan yang agresif oleh Federal Reserve pada akhir bulan ini, sementara pound dan euro yang berjuang juga memberikan dorongan tambahan untuk greenback.

Indeks dolar terhadap sekelompok enam mata uang utama secara efektif tidak berubah pada level 97.363 setelah naik 0,5% pada hari sebelumnya.

Dolar naik setelah data penjualan ritel AS yang lebih baik dari perkiraan Juni mengurangi kemungkinan pemotongan suku bunga oleh Fed sebesar 50 basis poin daripada 25 basis poin pada tinjauan kebijakan akhir bulan.

Pound turun ke posisi terendah 27-bulan di level $ 1,2396 semalam karena Boris Johnson dan Jeremy Hunt, dua kandidat untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya, bersaing untuk mengalahkan satu sama lain karena mengambil sikap Brexit yang lebih keras.

Sterling terakhir diperdagangkan sedikit berubah pada level $ 1,2411.

Euro stabil di level $ 1,1212 setelah melemah lebih dari 0,4% pada hari sebelumnya. Kerugian terjadi setelah survei oleh lembaga ZEW menunjukkan bahwa suasana hati di kalangan investor Jerman memburuk lebih tajam dari yang diperkirakan pada Juli di tengah perang perdagangan yang belum terselesaikan antara China dan Amerika Serikat serta ketegangan politik dengan Iran.

Dolar hampir bergerak mendatar di level 108,215 yen setelah naik 0,3% terhadap yen semalam karena data penjualan ritel AS yang kuat.

Dolar Australia naik tipis 0,05% ke level $ 0,7016, setelah kehilangan 0,4% pada hari Selasa setelah komentar oleh Presiden AS Donald Trump. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Yen Melonjak Sementara Yuan Melemah Seiring Meningkatnya Perang Perdagangan
Monday, 26 August 2019 07:57 WIB

Yen menguat pada hari Senin karena investor berbondong-bondong beralih ke aset safe-haven setelah peningkatan tajam dalam perang perdagangan AS-China, yang menghancurkan kepercayaan investor dan menggoyahkan prospek ekonomi global. Yuan juga jatuh dalam perdagangan lepas pantai, terbebani oleh eksp...

Dolar Menguat jelang Pidato Powell terkait pemangkasan Suku bunga
Friday, 23 August 2019 15:20 WIB

Dolar secara luas lebih tinggi pada awal perdagangan di Eropa Jumat di perdagangan umumnya tenang menjelang pidato yang oleh Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada pukul 10:00 pagi waktu timur AS (14:00 GMT). Pada pukul 3:30 pagi, indeks dolar, yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan mata u...

Dolar Bergerak Stabil Menjelang Pidato Fed, Kiwi Melonjak Pada Komentar RBNZ
Friday, 23 August 2019 08:46 WIB

Dolar tetap stabil di Asia pada hari Jumat di tengah harapan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell akan tetap dengan pesannya bahwa bank sentral belum memasuki siklus pelonggaran moneter yang berkepanjangan. Powell memberikan pidato yang sangat ditunggu Jumat malam pada pertemuan para gubernur ban...

Dolar Tergelincir, Euro menguat Setelah Data PMI
Thursday, 22 August 2019 15:16 WIB

Dolar lebih rendah pada hari Kamis seiring ekspektasi untuk penurunan suku bunga lebih lanjut berkurang, sementara euro menguat pasca data sektor swasta zona euro mendorong harapan bahwa ekonomi blok dapat menghindari resesi. Dolar turun 0,2% pada euro 1,1104 pada pukul 03:47 pagi waktu timur AS (0...

Dolar Pertahankan Kenaikannya Pasca Risalah The Fed Memotong Ekspektasi Suku Bunga
Thursday, 22 August 2019 09:08 WIB

Dolar menahan kenaikan pada hari Kamis setelah risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve menutup beberapa harapan agresif bank sentral akan memulai serangkaian pemotongan suku bunga yang mendalam. Mata uang Asia diperkirakan diperdagangkan dalam kisaran ketat pada hari Kamis menjela...

ANOTHER NEWS
China Berlakukan Tarif Tambahan untuk Minyak Mentah dan Produk AS Lainnya, Harga Minyak Turun
Monday, 26 August 2019 12:33 WIB Harga Minyak turun pada hari Senin di Asia setelah China mengumumkan akhir pekan lalu tarif tambahan 10% pada $ 75 miliar produk AS, termasuk minyak mentah. Sebagai balasan, Presiden AS Donald Trump mengatakan ia memerintahkan perusahaan AS untuk...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.