AUD/JPY Tidak Terpengaruh Oleh Risalah RBA, Tetap Pada Bid di Sekitar 76,00
Tuesday, 16 July 2019 09:10 WIB | CURRENCIES |Dolar Australia,AUD,

Terlepas berita acara pertemuan kebijakan moneter terbaru Reserve Bank of Australia (RBA) yang menyoroti kesiapan bank sentral untuk bertindak "jika diperlukan", AUD/JPY tetap menguat di sekitar 76,00 pagi ini.

Dalam berita acara rapat kebijakan moneter untuk keputusan 02 Juli, RBA gagal untuk menawarkan tanda-tanda langsung untuk tindakan di masa depan dan lebih menyoroti aliran data yang masuk setelah mengumumkan 2 kenaikan suku bunga selama tahun tersebut.

Pasangan baru-baru ini mengambil keuntungan dari data China dan liburan baru-baru ini di Jepang untuk rally ke level tertinggi 2 minggu. Perlu juga dicatat bahwa investor menunjukkan sedikit perhatian pada kebuntuan perdagangan AS-China karena telah memercikkan tanda-tanda beragam belakangan ini.

Pengukur risiko global, imbal hasil treasury 10-tahun dari Obligasi Pemerintah AS, tetap tertekan di sekitar 2,085% pada saat penulisan.

Laporan pekerjaan Australia hari Kamis menjadi kunci bagi para pedagang Dolar Australia (AUD) karena RBA terus menekankan aliran data yang masuk sementara Gubernur menyoroti tingkat pengangguran sebagai indikator utama untuk memprediksi langkah kebijakan selanjutnya.

Selain itu, peristiwa berisiko seperti berita utama perdagangan dan pergolakan politik dapat bergabung dalam pidato hari ini oleh para pemimpin global di Presidensi G7 Perancis 2019 untuk menentukan sentimen pasar jangka pendek.

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Pound Tergelincir Setelah Data Penjualan Ritel Inggris Lemah Dari yang Diharapkan
Friday, 17 January 2020 17:01 WIB

Pound Inggris turun pada hari Jumat setelah data menunjukkan penjualan ritel Inggris turun 0,6% pada bulan Desember dibandingkan bulan sebelumnya, menambah gambaran ekonomi yang lemah yang mungkin membutuhkan pemotongan suku bunga untuk merangsang pertumbuhan. Dalam tiga bulan hingga Desember 2019,...

Dolar Menguat Seiring Data AS Yang Lebih Baik, Sentuh Tertingginya 8-Bulan vs Yen
Friday, 17 January 2020 08:31 WIB

Dolar menguat pada hari Jumat karena data ekonomi AS menyarankan ekonomi terbesar di dunia mempertahankan laju pertumbuhan moderat pada akhir 2019, mencapai puncak tertingginya delapan bulan terhadap safe-haven yen. Penjualan ritel AS meningkat untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan Desember ...

Dolar Stabil; Fokus Tertuju pada ECB
Thursday, 16 January 2020 16:29 WIB

Dolar AS sebagian besar tidak berubah dalam perdagangan Eropa pada Kamis pagi, karena perdagangan yang tenang berlaku setelah penandatanganan kesepakatan perdagangan Sino-AS. Pada pukul 03:25 ET (08:25 GMT), euro diperdagangkan pada $ 1,1155, naik 0,1%, sedangkan sterling berada di $ 1,3046, naik 0...

Dolar Melemah Seiring Optimisme Perjanjian Dagang China-AS Mengangkat Mata Uang Asia
Thursday, 16 January 2020 08:52 WIB

Dolar memberikan sedikit dasar bagi mata uang Asia yang berisiko pada hari Kamis, karena investor berharap kesepakatan perdagangan Sino-AS dapat membawa hubungan yang lebih hangat antara dua ekonomi terbesar dunia dan membantu untuk menghidupkan kembali pertumbuhan global. Beijing dan Washington me...

Pound Tergelincir Setelah Data Inflasi yang Lemah Mendorong BOE
Wednesday, 15 January 2020 17:54 WIB

Pound tergelincir setelah data inflasi yang lemah mendorong permintaan terhadap pembuat kebijakan Bank of England Michael Saunders untuk menstimulus agar meningkatkan ekonomi Inggris. Sterling jatuh terhadap semua rekan-rekannya dan imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun turun ke level terendah d...

ANOTHER NEWS
Catat kenaikan mingguan terbaik sejak Agustus, S&P 500 dan Dow ditutup pada rekor baru
Saturday, 18 January 2020 04:19 WIB Saham AS ditutup pada tertinggi sepanjang masa pada Jumat, catat rekor ketiga beruntun untuk Dow dan S&P 500, seiring investor menyambut data ekonomi bullish dan berlanjutnya gelombang optimisme perdagangan. Saham Dow Jones Industrial Average...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.