EUR/USD Dalam Fase Konsolidasi Bullish Di Sekitar 1,1270
Monday, 15 July 2019 11:50 WIB | CURRENCIES | EuroDolarEuroEUR/USD

Pasangan EUR/USD terus mengkonsolidasikan rebound hari Jumat dari dekat wilayah 1,1240, karena bearish menjaga penghalang 1,1275 di tengah rebound dolar AS setelah penurunan pekan lalu.

Sejauh Senin ini, dolar AS terlihat memperpanjang pemulihan hangat dari terendah lima hari 96,72 di tengah kenaikan dalam yield Treasury 10-tahun, yang membatasi sisi atas spot.

Greenback menghapus penguatan pasca Indeks Harga Produsen AS-nya dan turun tajam vs pesaing utama lainnya setelah pejabat Fed kembali menegakkan harapan penurunan suku bunga Fed yang agresif dalam beberapa bulan mendatang. Mata uang tunggal juga mendapat dukungan dari angka-angka produksi industri Euro yang optimis, yang naik 0,9% bulanan di Mei.

Namun, kenaikan lebih lanjut dalam EUR/USD tampaknya terbatas di tengah data ekonomi yang lemah dari tokoh pusat Zona Euro, Jerman. Sementara itu, meningkatnya peluang European Central Bank (ECB) meluncurkan stimulus moneter sekali lagi dengan menurunkan suku bunga atau memulai kembali program QE juga merusak sentimen di sekitar EUR.

Lebih lanjut, ekspansi paling lambat dalam ekonomi China dalam 27 tahun juga bisa tetap menjadi beban pada pasangan ini. Ke depan, fokus akan tetap pada berita makro AS dan pejabat Fed untuk arah harga selanjutnya, karena kalender ekonomi UE tetap kosong minggu ini. Sementara itu, para pedagang menunggu Indeks Manufaktur Empire State AS hari ini untuk insentif baru.

Sumber : VOA

RELATED NEWS

Pound turun, FTSE 100 naik pasca penundaan voting Brexit
Monday, 21 October 2019 15:24 WIB

Pound Inggris tergelincir, sementara saham Inggris naik moderat pada Senin ini, setelah anggota parlemen di negara tersebut memilih untuk meminta penundaan batas waktu Brexit selama akhir pekan. Memangkas penurunan sebelumnya, pound turun 0,4% terhadap dolar menjadi $1,2926 versus $1,2974 yang terl...

Sterling Tergelincir Dari Tertinggi 5-Bulan setelah Rencana Brexit Menemui Hambatan
Monday, 21 October 2019 07:42 WIB

Sterling jatuh lebih dari setengah persen terhadap dolar pada hari Senin, tergelincir dari tertinggi lima bulan setelah parlemen Inggris menunda pemungutan suara penting terhadap perjanjian penarikan Brexit. Langkah ini menggagalkan rencana Perdana Menteri Boris Johnson untuk mengambil keputusan te...

Dolar AS tergelincir seiring Euro Masih Terangkat oleh Kesepakatan Brexit
Friday, 18 October 2019 23:13 WIB

Dolar AS melemah terhadap mata uang lainnya pada hari Jumat, sementara euro didukung oleh harapan bahwa kesepakatan Brexit akan membantu mengurangi risiko resesi di blok tersebut. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membuat kesepakatan dengan UE pada hari Kamis, yang bergantung pada Irlandia Utar...

Pound pangkas penurunan pada kemungkinan kenaikan suku bunga
Friday, 18 October 2019 15:12 WIB

Pound Inggris lebih rendah pada Jumat ini, tetapi penurunan terjadi pasca komentar mendukung suku bunga dari Deputi Gubernur Bank of England Dave Ramsden. Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg yang dirilis Jumat, Ramsden mengatakan jika kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Boris Johnson disetuj...

Sterling tahan kenaikan di dekat tertinggi 5-bulan pada kesepakatan Brexit
Friday, 18 October 2019 07:48 WIB

Pound Inggris diperdagangkan mendekati level tertinggi lima bulan terhadap dolar dan euro setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan para pemimpin Uni Eropa menyetujui kesepakatan baru bagi Inggris untuk keluar dari blok tersebut. Keuntungan Sterling pada dolar membantu mendorong greenback k...

ANOTHER NEWS
Saham Eropa Ditutup Lebih Tinggi Meskipun Adanya Ketidakpastian Brexit
Monday, 21 October 2019 23:20 WIB Saham Eropa ditutup lebih tinggi pada hari Senin, meskipun ada ketidakpastian baru karena pemimpin Inggris Boris Johnson dicegah untuk mengadakan pemungutan suara parlemen atas kesepakatan Brexit-nya. Pan-Eropa Stoxx 600 diperdagangkan 0,7% di...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.