Dolar melemah setelah Powell mendukung pertaruhan pemotongan suku bunga Fed
Thursday, 11 July 2019 08:11 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Indeks DolarDolar AS

Dolar melemah pada hari Kamis setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mempersiapkan untuk penurunan suku bunga akhir bulan ini, berjanji untuk "bertindak sesuai" dalam memastikan ekonomi terbesar dunia akan dapat mempertahankan ekspansi satu dekade.

Dalam kesaksian kepada Kongres, Powell menunjuk ke kelemahan global "luas" yang mengaburkan prospek ekonomi AS di tengah ketidakpastian tentang dampak dari konflik perdagangan administrasi Trump dengan China dan negara-negara lain.

Menambah nada yang umumnya dovish dalam kesaksiannya, risalah dari pertemuan kebijakan Fed sebelumnya menunjukkan banyak pembuat kebijakan berpikir lebih banyak stimulus akan dibutuhkan segera, menghidupkan kembali spekulasi penurunan suku bunga yang agresif.

Euro diperdagangkan pada $ 1,1260, sedikit berubah di awal Asia setelah naik 0,38% pada hari sebelumnya.

Dolar turun 0,1% menjadi 108,31 yen, memperpanjang penurunannya dari tertinggi enam minggu di 108,99 yang ditetapkan pada hari Rabu sebelum kesaksian Powell.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama tergelincir sekitar 0,4% pada hari Rabu, berbalik negatif pada minggu ini, menjadi 97,104.(Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

EUR/USD Turun Ke Terendah Dekat 1,1060, Fokus Bergeser Ke FOMC
Wednesday, 20 November 2019 16:04 WIB

Mata uang tunggal sekarang berada di bawah pembaruan tekanan sisi bawah dan menyeret EUR/USD ke terendah baru 2-hari di wilayah 1,1060. EUR/USD melemah karena kekhawatiran perdagangan, mengamati FOMC Pasangan ini menyela gerakan positif 4-hari berturut-turutnya pada hari Rabu dalam menanggapi kena...

Dolar dan yen mendapat dukungan seiring kehati-hatian terkait sinyal perdagangan
Wednesday, 20 November 2019 08:36 WIB

Dolar dan yen safe haven mendapat dukungan pada hari Rabu seiring kurangnya kejelasan pembicaraan perdagangan AS-China membuat investor berhati-hati menjelang rilis risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS. Pergerakan yang sedikit karena pedagang lesu mengkaji pesan yang beragam...

Sterling Pertahankan Gain seiring Pedagang Tetap Berharap untuk Kemenangan Tory
Tuesday, 19 November 2019 23:29 WIB

Sterling diperdagangkan datar pada hari Selasa setelah jajak pendapat baru yang memperkuat harapan Partai Konservatif akan memenangkan mayoritas parlemen dalam pemilihan Inggris bulan depan. Perdana Menteri Boris Johnson Tories telah melonjak untuk memimpin 18 poin atas oposisi Partai Buruh, menuru...

Kekhawatiran kesepakatan dagang mereda, Dolar stabil pasca penurunan 3 harinya
Tuesday, 19 November 2019 16:04 WIB

Dolar stabil terhadap mayoritas mata uang lainnya pada Selasa setelah mengalami penurunan beruntun selama tiga hari karena investor menunggu rilis risalah pertemuan bank sentral AS pada akhir Oktober ketika para pembuat kebijakan telah memangkas suku bunga. Terhadap sekumpulan mata uang saingannya,...

Dolar tahan kerugian seiring harapan untuk kesepakatan perdagangan memudar
Tuesday, 19 November 2019 08:08 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap mata uang utama pada Selasa seiring surutnya harapan untuk kesepakatan perdagangan awal antara Amerika Serikat dan Cina mengurangi permintaan untuk greenback. Ada harapan yang tinggi bahwa Amerika Serikat dan China akan menandatangani apa yang disebut sebagai kesepak...

ANOTHER NEWS
Saham AS menuju penurunan ditengah meningkatnya kekhawatiran seputar perdagangan
Wednesday, 20 November 2019 19:39 WIB Indeks saham berjangka AS melemah pada hari Rabu karena kekhawatiran atas hubungan perdagangan AS dan China mengurangi sentimen di sekitar reli yang ditetapkan. Sekitar pukul 7:10 pagi waktu timur AS, berjangka Dow Jones Industrial Average...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.