Dolar naik ke level tertinggi 3-minggu pasca laporan data pekerjaan AS yang kuat
Monday, 8 July 2019 08:29 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Indeks DolarDolar AS

Dolar naik secara luas pada hari Senin setelah pertumbuhan lapangan kerja AS yang kuat pada bulan Juni menyarankan Federal Reserve tidak akan secara agresif memotong suku bunga akhir bulan ini.

Payroll non-pertanian AS rebound pada bulan Juni menjadi 224.000, terbesar dalam lima bulan, data menunjukkan pada hari Jumat, mengalahkan estimasi konsensus ekonom dari 160.000.

Hasil yang kuat hampir menghapus peluang untuk penurunan setengah poin suku bunga Fed pada akhir Juli, tetapi kenaikan upah moderat di antara data lain yang menunjukkan ekonomi terbesar dunia itu masih kehilangan tenaga dapat mendorong bank sentral untuk menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Indeks dolar naik ke tertinggi 97,443 pada hari Jumat, level tertinggi sejak 19 Juni, karena imbal hasil keuangan AS naik di seluruh papan.

Indeks, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, terakhir dikutip pada 97,277, hampir datar di awal perdagangan Asia pada hari Senin, dengan euro diperdagangkan pada $ 1,1223.

Terhadap yen, dolar naik ke level 108,640 pada hari Jumat, tertinggi sejak 18 Juni. Pasangan ini terakhir dikutip pada 108,51 yen.(Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Aussie dan Yuan turun dari tertinggi empat bulan, sterling naik
Monday, 16 December 2019 08:39 WIB

Dalam perdagangan Senin pagi yuan China dan dolar Australia melayang di bawah level tertinggi empat bulan yang di capai pekan lalu karena investor mengkaji kesepakatan perdagangan AS-China, sementara sterling tetap kuat pasca pemilihan umum Inggris. Yuan di luar negeri diperdagangkan pada 7,0026 yu...

Dolar Menyentuh Level Terendah Sejak Juli seiring Penurunan Aset Heaven, Pound Reli
Friday, 13 December 2019 15:59 WIB

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun pada minggu kedua seiring kenaikan aset berisiko setelah AS-China menyepakati perjanjian perdagangan fase-satu dan Partai Konservatif AS memenangkan mayoritas besar suara dalam pemilihan Kamis. USD / JPY naik 0,3% menjadi 109,63 GBP / USD reli sebesar 2,7% menjad...

Pound Melonjak Ke Tertinggi 2 1/2-Tahun Di Dorong Hasil Jajak Pendapat Inggris
Friday, 13 December 2019 07:57 WIB

Pound melonjak ke level tertinggi sejak 2017 terhadap tanda-tanda Partai Konservatif Boris Johnson berada di jalur untuk mengamankan mayoritas yang kuat dalam pemilihan Inggris, meningkatkan harapan untuk mengakhiri kebuntuan Brexit. Lonjakan ini membawa sterling ke level tertinggi sejak Mei 2018 t...

Pound Menyentuh Level Tertingginya Saat Dimulainya Pemungutan Suara di Inggris
Thursday, 12 December 2019 17:39 WIB

Pound mencapai level tertingginya sejak Maret ketika pemilih Inggris menuju ke tempat pemungutan suara untuk memutuskan antara Konservatif dan berharap untuk memberikan Brexit pada bulan Januari dan Partai Buruh yang menjanjikan referendum kedua. Sterling naik untuk hari keempat sebelum stabil di d...

Dolar Melemah seiring Hasil Mengecewakan Fed, Jelang Pemilu Inggris
Thursday, 12 December 2019 08:47 WIB

Dolar mempertahankan kerugian tertajam dalam beberapa minggu pada hari Kamis, setelah prospek inflasi Federal Reserve AS menutup ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, mendorong imbal hasil Treasury lebih rendah. Investor juga tetap gelisah karena batas waktu hari Minggu untuk putaran be...

ANOTHER NEWS
Fase Pertama Kesepakatan Perdagangan AS-China Diumumkan
Monday, 16 December 2019 09:09 WIB Kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China akan memberi keuntungan para petani Amerika sehingga mereka "harus membeli traktor yang jauh lebih besar," kata Presiden Donald Trump. Kedua negara itu mengumumkan kesepakatan dagang baru itu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.