GBP/USD Bergerak Lebih Tinggi Ke Puncak Sesi, Masih Di Bawah 1,2700 Pasca Data Inggris
Friday, 28 June 2019 16:15 WIB | CURRENCIES |PoundsterlingGBP/USD

Pasangan GBP/USD bergerak lebih tinggi dan memperbarui puncak sesi sebagai reaksi terhadap rilis makro Inggris terbaru, meskipun tetap di bawah level 1,2700.

Versi final laporan PDB Inggris menunjukkan pertumbuhan ekonomi di 0,5% selama kuartal pertama 2019, dengan tingkat tahunan tetap stabil di 1,8% dan sesuai dengan estimasi semula.

Sementara itu, total investasi bisnis turun 1,5% tahunan, dibandingkan dengan penurunan 1,4% yang diharapkan, tetapi sebagian besar diimbangi oleh angka-angka neraca transaksi berjalan, menunjukkan defisit £30,045 miliar vs perkiraan £32,0 miliar.

Dengan latar belakang pelemahan sederhana Dolar AS memberikan dorongan kecil kepada pasangan ini, meskipun persistennya kekhawatiran Brexit tanpa-kesepakatan mungkin akan terus membatasi setiap tindak lanjut positif pasangan ini.

Dengan data makro Inggris hari ini sudah berlalu, para pedagang sekarang menantikan data ekonomi AS - menampilkan rilis indeks harga PCE inti, untuk beberapa dorongan jangka pendek selama awal sesi Amerika Utara.

Namun, fokus utamanya akan tetap pada pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan China Xi Jinping, yang mungkin memengaruhi sentimen pasar yang lebih luas dan memengaruhi greenback dalam waktu dekat. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Dolar Menguat ditengah Kekhawatiran Virus; Sterling Menunjukkan Penguatan
Tuesday, 18 February 2020 16:01 WIB

Kembalinya penghindaran risiko ke pasar keuangan pada hari Selasa telah mendorong lebih banyak keuntungan untuk dolar AS, di tengah kekhawatiran tentang tingkat kerusakan yang disebabkan oleh coronavirus di Cina, tetapi sterling juga menunjukkan tanda-tanda penguatan. Pada pukul 03:00 ET (08:00 GMT...

Euro Didekat Terendahnya 3-Tahun Terkait Kekhawatiran prospek Pertumbuhan ekonomi
Tuesday, 18 February 2020 08:20 WIB

Euro diperdagangkan di dekat level terendahnya tiga tahun terhadap dolar menjelang survei Jerman yang sangat diawasi pada hari Selasa, yang diperkirakan akan menunjukkan penurunan tajam dalam kepercayaan investor dan memicu pesimisme yang berkembang tentang prospek pertumbuhan ekonomi terbesar di Er...

Dolar Bervariasi Pasca Tiongkok Menambahkan Kebijakan Stimulus
Monday, 17 February 2020 16:21 WIB

Dolar bervariasi terhadap rekan-rekan pasar maju di awal perdagangan pada hari Senin setelah mencapai level tertinggi baru empat bulan dalam perdagangan semalam. Greenback juga merupakan sentuhan yang lebih lemah terhadap yuan China setelah Bank Rakyat China menambah langkah-langkah stimulus yang s...

Euro Dekat Terendahnya 3-Tahun Terkait Pertumbuhan Yang Lambat, Yen Stabil
Monday, 17 February 2020 09:00 WIB

Euro berjuang memperbaiki posisinya pada hari Senin, karena kekhawatiran memuncak tentang melemahnya pertumbuhan ekonomi di Eropa pada saat pasar keuangan dan pembuat kebijakan resah tentang ancaman baru terhadap ekonomi global dari virus corona yang menyebar cepat di Cina. Euro, yang mencapai leve...

Euro Turun ke Level Terendah Baru pasca Data PDB Mengonfirmasi Lemahnya Pertumbuhan
Friday, 14 February 2020 19:52 WIB

Euro jatuh lagi ke level terendah hampir tiga tahun pada hari Jumat di tengah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan di zona euro, karena data kuartal keempat mengkonfirmasi kinerja ekonomi yang lemah. Euro telah kehilangan hampir 1% sejauh minggu ini dan berada di jalur untuk kinerja dua min...

ANOTHER NEWS
Saham AS berakhir sebagian besar turun pasca laporan penjualan Apple
Wednesday, 19 February 2020 04:13 WIB Saham AS berakhir sebagian besar lebih rendah pada Selasa, terseret ke bawah setelah raksasa teknologi Apple Inc. peringatkan sehari sebelumnya bahwa mereka tidak akan mencapai target penjualan untuk kuartal saat ini karena penyebaran COVID-19 di...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.