Dolar stabil menjelang pembicaraan Trump-Xi di G20
Friday, 28 June 2019 08:13 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar Yen

Dolar stabil pada Jumat pagi karena investor menunggu pertemuan penting antara para pemimpin Amerika Serikat dan China di pertemuan G20 selama akhir pekan sebagai bagian kemajuan untuk mengakhiri perang dagang yang memanas.

Dolar diperdagangkan pada 107,73 yen, sedikit berubah pada hari tersebut tetapi di jalur untuk kenaikan 0,4% pekan ini karena greenback verada pada pemulihan dari level terendah lima bulan di 106,77 yen yang dicapai pada hari Selasa.

Indeks dolar (DXY), yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang lainnya, berada di level 96,195, turun 0,3% dalam sepekan.

Amerika Serikat dan China telah memberlakukan tarif hingga 25% untuk ratusan miliar dolar dari barang masing-masing dalam perselisihan mengenai praktik perdagangan China yang telah berlangsung hampir setahun.

Euro terakhir diperdagangkan pada $1,1370, tidak berubah pada pekan ini. Namun, analis mengatakan sentimen pada mata uang tunggal tetap lemah karena spekulasi Bank Sentral Eropa akan melonggarkan kebijakan moneternya.

Sterling tidak berubah pada $1,2670, di jalur untuk penurunan 0,6% setiap minggu pada ketidakpastian mengenai siapa yang akan menjadi perdana menteri Inggris berikutnya serta pada kekhawatiran tentang apakah negara akan dapat kesepakatan untuk menghindari keluarnya dari Eropa.(yds)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Yen Naik Seiring Gelombang Baru Pada Kasus Virus; Indeks Dolar Jatuh
Friday, 10 July 2020 23:28 WIB

Mata uang Safe-haven yen Jepang naik ke tertinggi dua minggu terhadap dolar pada hari Jumat, didorong oleh kekhawatiran tentang lonjakan infeksi virus corona di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Yen berada di jalur untuk mencatat kenaikan persentase harian terbesar terhadap dolar dalam waktu sek...

Yen Jepang Menguat seiring Terbebani Kekhawatiran Virus
Friday, 10 July 2020 15:52 WIB

Dolar tertahan pada hari Jumat karena kekhawatiran akan lonjakan infeksi coronavirus di Amerika Serikat dan di tempat lain mendukung safe haven yen Jepang, sementara mata uang sensitif risiko melemah. Lebih dari 60.000 kasus COVID-19 baru dilaporkan di seluruh Amerika Serikat pada hari Kamis, pengh...

Dolar Naik Dari Level Terendah 4-Minggu Seiring Saham AS Melemah
Thursday, 9 July 2020 23:28 WIB

Dolar menguat dari level terendah empat minggu dalam perdagangan pada hari Kamis, meningkatkan daya tarik safe-haven dollar, karena saham AS jatuh ditengah berubahnya sentimen pasar karena Amerika Serikat mencapai rekor tertinggi pada kasus virus corona. Sementara itu, Euro jatuh dari tertinggi sat...

Dolar Merosot seiring Saham China Melonjak
Thursday, 9 July 2020 15:12 WIB

Dolar AS jatuh terhadap sebagian besar mata uang pada hari Kamis karena reli pada aset berisiko seperti ekuitas global dan komoditas membuat penyimpangan dalam permintaan safe-haven untuk mata uang A.S. Yuan China naik ke level tertinggi empat bulan terhadap dolar, memperpanjang kenaikan baru-baru ...

Dolar Mengalami Penurunan Terkait Peningkatan Harapan Pemulihan Ekonomi
Thursday, 9 July 2020 13:16 WIB

Dolar turun pada Kamis pagi di Asia, dengan investor yang menarik diri dari aset safe-haven atas meningkatnya harapan pemulihan ekonomi. Laporan laba perusahaan dari perusahaan AS seperti Apple dan Amazon akan jatuh tempo minggu depan, meningkatkan selera risiko investor. Namun peningkatan itu dib...

ANOTHER NEWS
Saham Dow Berakhir Lebih Tinggi, Nasdaq Kembali Catat Rekor Penutupan
Saturday, 11 July 2020 03:29 WIB Saham AS berakhir lebih tinggi dalam perdagangan tipis Jumat ini, mendapat dorongan dari berita positif tentang pengobatan virus corona. Saham Dow Jones Industrial Average naik sekitar 369 poin, atau 1,4%, berakhir di dekat level 26.075, menurut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.