Dolar terbebani prospek The Fed; Swiss Franc, emas bersinar terkait geopolitik
Tuesday, 25 June 2019 08:36 WIB | CURRENCIES | YenDolar AS

Dolar pada hari Selasa tetap terbelenggu oleh prospek pelonggaran moneter oleh Federal Reserve sementara safe-haven Swiss franc dan emas tertopang oleh ketegangan antara Washington dan Teheran.

Euro menyentuh level tertinggi tiga bulan di $1,14065 di awal perdagangan Asia. Dolar telah naik 2,0% dari level terendah dua pekan di $1,1181 yang dicapai seminggu yang lalu karena dolar telah kehilangan kekuatannya.

Dolar berada pada posisi bertahan terhadap yen di level 107,35 yen, sedikit di atas level terendah lima bulan pada Jumat di level 107,045.

Indeks mata uang AS terhadap sekumpulan enam rival utama jatuh ke level terendah dalam tiga bulan menjadi 95,953, setelah kehilangan 1,7% selama sepekan terakhir.

Dolar diperdagangkan pada 0,9721 franc, setelah merosot ke 0,9710 pada hari Senin, level terendah sejak akhir September.

Mata uang Swiss menguat mendekati level tertinggi dua tahun terhadap euro menjadi 1,1079 per euro, dalam jarak menyentuh 1,1057 yang dicapai pada Kamis, tertinggi sejak Juli 2017.

Emas juga melonjak hingga $1.425,3 per ons, yang menyentuh level tertinggi dalam hampir enam tahun.(yds)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

EUR/USD Melonjak Di Atas 1,08 pasca PMI Manufaktur Jerman Mengalahkan Perkiraan
Friday, 21 February 2020 15:49 WIB

PMI Manufaktur Jerman Markit untuk Februari mengalahkan perkiraan dengan skor 47,8 poin, jauh di atas yang diharapkan 44,8 dan 45,3 yang tercatat pada Januari. Skor tersebut masih di bawah 50 - mencerminkan kontraksi yang berkelanjutan meskipun lebih lambat di sektor industri ekonomi terbesar zona e...

USD/JPY Berjuang di Sekitar 112,00 Di Tengah Risiko Baru dan Data Jepang
Friday, 21 February 2020 08:10 WIB

USD/JPY berfluktuasi di sekitar 112,00 di tengah awal pembukaan Tokyo pada hari Jumat. Pasangan yen baru-baru ini melonjak ke level tertinggi sejak April 2019 menyusul reli dolar AS yang luas dan kelemahan fundamental Jepang. Yen Jepang sekarang di bawah tekanan menyusul fundamental yang suram di d...

GBP/USD Bertahan Stabil Di Atas 1,2900 Pasca Penjualan Ritel Inggris
Thursday, 20 February 2020 17:15 WIB

Pasangan GBP/USD bergerak lebih tinggi ke puncak baru sesi, di sekitar 1,2920-25 pasca data makro Inggris, meskipun tidak memiliki tindak lanjut yang kuat. Menurut data yang dirilis Kamis ini, penjualan ritel bulanan Inggris mencatat pertumbuhan 0,9% pada bulan Januari dibandingkan dengan perkiraan...

Yen Mendekati Level Terendah 9-Bulan, Euro tetap Bertahan
Thursday, 20 February 2020 15:50 WIB

Safe haven yen diperdagangkan mendekati posisi terendah sembilan bulan terhadap dolar pada hari Kamis karena selera risiko didukung oleh ekspektasi bahwa China akan melanjutkan langkah-langkah untuk mengimbangi dampak ekonomi dari wabah virus corona. Dolar diperdagangkan pada 111,69 terhadap mata u...

AUD/USD Jatuh Setelah Tingkat Pengangguran Australia Lebih Tinggi Dari Yang Diharapkan
Thursday, 20 February 2020 08:08 WIB

AUD/USD turun ke 0,6678 setelah mencapai level terendah harian di 0,6668 karena data ketenagakerjaan Australia mengecewakan pedagang Aussie pada Kamis pagi. Data tenaga kerja Australia bulan Januari menunjukkan angka utama perubahan tenaga kerja naik jauh melampaui 10 ribu menjadi 13,5 sedangkan ti...

ANOTHER NEWS
EUR/USD Melonjak Di Atas 1,08 pasca PMI Manufaktur Jerman Mengalahkan Perkiraan
Friday, 21 February 2020 15:49 WIB PMI Manufaktur Jerman Markit untuk Februari mengalahkan perkiraan dengan skor 47,8 poin, jauh di atas yang diharapkan 44,8 dan 45,3 yang tercatat pada Januari. Skor tersebut masih di bawah 50 - mencerminkan kontraksi yang berkelanjutan meskipun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.