Dolar AS Melemah seiring Data Manufaktur Dallas Mengecewakan
Monday, 24 June 2019 23:18 WIB | CURRENCIES |DOLLARCurrency Indeks Dolar

Dolar AS mendekati posisi terendah 3 bulan pada Senin pasca data regional yang mengecewakan dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 95,59 pada pukul 10:45 pagi waktu timur AS (14:45 GMT).

Indeks aktivitas manufaktur  The Dallas Fed untuk Juni datang lebih lemah dari yang diharapkan di -12,1 dibandingkan dengan perkiraan untuk -1,0.

Data mengkonfirmasi penurunan aktivitas di kawasan lain di AS, karena indeks aktivitas Philly Fed dan indeks manufaktur Empire juga lebih lemah. Angka-angka mendorong kasus bagi Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga tahun ini, karena aktivitas ekonomi di seluruh AS melambat.

Dolar menguat terhadap safe-haven yen Jepang, dengan USD/JPY naik 0,1% menjadi 107,40.

Di tempat lain, euro menguat terhadap dolar, dengan EUR/USD naik 0,3% menjadi 1,1394, sementara GBP/USD tergelincir 0,2% menjadi 1,2721 dan USD/CAD turun 0,1% menjadi 1,3202. (Tgh)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Euro Melonjak ke Level Tertinggi Didukung Stimulus ECB
Friday, 5 June 2020 15:37 WIB

Euro naik ke level tertinggi tiga bulan pada hari Jumat dan ditetapkan untuk kenaikan minggu ketiga berturut-turut setelah Bank Sentral Eropa memperluas program stimulusnya. Euro naik menjadi $ 1,1380 terhadap dolar yang melemah, level tertinggi sejak 10 Maret, dan berada di jalur untuk kenaikan mi...

Penguatan Euro Mendukung Mata Uang Asia Pasca Stimulus ECB
Friday, 5 June 2020 08:05 WIB

Euro pertahankan keuntungan besar pada hari Jumat setelah Bank Sentral Eropa memperbesar stimulusnya lebih dari yang diharapkan untuk menopang perekonomian yang dekat dengan resesi terburuk sejak Perang Dunia Kedua. Keuntungan euro membantu mendukung minat untuk mata uang berisiko di Asia dengan do...

Dolar Menguat; Euro Jatuh Menjelang Pertemuan ECB
Thursday, 4 June 2020 15:16 WIB

Dolar menguat pada hari Kamis, membalikkan tren melemahnya dalam tujuh hari terakhir, sementara euro tergelincir menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa di mana para pembuat kebijakan dapat meningkatkan langkah-langkah stimulus. ECB diharapkan untuk meningkatkan ukuran Program Pembelian Darurat Pand...

Euro Dekat Tertingginya Multi-Bulan Saat Pasar Berspekulasi pada Dorongan Stimulus ECB
Thursday, 4 June 2020 08:30 WIB

Euro bertahan di dekat level tertinggi multi-bulan terhadap mata uang utama saingannya Kamis di tengah ekspektasi Bank Sentral Eropa akan memperbesar program pembelian obligasi di kemudian hari untuk menopang perekonomian yang dilanda virus corona. Kekuatan euro membantu mendorong indeks dolar terh...

Euro Naik Ke Level $ 1,12 untuk Pertama Kalinya Sejak Pertengahan Maret
Wednesday, 3 June 2020 15:14 WIB

Euro mencapai tertinggi di $ 1,12 untuk pertama kalinya dalam 11-minggu, memperpanjang pergeseran di pasar mata uang di tengah optimisme atas pembukaan kembali ekonomi di seluruh dunia. Euro diperdagangkan pada $ 1,1226 vs $ 1,1168 pada hari Senin. Dolar Selandia Baru dan dolar Australia juga naik ...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong Melonjak Untuk Gain Kelima Beruntun (Review)
Saturday, 6 June 2020 03:20 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan ini dengan nada yang kuat pada hari Jumat, menandai kenaikan kelima berturut-turut karena aksi ambil untung awal memberi jalan kepada optimisme atas pelonggaran langkah-langkah lockdown di seluruh dunia dan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.