GBP/USD Pertahankan Kenaikan, Nyaman Di Atas 1,2700 Pasca Data Inggris
Thursday, 20 June 2019 16:09 WIB | CURRENCIES |PoundsterlingGBP/USD

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada penawaran beli kuatnya di dekat rekor satu minggu dan tidak begitu reaksi terhadap data penjualan ritel terbaru Inggris.

Pasangan ini rebound pada minggu ini dari sekitar level psikologis utama 1,2500, atau terendah multi-bulanan, dan terus mendapatkan traksi positif yang kuat untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis.

Imbal hasil obligasi AS anjlok pasca-FOMC terus memberikan tekanan berat kepada Dolar AS dan ternyata menjadi salah satu faktor utama yang memicu momentum di luar level 1,2700.

Dengan bias jual USD sebagai pendorong eksklusif pergerakan naik pasangan ini, para pedagang bullish tampaknya agak tidak terpengaruh oleh rilis beragam angka penjualan ritel bulanan Inggris hari ini.

Bahkan, penjualan utama turun -0,5% di bulan Mei dibandingkan dengan -0,1% yang tercatat di bulan sebelumnya sementara angka-angka inti sedikit lebih baik dari yang diperkirakan, menunjukkan penurunan 0,3% dibandingkan dengan perkiraan konsensus 0,4%.

Namun, kekecewaan berasal dari angka tahunan, yang menunjukkan perlambatan tajam ke 2,3% dan 2,2% masing-masing dalam angka utama dan inti dibandingkan dengan pertumbuhan 5,1% dan 4,7% pada bulan sebelumnya.

Ke depan, pelaku pasar sekarang menantikan keputusan kebijakan moneter BoE terbaru untuk beberapa dorongan baru, meskipun tampaknya lebih cenderung menjadi non-event bagi pedagang GBP di tengah persistennya ketidakpastian Brexit. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Sterling Menguat Di atas $ 1,26 seiring Melemahnya Dolar AS
Wednesday, 15 July 2020 23:07 WIB

Sterling terdorong naik oleh pelemahan dolar dan peningkatan sentimen risiko pada hari Rabu, dengan analis mengatakan kemungkinan akan menghadapi pelemahan lebih lanjut karena kerusakan ekonomi yang ditimbulkan oleh krisis coronavirus dan Brexit. Pound naik 0,5% pada $ 1,2610, setelah naik menjadi ...

Mata Uang Berisiko Mendapatkan Dorongan dari Harapan Vaksin; Dolar Mencapai 1 Bulan Terendah
Wednesday, 15 July 2020 15:43 WIB

Sentimen risiko optimis di pasar mata uang pada hari Rabu, karena tanda-tanda kemajuan untuk vaksin COVID-19 dan rebound di Wall Street pada hari Selasa mendorong mata uang komoditas bergerak lebih tinggi dan dolar ke level terendah satu bulan. Vaksin eksperimental Moderna Inc untuk COVID-19 memicu...

Euro Sentuh Tertinggi 4 Bulan vs Dolar Terkait Stimulus, Harapan Pemulihan
Wednesday, 15 July 2020 08:54 WIB

Euro naik ke level tertinggi empat bulan terhadap dolar pada Rabu ini di tengah harapan para pemimpin Uni Eropa dapat menyetujui stimulus serta kebijakan fiskal guna melindungi perekonomian dari pandemi. Dolar berada di posisi defensif, terutama terhadap mata uang lain yang dipengaruhi oleh pertumb...

Dolar Jatuh seiring Penguatan pada Euro dan Saham AS
Tuesday, 14 July 2020 23:31 WIB

Dolar jatuh pada perdagangan hari Selasa di Amerika Utara seiring euro menguat di tengah optimisme tentang kemungkinan paket stimulus Uni Eropa dan karena saham AS melonjak. Indeks dolar AS, terhadap sekumpulan enam mata uang rivalnya, turun 0,31% menjadi 96,265. Dolar yang melemah sebagian disebab...

Dolar Naik Tipis Terkait Ketegangan Antara AS-China dan Kekhawatiran Investor Terhadap Virus
Tuesday, 14 July 2020 15:48 WIB

Dolar AS naik tipis pada hari Selasa terkait dengan ketegangan diplomatik antara Amerika Serikat dan China dan meningkatnya kasus virus korona mengguncang kepercayaan investor, meskipun pergerakan di pasar mata uang kecil dalam sesi yang tenang. Sementara pasar saham jatuh karena investor berbalik ...

ANOTHER NEWS
Fokus Pada PDB Tiongkok, Saham Tokyo dibuka lebih rendah
Thursday, 16 July 2020 07:32 WIB Saham Tokyo dibuka lebih rendah pada Kamis dalam perdagangan yang hati-hati karena investor menunggu data PDB China, yang akan dirilis hari ini, sebagai petunjuk untuk mengukur dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Indeks acuan Nikkei 225...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.