Dolar Pada Posisi Bertahan Pasca Sinyal Dari The Fed untuk Memangkas Suku Bunga
Thursday, 20 June 2019 08:12 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar EuroDolar ASpoundPoundsterling

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Kamis setelah Federal Reserve mengisyaratkan siap untuk menurunkan suku bunga untuk memerangi risiko global dan domestik yang tumbuh.

The Fed pada hari Rabu mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan secara luas tetapi mengatakan kasus untuk suku bunga yang lebih rendah sedang dibangun, menunjukkan hal itu dapat meredakan kebijakan moneter pada awal bulan depan terkait meningkatnya ketegangan perdagangan dan meningkatnya kekhawatiran tentang inflasi yang lemah.

Indeks dolar terhadap sekelompok enam mata uang utama sedikit berubah pada 97,188 setelah kehilangan lebih dari 0,5% semalam.

Greenback kehilangan lebih dari 0,3% menjadi 107,720 yen, terendah sejak 4 Januari, datang di bawah tekanan lebih lanjut setelah Bloomberg melaporkan bahwa Presiden AS Donald Trump percaya bahwa ia memiliki wewenang untuk menggantikan Ketua The Fed Jerome Powell dan menurunkannya menjadi dewan gubernur.

Euro memperpanjang kenaikan semalam dan naik 0,2% menjadi $ 1,1248.

Mata uang umum Eropa tersebut telah berhasil menguat dari terendahnya dua minggu di $ 1,1181 yang diraih pada awal minggu setelah komentar dovish Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengirim imbal hasil obligasi Jerman ke rekor terendah.

Pound stabil di $ 1,2652 setelah naik sekitar 0,7% semalam.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar AS tergelincir seiring Euro Masih Terangkat oleh Kesepakatan Brexit
Friday, 18 October 2019 23:13 WIB

Dolar AS melemah terhadap mata uang lainnya pada hari Jumat, sementara euro didukung oleh harapan bahwa kesepakatan Brexit akan membantu mengurangi risiko resesi di blok tersebut. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membuat kesepakatan dengan UE pada hari Kamis, yang bergantung pada Irlandia Utar...

Pound pangkas penurunan pada kemungkinan kenaikan suku bunga
Friday, 18 October 2019 15:12 WIB

Pound Inggris lebih rendah pada Jumat ini, tetapi penurunan terjadi pasca komentar mendukung suku bunga dari Deputi Gubernur Bank of England Dave Ramsden. Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg yang dirilis Jumat, Ramsden mengatakan jika kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Boris Johnson disetuj...

Sterling tahan kenaikan di dekat tertinggi 5-bulan pada kesepakatan Brexit
Friday, 18 October 2019 07:48 WIB

Pound Inggris diperdagangkan mendekati level tertinggi lima bulan terhadap dolar dan euro setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan para pemimpin Uni Eropa menyetujui kesepakatan baru bagi Inggris untuk keluar dari blok tersebut. Keuntungan Sterling pada dolar membantu mendorong greenback k...

Pound Sedikit Naik Di Tengah Kesepakatan Brexit; Dolar AS Jatuh
Thursday, 17 October 2019 23:32 WIB

Dolar AS tetap melemah pada hari Kamis, sementara sterling mencoba mempertahankan kenaikan sebelumnya setelah laporan bahwa AS dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan Brexit. Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker dan Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan kesepakatan melalui Twitter, ya...

Pound Turun tipis seiring Pedagang Mencari petunjuk Selama Pembicaraan Brexit
Thursday, 17 October 2019 13:08 WIB

Pound Inggris melemah terhadap dolar AS pada hari Kamis di Asia seiring para pedagang mencari petunjuk atas negosiasi Brexit. Pasangan GBP/USD turun 0,1% menjadi 1,2822 pada pukul 12:25 a.m. waktu timur AS (04:25 GMT) setelah BBC mengutip sumber pemerintah dan mengatakan Inggris dan Uni Eropa tidak...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai berakhir dengan penurunan (Review)
Saturday, 19 October 2019 03:59 WIB Saham Hong Kong dan Shanghai merosot pada Jumat ini setelah data menunjukkan bahwa ekonomi China tumbuh pada laju paling lambat selama hampir 30 tahun. Indeks Hang Seng turun 0,48 persen, atau 128,91 poin, menjadi 26.719,58. Indeks Shanghai...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.