GBP/USD Pertahankan Kenaikannya Di Atas Pertengahan 1,25, Sedikit Bergerak Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 June 2019 16:14 WIB | CURRENCIES |PoundsterlingGBP/USD

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada yang agak positif sepanjang awal sesi Eropa pada hari Rabu dan mengalami reaksi yang agak diam terhadap data makro Inggris terbaru.

Pasangan ini membangun rebound pada akhir sesi sebelumnya dari level psikologis utama 1,2500, atau terendah baru multi-bulanan, dan mendapatkan beberapa traksi lanjutan pada hari Rabu. Pasangan ini bertahan stabil di sekitar wilayah 1,2570-80 dan bergerak sedikit setelah rilis angka inflasi konsumen Inggris.

Data yang dirilis Rabu ini menunjukkan IHK Inggris utama naik 0,3% di bulan Mei dibandingkan dengan 0,6% yang tercatat di bulan sebelumnya dan tingkat tahunan turun ke 2,0% dari 2,1% sebelumnya. Pembacaan sebagian besar sejalan dengan perkiraan konsensus dan karenanya, tidak banyak memberikan dorongan yang berarti.

Fakta bahwa Boris Johnson tetap menjadi kandidat utama untuk menjadi Perdana Menteri Inggris berikutnya dan menerima 126 suara dalam putaran kedua kontes kepemimpinan Tory pada hari Selasa, persistennya kekhawatiran Brexit tanpa-kesepakatan membuat investor tidak akan memasang taruhan agresif dan mungkin akan terus membatasi segala kenaikan kuat selanjutnya.

Investor juga tampak enggan menjelang event risiko utama hari Rabu - pembaruan kebijakan moneter FOMC yang sangat dinanti-nantikan, yang mungkin memberikan petunjuk baru tentang prospek kebijakan jangka pendek bank sentral dan akhirnya memengaruhi sentimen jangka pendek di sekitar Dolar AS. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Pound turun pasca Boris Johnson dibawa ke rumah sakit untuk menjalani tes
Monday, 6 April 2020 08:29 WIB

Pound jatuh terhadap dolar dan euro pada hari Senin setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dirawat di rumah sakit untuk tes setelah menunjukkan gejala terus-menerus dari virus corona. Yen melemah terhadap dolar setelah media domestik Jepang melaporkan Perdana Menteri Shinzo Abe dapat menyata...

Sterling Turun seiring Banyaknya Perusahaan Inggris yang Menunjukkan Kemerosotan
Friday, 3 April 2020 23:26 WIB

Sterling merosot pada hari Jumat setelah data menunjukkan penurunan ke rekor baru di antara sektor jasa Inggris dan perusahaan manufaktur pada akhir Maret ketika bisnis dan rumah tangga menghentikan aktivitas untuk mencoba mencegah penyebaran virus corona. Sterling terakhir turun 1,5% pada $ 1,2205...

Dolar Masih Dalam Permintaan, Untuk Saat ini
Friday, 3 April 2020 15:17 WIB

Dolar dalam permintaan di awal perdagangan di Eropa pada hari Jumat, karena investor mencari keselamatan menyusul angka pengangguran AS yang mengerikan yang menggambarkan sejauh mana dampak ekonomi dari pandemi virus korona. Pada 3:05 ET (0705 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhada...

Penguatan dolar terkonsolidasi karena meningkatnya resesi global
Friday, 3 April 2020 08:50 WIB

Dolar beringsut menuju kenaikan mingguan hampir 2% pada Jumat ini, didorong oleh lonjakan harga minyak dan karena investor mencari keamanan di tengah memburuknya dampak ekonomi dari pandemi virus corona. Keuntungan mengkonsolidasikan kekuatan dolar setelah bergejolak pada akhir bulan lalu, yang mem...

Sterling Mencapai 3-Minggu Tertinggi terhadap Euro, Datar vs Dolar
Thursday, 2 April 2020 23:39 WIB

Sterling mencapai tertinggi tiga minggu terhadap euro pada hari Kamis dan menahan kenaikan baru-baru ini terhadap dolar, karena mata uang Inggris tersapu dalam ayunan pasar global yang melemahkan euro secara luas. Pound telah rebound baru-baru ini setelah jatuh di tengah kepanikan yang disebabkan o...

ANOTHER NEWS
Pound turun pasca Boris Johnson dibawa ke rumah sakit untuk menjalani tes
Monday, 6 April 2020 08:29 WIB Pound jatuh terhadap dolar dan euro pada hari Senin setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dirawat di rumah sakit untuk tes setelah menunjukkan gejala terus-menerus dari virus corona. Yen melemah terhadap dolar setelah media domestik Jepang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.