Tidak ada kesepakatan Brexit mengirim pound ke level terendah 5-bulan vs euro
Tuesday, 18 June 2019 15:45 WIB | CURRENCIES | EuropoundPoundsterling

Tanda-tanda bahwa arch-Brexiteer Boris Johnson mungkin selangkah lebih dekat untuk menjadi perdana menteri Inggris berikutnya mengirim pound jatuh ke level terendah lima bulan versus euro pada hari Selasa karena investor khawatir tentang risiko keluar dengan susah payah dari Uni Eropa.

Pound merosot ke 89,66 pence terhadap euro, level terendah sejak pertengahan Januari, sebelum hasil pemilihan putaran kedua dalam kontes kepemimpinan Tory yang mungkin memperkuat posisi teratas Johnson di antara rival.

Pound telah melemah lebih dari 6% terhadap euro sejak awal Mei karena investor telah meningkatkan taruhan bearish mereka terhadap mata uang Inggris di tengah kekhawatiran bahwa Inggris akan jatuh dari Uni Eropa tanpa kesepakatan pada 31 Oktober.

Meskipun taruhan pendek baru-baru ini telah sedikit dipangkas, sentimen keseluruhan telah menjadi berhati-hati pada pound, dengan pembicaraan optimis baru-baru ini dari Bank of England melakukan sedikit untuk menghilangkan awan kesuraman menggantung di atas mata uang.

Sementara para pembuat kebijakan mengatakan bahwa suku bunga acuan mungkin perlu naik lebih cepat dari perkiraan pasar, para pedagang tidak terburu-buru untuk mengubah ekspektasi mereka, dengan harga pasar berjangka tanpa kenaikan suku bunga naik hingga akhir tahun 2020.(Arl)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Dolar Stabil Didukung Optimisme Perdagangan; Loonie Terangkat terkait Pemilu Kanada
Tuesday, 22 October 2019 07:49 WIB

Tanda-tanda bahwa AS dan China membuat kemajuan dalam upaya untuk menyelesaikan sengketa perdagangan mereka mendukung dolar dan mata uang Asia yang terpapar pada perdagangan Selasa ini, sementara dolar Kanada naik karena para pemilih pergi ke tempat pemungutan suara dalam pemilihan umum yang berlang...

Pound turun, FTSE 100 naik pasca penundaan voting Brexit
Monday, 21 October 2019 15:24 WIB

Pound Inggris tergelincir, sementara saham Inggris naik moderat pada Senin ini, setelah anggota parlemen di negara tersebut memilih untuk meminta penundaan batas waktu Brexit selama akhir pekan. Memangkas penurunan sebelumnya, pound turun 0,4% terhadap dolar menjadi $1,2926 versus $1,2974 yang terl...

Sterling Tergelincir Dari Tertinggi 5-Bulan setelah Rencana Brexit Menemui Hambatan
Monday, 21 October 2019 07:42 WIB

Sterling jatuh lebih dari setengah persen terhadap dolar pada hari Senin, tergelincir dari tertinggi lima bulan setelah parlemen Inggris menunda pemungutan suara penting terhadap perjanjian penarikan Brexit. Langkah ini menggagalkan rencana Perdana Menteri Boris Johnson untuk mengambil keputusan te...

Dolar AS tergelincir seiring Euro Masih Terangkat oleh Kesepakatan Brexit
Friday, 18 October 2019 23:13 WIB

Dolar AS melemah terhadap mata uang lainnya pada hari Jumat, sementara euro didukung oleh harapan bahwa kesepakatan Brexit akan membantu mengurangi risiko resesi di blok tersebut. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membuat kesepakatan dengan UE pada hari Kamis, yang bergantung pada Irlandia Utar...

Pound pangkas penurunan pada kemungkinan kenaikan suku bunga
Friday, 18 October 2019 15:12 WIB

Pound Inggris lebih rendah pada Jumat ini, tetapi penurunan terjadi pasca komentar mendukung suku bunga dari Deputi Gubernur Bank of England Dave Ramsden. Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg yang dirilis Jumat, Ramsden mengatakan jika kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Boris Johnson disetuj...

ANOTHER NEWS
Ketua Parlemen Inggris Blokir Pemungutan Suara atas Persetujuan Brexit
Tuesday, 22 October 2019 10:34 WIB Ketua Parlemen Inggris John Bercow Senin (21/10) memblokir Parlemen melakukan pemungutan suara atas persetujuan Brexit yang baru dicapai PM Boris Johnson dengan Uni Eropa. Ini merupakan kemunduran terbaru yang diderita PM Boris Johnson dalam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.