Dolar Mencapai Dua Minggu Tertinggi Seiring Investor Bersiap untuk Rapat The Fed
Monday, 17 June 2019 15:40 WIB | CURRENCIES |DOLLAR

Dolar AS naik ke level dua minggu tertinggi pada hari Senin setelah data ekonomi yang kuat pekan lalu membuat investor menilai kembali apakah Federal Reserve akan terdengar dovish seperti yang diharapkan pada pertemuan kebijakan moneter minggu ini.

Pasar mata uang yang lebih luas sepi, karena para pedagang ragu untuk menggunakan posisi besar sebelum pertemuan Fed, pertemuan pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa di Portugal dan keputusan suku bunga Bank of England (BoE) pada hari Kamis.

Penjualan ritel AS yang kuat pada hari Jumat mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga pada minggu ini dan mengangkat dolar, meskipun Ketua Fed Jerome Powell diperkirakan akan membiarkan kemungkinan pemotongan suku bunga di masa depan.

Data posisi menunjukkan penurunan skala posisi buy dolar investor, meskipun hanya ke level yang terlihat di bulan Maret.

Ekspektasi penurunan suku bunga pada pertemuan Fed 18-19 Juni turun dari 28,3% pada hari Kamis menjadi 21,7% setelah data ritel, menurut FedWatch CME Group. Namun, taruhan untuk pelonggaran moneter pada pertemuan Juli tetap di 85%.

Analis melihat banyak rintangan untuk euro juga.

Indeks dolar, yang mengukurnya terhadap sekelompok mata uang, tidak berubah pada level 97,569, dekati tertinggi dua minggu yang dicapai pada awal sesi. Euro sedikit berubah pada level $ 1,1209. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Dolar stabil pasca menguatnya spekulasi penurunan suku bunga Fed
Friday, 19 July 2019 15:16 WIB

Dolar AS sedikit pulih di awal perdagangan hari Jumat, pasca turun tajam setelah komentar dovish dari pembuat kebijakan utama mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini. Pada konferensi bank sentral pada hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams berpendapat untuk langkah-lang...

Dolar Di Bawah Tekanan Setelah Fed Memicu Spekulasi Pada Pemangkasan Suku Bunga Besar
Friday, 19 July 2019 08:43 WIB

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Jumat setelah pejabat Federal Reserve mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini untuk mengatasi tekanan harga yang melemah. Pada konferensi bank sentral hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams mengemukakan langkah-langkah pencega...

Sterling pulih dari posisi terendah, dibantu oleh penjualan ritel yang kuat
Thursday, 18 July 2019 16:30 WIB

Pound Inggris naik pada hari Kamis setelah angka penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan dan karena pedagang bertaruh terhadap mata uang mengambil beberapa keuntungan setelah terjun minggu ini, yang datang di tengah kekhawatiran baru tentang ancaman Brexit tanpa kesepakatan. Penjualan ritel ...

Dolar tergelincir ditengah melemahnya imbal hasil AS
Thursday, 18 July 2019 15:21 WIB

Dolar AS sedikit lebih rendah terhadap para pesaingnya pada hari Kamis pasca hasil Treasury AS yang rendah dibalik data perumahan AS yang lemah menurunkan permintaan karena investor memusatkan perhatian mereka pada pertemuan Fed minggu depan. Sementara ekspektasi penurunan suku bunga 25 basis poin ...

AUD/JPY Melonjak 20 Pip Setelah Rilis Data Ketenagakerjaan Australia
Thursday, 18 July 2019 09:05 WIB

Meskipun penurunan Perubahan Ketenagakerjaan yang disesuaikan secara musiman, pasangan AUD/JPY meningkatkan tawaran beli ke 75,64 selama awal Kamis. Biro Statistik Australia merilis data pekerjaan bulan Juni di mana Tingkat Pengangguran dan Tingkat Partisipasi tetap tidak berubah masing-masing di 5...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan lebih tinggi (Review)
Saturday, 20 July 2019 03:31 WIB Saham Hong Kong mengakhiri minggu ini dengan nada positif pada hari Jumat, melonjak lebih dari satu persen di tengah harapan untuk penurunan suku bunga yang tajam oleh Federal Reserve akhir bulan ini. Indeks Hang Seng bertambah 1,07 persen, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.