Dolar Rebound dari 11 Minggu Terendah Seiring Euro, Mata Uang Komoditas Melemah
Thursday, 13 June 2019 08:17 WIB | CURRENCIES |DOLLAR

Dolar mempertahankan kenaikannya pada Kamis pagi setelah rebound dari posisi terendah 11-minggu, karena mata uang seperti euro, pound, dan mata uang komoditas merosot terkait masalah mereka sendiri.

Indeks dolar versus sekelompok enam mata uang utama stabil di level 96,957 setelah naik lebih dari 0,3% semalam.

Indeks telah jatuh ke 96,459 pada hari Senin, terendah sejak akhir Maret, menyusul penurunan tajam dalam imbal hasil Treasury AS jangka panjang, yang jatuh ke dekati posisi terendah dua tahun pada pekan lalu setelah laporan pekerjaan AS yang lemah mendorong ekspektasi untuk penurunan suku bunga oleh Federal Reserve.

Namun, kelemahan dalam mata uang lainnya mendukung penguatan dolar terbaru meskipun ada ekspektasi bahwa Fed dapat melonggarkan kebijakan moneter dalam beberapa bulan ke depan.

Euro tertekan setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa ia mempertimbangkan sanksi atas proyek pipa gas alam Nord Stream 2 Rusia dan memperingatkan Jerman agar tidak bergantung pada Rusia untuk sektor energi.

Sterling melemah ketika anggota parlemen Inggris pada hari Rabu mengalahkan upaya yang dipimpin oleh Partai Buruh oposisi untuk mencoba memblokir Brexit tanpa kesepakatan.

Euro sedikit lebih tinggi pada level $ 1,1293 setelah turun 0,35% semalam, sementara pound sedikit berubah pada level $ 1,2692 setelah merosot 0,3% pada hari Rabu.

Dolar juga didukung karena mata uang terkait komoditas tertekan oleh penurunan harga minyak mentah.

Dolar Kanada sedikit berubah pada level C $ 1,3337 per dolar setelah turun sekitar 0,5% pada hari sebelumnya.

Dolar Australia diperdagangkan di dekat level terendah 12-hari di level $ 0,6925 pada hari Rabu, ketika itu turun 0,45%. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Dolar stabil pasca menguatnya spekulasi penurunan suku bunga Fed
Friday, 19 July 2019 15:16 WIB

Dolar AS sedikit pulih di awal perdagangan hari Jumat, pasca turun tajam setelah komentar dovish dari pembuat kebijakan utama mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini. Pada konferensi bank sentral pada hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams berpendapat untuk langkah-lang...

Dolar Di Bawah Tekanan Setelah Fed Memicu Spekulasi Pada Pemangkasan Suku Bunga Besar
Friday, 19 July 2019 08:43 WIB

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Jumat setelah pejabat Federal Reserve mendukung ekspektasi penurunan suku bunga agresif bulan ini untuk mengatasi tekanan harga yang melemah. Pada konferensi bank sentral hari Kamis, Presiden Fed New York John Williams mengemukakan langkah-langkah pencega...

Sterling pulih dari posisi terendah, dibantu oleh penjualan ritel yang kuat
Thursday, 18 July 2019 16:30 WIB

Pound Inggris naik pada hari Kamis setelah angka penjualan ritel yang lebih kuat dari perkiraan dan karena pedagang bertaruh terhadap mata uang mengambil beberapa keuntungan setelah terjun minggu ini, yang datang di tengah kekhawatiran baru tentang ancaman Brexit tanpa kesepakatan. Penjualan ritel ...

Dolar tergelincir ditengah melemahnya imbal hasil AS
Thursday, 18 July 2019 15:21 WIB

Dolar AS sedikit lebih rendah terhadap para pesaingnya pada hari Kamis pasca hasil Treasury AS yang rendah dibalik data perumahan AS yang lemah menurunkan permintaan karena investor memusatkan perhatian mereka pada pertemuan Fed minggu depan. Sementara ekspektasi penurunan suku bunga 25 basis poin ...

AUD/JPY Melonjak 20 Pip Setelah Rilis Data Ketenagakerjaan Australia
Thursday, 18 July 2019 09:05 WIB

Meskipun penurunan Perubahan Ketenagakerjaan yang disesuaikan secara musiman, pasangan AUD/JPY meningkatkan tawaran beli ke 75,64 selama awal Kamis. Biro Statistik Australia merilis data pekerjaan bulan Juni di mana Tingkat Pengangguran dan Tingkat Partisipasi tetap tidak berubah masing-masing di 5...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong menutup pekan ini dengan lebih tinggi (Review)
Saturday, 20 July 2019 03:31 WIB Saham Hong Kong mengakhiri minggu ini dengan nada positif pada hari Jumat, melonjak lebih dari satu persen di tengah harapan untuk penurunan suku bunga yang tajam oleh Federal Reserve akhir bulan ini. Indeks Hang Seng bertambah 1,07 persen, atau...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.