AUD/USD Pertahankan Penurunan Meskipun Ekspor China Lampaui Perkiraan
Monday, 10 June 2019 09:22 WIB | CURRENCIES |DOLLARAussieDollar Australia,AUD/USD,

AUD/USD sedang berjuang untuk mendapatkan kekuatan meskipun data ekspor China di atas perkiraan. Pasangan mata uang ini saat ini diperdagangkan di 0,6982, setelah mencapai terendah sesi 0,6979 sesaat sebelum waktu penulisan.

Ekspor China naik 7,7% tahunan dalam CNY di bulan Mei, mengalahkan perkiraan kenaikan 4,7% dengan margin besar. Sementara itu, impor, barometer permintaan domestik, turun 2,5%, meleset dari perkiraan kenaikan 5,8% dan turun signifikan dari kenaikan 10,3% yang tercatat pada bulan April. Akibatnya, surplus perdagangan lebih tinggi ke CNY 279,100 miliar dari 93,57 miliar.

Dalam dolar AS, ekspor naik 1,1% tahunan, sementara impor turun 8,5%, menghasilkan surplus perdagangan $41,65 miliar.

Kenaikan ekspor China mengindikasikan kondisi permintaan global tetap bertahan meskipun ketegangan perdagangan meningkat. Namun, permintaan domestik di China melemah, yang berarti belanja konsumen mungkin tidak dapat mengimbangi penurunan dalam perdagangan internasional dan China dapat menyaksikan pelambatan ekonomi yang lebih dalam di waktu dekat.

Akibatnya, aset-aset berisiko dapat berada di bawah tekanan di hari ke depan, mendorong AUD ke terendah baru sesi di bawah 0,6979. Namun, sejauh ini kontrak berjangka pada S&P 500 tetap dalam penawaran beli dengan kenaikan 0,30 persen. Namun, harga emas telah turun tajam ke $1.330 dari tertinggi 14-bulan di atas $1.345 yang dicapai pada hari Jumat. Oleh karena itu, Dolar Amerika kemungkinan akan tetap dalam penawaran beli secara keseluruhan. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

USD/JPY Berjuang di Sekitar 112,00 Di Tengah Risiko Baru dan Data Jepang
Friday, 21 February 2020 08:10 WIB

USD/JPY berfluktuasi di sekitar 112,00 di tengah awal pembukaan Tokyo pada hari Jumat. Pasangan yen baru-baru ini melonjak ke level tertinggi sejak April 2019 menyusul reli dolar AS yang luas dan kelemahan fundamental Jepang. Yen Jepang sekarang di bawah tekanan menyusul fundamental yang suram di d...

GBP/USD Bertahan Stabil Di Atas 1,2900 Pasca Penjualan Ritel Inggris
Thursday, 20 February 2020 17:15 WIB

Pasangan GBP/USD bergerak lebih tinggi ke puncak baru sesi, di sekitar 1,2920-25 pasca data makro Inggris, meskipun tidak memiliki tindak lanjut yang kuat. Menurut data yang dirilis Kamis ini, penjualan ritel bulanan Inggris mencatat pertumbuhan 0,9% pada bulan Januari dibandingkan dengan perkiraan...

Yen Mendekati Level Terendah 9-Bulan, Euro tetap Bertahan
Thursday, 20 February 2020 15:50 WIB

Safe haven yen diperdagangkan mendekati posisi terendah sembilan bulan terhadap dolar pada hari Kamis karena selera risiko didukung oleh ekspektasi bahwa China akan melanjutkan langkah-langkah untuk mengimbangi dampak ekonomi dari wabah virus corona. Dolar diperdagangkan pada 111,69 terhadap mata u...

AUD/USD Jatuh Setelah Tingkat Pengangguran Australia Lebih Tinggi Dari Yang Diharapkan
Thursday, 20 February 2020 08:08 WIB

AUD/USD turun ke 0,6678 setelah mencapai level terendah harian di 0,6668 karena data ketenagakerjaan Australia mengecewakan pedagang Aussie pada Kamis pagi. Data tenaga kerja Australia bulan Januari menunjukkan angka utama perubahan tenaga kerja naik jauh melampaui 10 ribu menjadi 13,5 sedangkan ti...

GBP/USD Melonjak Kembali Di Atas 1,30, Rekor Baru Sesi Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 February 2020 17:03 WIB

Pasangan GBP/USD membalikkan penurunan awal sesi Eropa ke wilayah 1,2975 dan tampaknya kembali menuju rekor atas kisaran perdagangan harian pasca data makro Inggris. Menyusul pergerakan dua arah sesi sebelumnya dan aksi harga terikat-dalam-kisaran sepanjang sesi Asia pada hari Rabu, pasangan ini me...

ANOTHER NEWS
Pedagang Mengawasi Dampak Virus, Saham Tokyo Ditutup Lebih Rendah
Friday, 21 February 2020 13:27 WIB Saham Tokyo ditutup lebih rendah pada hari Jumat karena investor masih terus mengawasi menjelang akhir pekan yang panjang sambil menilai dampak wabah virus Korona terhadap ekonomi terbesar ketiga di dunia tersebut. Indeks Nikkei 225 merosot 0,39...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.