USD/JPY: Bouncing korektif Sulit Dipahami, Fokus Pada Pembicaraan Perdagangan Dan Data Pekerjaan AS
Friday, 7 June 2019 08:07 WIB | CURRENCIES |USDUSD/JPY,JPY,

USD/JPY menciptakan candle bullish engulfing pada hari Rabu, tetapi sejauh ini, tindak lanjutnya suram dengan pasangan berjuang untuk menemukan penerimaan di atas 108,40 (tinggi engulfing candle).Pada saat penulisan, pasangan ini diperdagangkan di 108,40, setelah mencapai tertinggi 108,56 pada hari Kamis.

Investor kemungkinan menunggu hasil pembicaraan AS-Meksiko hari ini mengenai migrasi dan tarif serta laporan ketenagakerjaan AS, yang dijadwalkan akan dirilis pada pukul 12:30 GMT hari ini (19:30 WIB).

Trump telah mengancam tarif 5% kecuali Meksiko bertindak atas migran. Negosiasi berakhir pada Kamis malam tanpa kesepakatan.

Sementara Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard mengatakan putaran diskusi lain akan berlangsung pada hari Jumat, Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan pemerintahan Trump masih berencana untuk mengenakan tarif pada Meksiko minggu depan, mungkin membatasi kenaikan USD/JPY.

Ketegangan perdagangan yang masih ada dapat membuat USD/JPY di bawah tekanan menjelang laporan non-farm payrolls, yang diperkirakan akan menunjukkan ekonomi AS menambahkan 185 ribu pekerjaan pada Mei. Tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap 3,6% sementara penghasilan mingguan rata-rata diperkirakan telah meningkat 0,3% bulan ke bulan.

Angka pertumbuhan upah yang diperkirakan di atas kemungkinan akan menempatkan tawaran kuat di bawah greenback, mendorong USD/JPY ke support yang berubah menjadi resistensi 109,02 (rendah 13 Mei).

Sumber : Fxstreet

RELATED NEWS

Dolar Menyentuh Level Terendah Sejak Juli seiring Penurunan Aset Heaven, Pound Reli
Friday, 13 December 2019 15:59 WIB

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun pada minggu kedua seiring kenaikan aset berisiko setelah AS-China menyepakati perjanjian perdagangan fase-satu dan Partai Konservatif AS memenangkan mayoritas besar suara dalam pemilihan Kamis. USD / JPY naik 0,3% menjadi 109,63 GBP / USD reli sebesar 2,7% menjad...

Pound Melonjak Ke Tertinggi 2 1/2-Tahun Di Dorong Hasil Jajak Pendapat Inggris
Friday, 13 December 2019 07:57 WIB

Pound melonjak ke level tertinggi sejak 2017 terhadap tanda-tanda Partai Konservatif Boris Johnson berada di jalur untuk mengamankan mayoritas yang kuat dalam pemilihan Inggris, meningkatkan harapan untuk mengakhiri kebuntuan Brexit. Lonjakan ini membawa sterling ke level tertinggi sejak Mei 2018 t...

Pound Menyentuh Level Tertingginya Saat Dimulainya Pemungutan Suara di Inggris
Thursday, 12 December 2019 17:39 WIB

Pound mencapai level tertingginya sejak Maret ketika pemilih Inggris menuju ke tempat pemungutan suara untuk memutuskan antara Konservatif dan berharap untuk memberikan Brexit pada bulan Januari dan Partai Buruh yang menjanjikan referendum kedua. Sterling naik untuk hari keempat sebelum stabil di d...

Dolar Melemah seiring Hasil Mengecewakan Fed, Jelang Pemilu Inggris
Thursday, 12 December 2019 08:47 WIB

Dolar mempertahankan kerugian tertajam dalam beberapa minggu pada hari Kamis, setelah prospek inflasi Federal Reserve AS menutup ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, mendorong imbal hasil Treasury lebih rendah. Investor juga tetap gelisah karena batas waktu hari Minggu untuk putaran be...

Sterling Turun Terkait Jajak Pendapat Untuk Pemilu Inggris
Wednesday, 11 December 2019 16:12 WIB

Pound berada di bawah tekanan pada Rabu pagi setelah jajak pendapat YouGov baru memperkirakan keunggulan yang lebih kecil dari perkiraan untuk pemimpin Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson dalam pemilihan umum yang akan berlangsung kurang dari 24 jam dari sekarang. Sterling melemah 0,3%...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Melonjak Terkait Laporan Perjanjian Perdagangan (Review)
Saturday, 14 December 2019 04:24 WIB Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada hari Jumat setelah laporan mengatakan China dan AS akhirnya mencapai kesepakatan perdagangan parsial yang akan memperlihatkan Washington membatalkan tarif yang akan dikenakan pada akhir...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.