Pound Menuju Rekor Penurunan Beruntun vs Euro; Pernyataan Mei Ditunggu
Friday, 24 May 2019 16:14 WIB | CURRENCIES | EuroPoundsterling

Pound Inggris berada di jalur untuk mengambil rekor penurunan beruntun terhadap euro pada hari Jumat karena Perdana Menteri Inggris Theresa May tampaknya akan mengumumkan tanggal keberangkatannya setelah dua tahun mencoba untuk mendorong melalui kesepakatan Brexit.

Meskipun tidak ada kejelasan tentang siapa penggantinya, pasar khawatir bahwa perdana menteri berikutnya akan menginginkan kesepakatan pemisahan yang lebih keras, meskipun Uni Eropa mengatakan tidak akan menegosiasikan kembali Perjanjian Penarikan yang disegel pada bulan November.

Kekhawatiran itu telah menarik permadani dari bawah pound selama dua minggu terakhir, mendorong para pedagang untuk menjual mata uangnya terhadap euro dan dolar secara agresif dan menekan harapan Inggris untuk keluar dari UE tanpa kesepakatan.

Tetapi pada hari Jumat, pasar secara luas dalam fase konsolidasi setelah 14 hari berturut-turut mengalami kerugian terhadap euro karena para pedagang memangkas kembali beberapa spekulasi negatif mereka pada pound sebelum pernyataan tengah hari pada bulan Mei.

Pound naik 0,1 persen terhadap euro pada level 88,28 pence. Terhadap dolar juga naik 0,1 persen lebih tinggi, ke level $ 1,2672. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Dolar Pada Posisi Bertahan Pasca Sinyal Dari The Fed untuk Memangkas Suku Bunga
Thursday, 20 June 2019 08:12 WIB

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Kamis setelah Federal Reserve mengisyaratkan siap untuk menurunkan suku bunga untuk memerangi risiko global dan domestik yang tumbuh. The Fed pada hari Rabu mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan secara luas tetapi mengatakan kasu...

GBP/USD Pertahankan Kenaikannya Di Atas Pertengahan 1,25, Sedikit Bergerak Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 June 2019 16:14 WIB

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada yang agak positif sepanjang awal sesi Eropa pada hari Rabu dan mengalami reaksi yang agak diam terhadap data makro Inggris terbaru. Pasangan ini membangun rebound pada akhir sesi sebelumnya dari level psikologis utama 1,2500, atau terendah baru multi-bulanan, da...

Yen Raih Kenaikan Tipis Saat Fokus Bergeser ke Keputusan The Fed
Wednesday, 19 June 2019 14:24 WIB

Yen menguat terhadap semua rekan Grup-of-10 karena optimisme tentang pembicaraan perdagangan AS-China memberi jalan untuk berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve. USD / JPY turun 0,1% menjadi 108,35 untuk menuju penurunan hari ketiga. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah;...

Dolar di Dekat Level Tertingginya 2 Minggu Jelang Keputusan The Fed ; Suport dari ECB
Wednesday, 19 June 2019 09:12 WIB

Dolar bertahan di dekat level tertingginya dua minggu pada hari Rabu menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve yang diawasi ketat di kemudian hari, didukung oleh Bank Sentral Eropa yang secara mengejutkan bernada dovish dan data ekonomi zona euro yang bearish. Indeks dolar versus sekelompok ena...

Euro Turun, Dolar Naik Seiring Tekanan Trump Pada Fed Untuk Pangkas Suku Bunga
Tuesday, 18 June 2019 23:11 WIB

Euro melemah terhadap dolar AS pada hari Selasa, karena Presiden AS Donald Trump terus memberikan tekanan pada Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga dengan mengkritik Bank Sentral Eropa. EUR / USD tergelincir 0,3% menjadi 1,1185 pada 11:04 pagi waktu timur AS (15:04 GMT), sedangkan indeks dol...

ANOTHER NEWS
Pompeo Batalkan Lawatan ke Sri Lanka
Thursday, 20 June 2019 10:29 WIB Menteri Luar Negeri Mike Pompeo membatalkan lawatannya ke Sri Lanka, dalam kunjungan ke kawasan Indo-Pasifik yang sebagian di antaranya bertujuan untuk mendampingi Presiden Donald Trump ke KTT G20 di Jepang. Kedutaan Besar Amerika di Sri Lanka...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.