Yen menguat pada sentimen perdagangan, kekhawatiran Brexit mengguncang kepercayaan investor
Thursday, 23 May 2019 08:31 WIB | CURRENCIES |Dolar Yen Euro

 

Yen menguat terhadap mata uang rekanan pada Kamis ini karena berlanjutnya sentimen perdagangan AS-China serta kekhawatiran Brexit yang mendorong aksi risk aversion, sehingga mengangkat mata uang safe-haven Jepang.

Yen menguat 0,1% pada 110,240 terhadap dolar, setelah turun dari level terendah dua pekan di level 110,675 yang jatuh pada hari Selasa.

Mata uang Jepang juga naik moderat terhadap euro, pound, dan dolar Australia, yang menambah gainnya semalam.

Pound sedikit berubah pada $1,2663 setelah tergelincir ke level $1,2625 semalam, terendah sejak 4 Januari.

Indeks dolar terhadap sekumpulan enam mata uang utama stabil di 98.064, kenaikan awal pekan ini ke tertinggi satu bulan di 98.134 terhenti karena imbal hasil AS menurun di tengah keengganan risiko.

Euro datar di $1,1154, dalam kisaran dekat level terendah 2-1/2-pekan $1,1142 pada hari Selasa menjelang pemilihan parlemen Eropa 23-26 Mei.

Swiss Franc, merupakan safe-haven bersama dengan yen, berada lebih tinggi di 1,009 franc per dolar setelah naik 0,15% pada hari Rabu.

Dolar Australia terdorong turun 0,1% menjadi $ 0,6876.(yds)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

EUR/USD Melonjak Di Atas 1,08 pasca PMI Manufaktur Jerman Mengalahkan Perkiraan
Friday, 21 February 2020 15:49 WIB

PMI Manufaktur Jerman Markit untuk Februari mengalahkan perkiraan dengan skor 47,8 poin, jauh di atas yang diharapkan 44,8 dan 45,3 yang tercatat pada Januari. Skor tersebut masih di bawah 50 - mencerminkan kontraksi yang berkelanjutan meskipun lebih lambat di sektor industri ekonomi terbesar zona e...

USD/JPY Berjuang di Sekitar 112,00 Di Tengah Risiko Baru dan Data Jepang
Friday, 21 February 2020 08:10 WIB

USD/JPY berfluktuasi di sekitar 112,00 di tengah awal pembukaan Tokyo pada hari Jumat. Pasangan yen baru-baru ini melonjak ke level tertinggi sejak April 2019 menyusul reli dolar AS yang luas dan kelemahan fundamental Jepang. Yen Jepang sekarang di bawah tekanan menyusul fundamental yang suram di d...

GBP/USD Bertahan Stabil Di Atas 1,2900 Pasca Penjualan Ritel Inggris
Thursday, 20 February 2020 17:15 WIB

Pasangan GBP/USD bergerak lebih tinggi ke puncak baru sesi, di sekitar 1,2920-25 pasca data makro Inggris, meskipun tidak memiliki tindak lanjut yang kuat. Menurut data yang dirilis Kamis ini, penjualan ritel bulanan Inggris mencatat pertumbuhan 0,9% pada bulan Januari dibandingkan dengan perkiraan...

Yen Mendekati Level Terendah 9-Bulan, Euro tetap Bertahan
Thursday, 20 February 2020 15:50 WIB

Safe haven yen diperdagangkan mendekati posisi terendah sembilan bulan terhadap dolar pada hari Kamis karena selera risiko didukung oleh ekspektasi bahwa China akan melanjutkan langkah-langkah untuk mengimbangi dampak ekonomi dari wabah virus corona. Dolar diperdagangkan pada 111,69 terhadap mata u...

AUD/USD Jatuh Setelah Tingkat Pengangguran Australia Lebih Tinggi Dari Yang Diharapkan
Thursday, 20 February 2020 08:08 WIB

AUD/USD turun ke 0,6678 setelah mencapai level terendah harian di 0,6668 karena data ketenagakerjaan Australia mengecewakan pedagang Aussie pada Kamis pagi. Data tenaga kerja Australia bulan Januari menunjukkan angka utama perubahan tenaga kerja naik jauh melampaui 10 ribu menjadi 13,5 sedangkan ti...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Lebih Rendah Ditengah Kekhawatiran Virus (Review)
Saturday, 22 February 2020 04:19 WIB Saham-saham Hong Kong ditutup melemah tajam pada hari Jumat karena meningkatnya korban dari virus korona mematikan di luar China mengipasi kekhawatiran dampak wabah tersebut pada pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang bisa lebih buruk daripada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.