EUR/USD Terus Turun Mendekati 1,1150 Menjelang ECB dan Data
Tuesday, 21 May 2019 13:59 WIB | CURRENCIES |EUR/USD

Sentimen di sekitar mata uang Eropa tetap tenang di paruh kedua bulan ini, EUR/USD sekarang membalik kenaikan hari Senin dan fokus kembali pada wilayah 1,1150.

EUR/USD melihat ke perdagangan dan ECB

Spot ini bergerak di ujung bawah kisaran baru-baru ini setelah aksi jual tajam pekan lalu, sementara beberapa rintangan tampaknya muncul di dekat 1,1150 untuk saat ini.

Sementara itu, sengketa perdagangan AS-China terus mendorong suasana di sekitar pasar global meskipun kurangnya berita utama baru-baru ini. Dalam hal ini, berita seputar blue chip China Huawei telah menarik semua perhatian dalam beberapa jam terakhir.

Selain itu, spot ini tetap waspada pada gejolak geopolitik baru di sekitar AS dan Iran, yang akan membuat permintaan untuk aset yang lebih aman tetap ada.

Kemudian dalam sesi ini Wakil Presiden ECB L. De Guindos akan berbicara di 'Forum Layanan Keuangan Internasional 2019' di London di tengah kosongnya Euroland.

Di AS, Penjualan Rumah yang Ada April dan pidato Evans dan Rosengren dari FOMC akan mempertahankan fokus pada Dolar AS.

Level EUR/USD yang harus diperhatikan

Saat ini, pasangan tersebut kehilangan 0,12% di 1,1152 dan menghadapi support berikutnya di 1,1135 (terendah 3 Mei) diikuti oleh 1,1109 (terendah 26 April 2019) dan akhirnya 1,0839 (terendah bulanan Mei 2017). Di sisi lain, terobosan di atas 1,1239 (SMA 55-hari) akan menargetkan 1,1264 (tertinggi 1 Mei) sebelum ke 1,1302 (SMA 100-hari).

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

Pound di Terendahnya 5-setengah Bulan Rendah Terkait Johnson, Aussie Lemah
Tuesday, 18 June 2019 08:23 WIB

Pound Inggris pada Selasa mendekam di dekat level terendah tahun ini di tengah kekhawatiran yang meningkat terkait Boris Johnson, calon terdepan untuk menggantikan Perdana Menteri Inggris Theresa May, dapat menempatkan Inggris di jalur menuju Brexit yang tidak ditakuti. Dolar Australia juga berada ...

Dolar AS Turun seiring merosotnya aktivitas Manufaktur New York
Monday, 17 June 2019 23:16 WIB

Dolar AS turun pada hari Senin setelah aktivitas manufaktur di wilayah New York jatuh ke level terendah dua setengah tahun pada Juni, sementara mata uang lainnya tetap bertahan dari serangkaian pertemuan bank sentral. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata u...

Dolar Mencapai Dua Minggu Tertinggi Seiring Investor Bersiap untuk Rapat The Fed
Monday, 17 June 2019 15:40 WIB

Dolar AS naik ke level dua minggu tertinggi pada hari Senin setelah data ekonomi yang kuat pekan lalu membuat investor menilai kembali apakah Federal Reserve akan terdengar dovish seperti yang diharapkan pada pertemuan kebijakan moneter minggu ini. Pasar mata uang yang lebih luas sepi, karena para ...

USD/JPY: Tokyo Dibuka Menyambut Risiko Di Tengah Perdagangan Yang Sepi
Monday, 17 June 2019 07:52 WIB

USD/JPY diperdagangkan sedikit positif ke 108,60 pada saat pasar Tokyo buka pada hari Senin. Meskipun kurangnya perkembangan baru mengenai pergolakan perdagangan AS-China dan tidak adanya data utama yang membatasi pergerakan pasar pada awal minggu ini, mundurnya Dolar AS (USD) menyenangkan penjual ...

Sterling berada di jalur untuk penurunan minggu keenam terhadap euro
Friday, 14 June 2019 15:44 WIB

Pound Inggris melemah lagi pada Jumat seiring investor memangkas posisi mereka pasca Brexiteer Boris Johnson bergerak semakin dekat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menempatkan sterling di jalur untuk penurunan 6-minggu beruntun terhadap euro. Sterling telah jatuh dalam beberapa pekan tera...

ANOTHER NEWS
Pound di Terendahnya 5-setengah Bulan Rendah Terkait Johnson, Aussie Lemah
Tuesday, 18 June 2019 08:23 WIB Pound Inggris pada Selasa mendekam di dekat level terendah tahun ini di tengah kekhawatiran yang meningkat terkait Boris Johnson, calon terdepan untuk menggantikan Perdana Menteri Inggris Theresa May, dapat menempatkan Inggris di jalur menuju...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.