Dolar mendekati level tertinggi dua tahun
Friday, 17 May 2019 23:18 WIB | CURRENCIES | Indeks DolarDolar AS

Dolar AS mendekati level tertinggi dua tahun pada Jumat ini karena Gedung Putih menunda tarif otomatis, sementara ketegangan perdagangan dengan China meningkatkan permintaan untuk aset safe-haven di tengah aksi jual ekuitas.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, naik 0,1% menjadi 97,787 pada pukul 10:16 pagi waktu timur AS (14:16 GMT).

Gedung Putih mengkonfirmasi bahwa mereka menunda tarif pada mobil Eropa selama enam bulan guna memungkinkan lebih banyak waktu untuk menegosiasikan kesepakatan dengan blok tersebut.

Ketegangan antara dua ekonomi terbesar di dunia berubah suram setelah Gedung Putih mengecualikan Huawei dan perusahaan Cina lainnya dari pasar AS.

Dolar melemah terhadap safe-haven yen, dengan USD / JPY jatuh 0,6% menjadi 109,75.

Di tempat lain, euro tergelincir, dengan EUR / USD jatuh 0,1% menjadi 1,1163 sementara USD / CAD naik 0,2% menjadi 1,3483.

Sterling merosot untuk hari keenam secara beruntun, dengan GBP / USD turun 0,4% menjadi 1,2744 karena pembicaraan antara Partai Buruh dan Konservatif berhenti serta kemungkinan kesepakatan Brexit merosot lagi.(yds)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Dolar Berjuang Setelah Mengalami Penurunan Mingguan Terbesarnya Dalam 4 Bulan Terakhir
Monday, 24 June 2019 15:42 WIB

Dolar berjuang pada Senin ini setelah mempertahankan penurunan mingguan terbesarnya dalam empat bulan terakhir pada pekan lalu karena para pedagang tetap berhati-hati tentang prospek pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China pada pertemuan puncak G20 minggu ini. Greenback berada di u...

Euro naik ke tertinggi tiga bulan karena prospek pelonggaran Fed membebani dolar
Monday, 24 June 2019 10:25 WIB

Euro naik ke level tertinggi tiga bulan terhadap dolar pada hari Senin, karena spekulasi bearish pada mata uang AS tetap solid pada prospek penurunan suku bunga jangka pendek oleh Federal Reserve. Euro melanjutkan reli pekan lalu, naik 1,4%, dan naik sekitar 0,15% menjadi $ 1,1386 di perdagangan As...

USD/JPY Berada Di Bawah Tekanan Dan Di Terendah 5 Bulan
Monday, 24 June 2019 08:24 WIB

Dalam kisaran yang ketat untuk memulai minggu ini, USD/JPY datar di sekitar 107,30 di pasar Tokyo, naik dari 107,05 dari hari Jumat tetapi di bawah tertinggi 107,75. Yen telah meningkatkan tawaran beli safe haven dan arus keluar dari greenback setelah beralih ke bias pelonggaran baru di Federal Rese...

Dolar AS Tergelincir Pasca Data PMI Lemah; Gejolak Timur Tengah
Friday, 21 June 2019 23:22 WIB

Dolar AS tetap dekat posisi terendah tiga bulan pada Jumat karena meningkatnya ketegangan antara Iran dan AS serta data PMI yang lebih lemah dari perkiraan mengirim dolar turun. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,1% menjadi 96,047 pad...

EUR/USD Melanjutkan Kenaikannya Mendekati Level 1,1300
Friday, 21 June 2019 16:00 WIB

Pasangan EUR/USD bertahan pada nada yang agak positif di dekat rekor mingguan, meskipun tampaknya berjuang untuk memperpanjang momentum lebih jauh dari level 1,1300. Setelah melemah di sesi sebelumnya, pasangan ini kembali mendapatkan daya tarik positif untuk 3 sesi berturut-turut pada hari Jumat d...

ANOTHER NEWS
Saham AS Dibuka Sedikit Lebih Tinggi Seiring Investor Melihat Pertemuan Trump-Xi Akhir Pekan Ini
Monday, 24 June 2019 20:48 WIB Saham AS dibuka dengan keuntungan kecil pada hari Senin seiring para investor melihat ke depan untuk pertemuan akhir pekan ini antara Presiden Donald Trump dan pemimpin China Xi Jinping. Analis menghubungkan nada positif dengan harapan pertemuan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.