Dolar melemah terhadap aksi ambil untung seiring tarif mulai berlaku
Friday, 10 May 2019 15:17 WIB | CURRENCIES |DOLLARCurrency Indeks Dolar Yen

Dolar secara luas lebih rendah pada perdagangan awal di Eropa pada Jumat seiring pasar ˜sell the fact™ tarif AS yang lebih tinggi di China, pasca ˜buying the rumor™ sepanjang minggu.

Pada hari Jumat, tarif impor Cina senilai $ 200 miliar ke AS akan dinaikkan menjadi 25% dari 10%, dan Presiden Donald Trump mengatakan ia telah memerintahkan persiapan tarif baru untuk barang senilai $ 325 miliar lebih lanjut. Jika mereka juga mulai berlaku, itu berarti hampir semua impor AS dari Cina akan dikenai tarif 25%.

Pada pukul 03:00 pagi waktu timur AS (07:00 GMT), dolar melemah terhadap yuan resmi dan yuan offshore, meskipun tingkat offshore masih hampir 1,5% turun dari sebelum akhir pekan, ketika Trump mengisyaratkan bahwa negoisasi perdagangan hancur berantakan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, berada di 97,21, stabilitasnya menutupi penurunan 1% terhadap safe-haven yen pekan ini. Dolar gagal membuat keuntungan berarti terhadap yen pada Jumat bahkan pasca penurunan terbesar dalam pendapatan rata-rata Jepang dalam empat tahun pada Maret, yang juga berkontribusi terhadap pengeluaran rumah tangga yang jatuh jauh dari harapan analis. (Tgh)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Dolar Menguat Didorong Optimisme Data AS; Namun Ketidakpastian Perdagangan Tetap Ada
Friday, 22 November 2019 23:25 WIB

Dolar AS naik terhadap sekeranjang mata uang pada hari Jumat setelah data menunjukkan aktivitas pabrik dan layanan AS dipercepat pada bulan November sebagai tanda berlanjutnya ketahanan ekonomi AS dalam menghadapi perang dagang AS-China dan permasalahan lainnya. IHS Markit mengatakan indeks manajer...

Dolar tergelincir karena komentar China sedikit meningkatkan selera risiko
Friday, 22 November 2019 16:24 WIB

Dolar sedikit turun pada Jumat dan selera risiko didorong oleh pernyataan dari China mengenai perlunya menemukan solusi untuk perang tarif dengan Amerika Serikat, sehingga meningkatkan harapan bahwa kesepakatan "tahap satu" dapat dicapai. Presiden China Xi Jinping mengatakan Beijing ingin membuat k...

Dolar menjaga penawaran safe-haven di tengah perdagangan
Friday, 22 November 2019 08:12 WIB

Dolar mempertahankan kenaikan semalam pada Jumat, seiring investor berpegang teguh pada safe-haven dan menunggu perkembangan dalam negosiasi perdagangan China-AS dan di tengah meningkatnya ketidakpastian tentang laporan kemajuan dalam pembicaraan. Pergerakan sedikit karena investor juga melihat ke ...

Pound Berjuang Menembus $ 1,30 Setelah Manifesto Pemilihan Partai Buruh
Friday, 22 November 2019 00:07 WIB

Pound berjuang untuk menembus angka $ 1,30 lagi pada hari Kamis, karena rebound dalam dolar dan manifesto pemilu dari oposisi Partai Buruh yang memicu beberapa aksi ambil untung pada mata uang Inggris. Dalam upaya keempatnya untuk menembus $ 1,30 dalam hampir dua bulan, pound berjuang untuk mendapa...

Yen Jepang gain, yuan turun pada kekhawatiran perdagangan, Hong Kong
Thursday, 21 November 2019 16:34 WIB

Yen Jepang menguat terhadap dolar pada Kamis ini pasca Gedung Putih mengatakan kepada Reuters bahwa kesepakatan perdagangan AS-China tidak mungkin di tahun ini, sehingga harapan investor akan perjanjian parsial segera dan meningkatkan aset safe-haven. Yuan Tiongkok jatuh ke level terendah tiga peka...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Berakhir Pekan Ini Dengan Catatan Positif (Review)
Saturday, 23 November 2019 04:24 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sulit dengan catatan positif pada Jumat ini tetapi investor tetap khawatir mengenai dampak pada ekonomi lokal serta pembicaraan seputar perdagangan dari undang-undang anggota parlemen AS yang mendukung...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.