GBP/USD: Defensif Meskipun Penjualan Ritel Inggris Kuat
Friday, 19 April 2019 12:34 WIB | CURRENCIES |GBP/USD

Jalur paling mudah untuk GBP/USD tampaknya ke sisi bawah.

Pound Inggris tergelincir di bawah 1,30 dan ditutup di bawah terendah 5 April 1,2987 kemarin, memvalidasi lower high bearish 1,3133 yang dibuat Jumat lalu. Khususnya, ini adalah lower bearish ketiga dalam empat minggu terakhir.

Gerakan bearish terjadi meskipun data Inggris optimis - belanja konsumen, sebagaimana diwakili oleh penjualan ritel, naik 1,1 persen pada bulan Maret, lebih baik dari ekspektasi angka negatif.

Ketika Sterling gagal untuk mengambil penawaran beli yang kuat, greenback menemukan pembeli di balik laporan penjualan ritel AS yang optimis. Belanja konsumen naik 1,6% di bulan Maret, laju pertumbuhan terkuat sejak September 2017, mengalahkan perkiraan konsensus untuk kenaikan 1%. Angka bulan sebelumnya juga direvisi lebih tinggi.

Akibatnya, Cable mengalami penutupan bearish di bawah 1,2987. Ketidakmampuan Sterling untuk terhibur data Inggris yang kuat, ditambah dengan penutupan bearish di bawah 1,30 mengindikasikan ruang lingkup untuk penurunan yang lebih dalam ke 1,29 - ujung bawah pola falling wedge yang terlihat pada grafik harian. Penurunan kemungkinan akan terjadi pada paruh pertama minggu depan dan kemungkinan perdagangan akan koma hari ini karena pusat-pusat kegiatan perdagangan utama FX ditutup karena libur Jumat Agung.

Prospek akan berubah menjadi bullish jika wedge ditembus ke sisi atas. Pada saat penulisan, pasangan ini diperdagangkan di 1,2990, mewakili kenaikan marjinal hari ini, sementara resisten wedge terlihat di 1,3080.

Sumber : Fxstreet

RELATED NEWS

Dolar menahan penurunan pasca-Fed, sterling naik terkait harapan kesepakatan Brexit
Friday, 20 September 2019 08:24 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Jumat, karena bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk tidak mengikuti Federal Reserve dalam memangkas suku bunga, sementara selera risiko berkurang karena kehati-hatian terhadap pembicaraan perdagangan AS-China. S...

Pasca BOJ Menahan Suku Bunganya, Yen Naik terhadap Dolar
Thursday, 19 September 2019 15:17 WIB

Yen naik dari level terendah tujuh minggu terhadap dolar AS pada hari Kamis setelah Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya, setelah keputusan semalam Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Dolar turun 0,44% menjadi 107,95 yen pada pukul 02:32 pagi waktu timur AS (6:32 GMT) setelah ...

Dolar rally di tengah kehati-hatian terhadap prospek penurunan suku bunga Fed
Thursday, 19 September 2019 08:22 WIB

Dolar menguat pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, seperti yang diharapkan, tetapi ketuanya mengisyaratkan batasan yang lebih tinggi untuk penurunan suku bunga di masa depan. Greenback menyentuh level tertinggi tujuh minggu di 108,47 terhadap yen Je...

Sterling sedikit melemah dari tertinggi 6-minggu, BoE dalam fokus
Wednesday, 18 September 2019 15:51 WIB

Sterling sedikit melemah pada hari Rabu pasca naik ke tertingginya enam minggu di tengah harapan untuk kesepakatan akhir Brexit, sementara investor mengalihkan perhatian mereka pada pertemuan Bank of England pada hari Kamis. Pound turun 0,2% dalam perdagangan awal Eropa menjadi $ 1,2476, tetapi men...

Dolar menahan kenaikan seiring goncangan terhadap minyak mereda, fokus tertuju Fed
Wednesday, 18 September 2019 08:16 WIB

Dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi tujuh minggu terhadap yen karena pasar minyak pulih dari guncangan terhadap penurunan pasokan, tetapi fokus utama tertuju pertemuan Federal Reserve AS nanti pada hari Rabu yang secara luas diperkirakan akan memberikan penurunan suku bunga. Mata uang ut...

ANOTHER NEWS
Minyak Kembali Naik saat Peringatan Perang Iran Mendorong Harga
Friday, 20 September 2019 08:44 WIB Ancaman perang di Timur Tengah mendorong harga minyak kembali naik, membatasi salah satu minggu paling dramatis yang pernah ada untuk pasar minyak mentah di mana 5% pasokan dunia terpotong oleh serangan terhadap fasilitas produksi Saudi. Minyak...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.