USD/JPY Selidiki Tertinggi Jumat di Jam Perdagangan Tokyo
Monday, 15 April 2019 08:20 WIB | CURRENCIES |USD/JPY,

Suasana positif pada hari Jumat setelah kredit China positif dan data perdagangan. Pertumbuhan uang M2 naik menjadi 8,6% (dari 8,0% di bulan sebelumnya), sementara ekspor Maret naik 14,2% y/y setelah jatuh 20,8% di bulan sebelumnya. "Peningkatan dalam data kredit mengurangi beberapa kecemasan di sekitar penurunan impor China 7,6% y/y untuk bulan Maret," analis di ANZ Bank menjelaskan.

Dengan saham naik, USD/JPY naik dari 111,60 ke 112,10 dengan yen menjadi pemain terburuk dalam G10. Sedangkan untuk imbal hasil, treasury AS 10 tahun naik dari 2,49% menjadi 2,56%, 2 tahun dari 2,35% menjadi 2,40%.

Dow Jones Industrial Average (DJIA), memasang 269,25 poin, atau 1%, ditutup pada 26.412,30.Indeks S&P 500 naik 19,09 poin, atau 0,7%, berakhir pada 2.907,41.

Indeks Komposit Nasdaq menambahkan 36,80 poin, atau 0,5%, menjadi berakhir pada 7.984,16.

Level USD/JPY

Valeria Bednarik, Kepala Analis FXStreet, menjelaskan bahwa dari sudut pandang teknis, risikonya condong ke atas menurut grafik harian untuk pasangan USD/JPY.

"Keuntungan tambahan belum jelas, karena meskipun menetap di atas semua MA, terus kekurangan kekuatan terarah, dan terbatas pada kisaran ketat. Indikator teknis dalam grafik yang disebutkan bertahan pada kenaikan harian, hampir tidak kehilangan kekuatan ke atas dekat level overbought, bullish lebih jelas dalam grafik 4 jam, mengingat bahwa indikator teknis berkonsolidasi dekat tertinggi harian, dengan RSI saat ini di wilayah overbought, sementara harga menetap jauh di atas semua MA, dan dengan SMA 20 yang mempercepat utara di atas SMA yang lebih besar."

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

Dolar Sedikit Lebih Rendah Ditengah Pesan yang Beragam pada Perdagangan
Thursday, 5 December 2019 15:21 WIB

Dolar sedikit lebih rendah terhadap sekumpulan rivalnya pada Kamis seiring pesan yang beragam terkait perdagangan dari Presiden AS Donald Trump membuat harapan bahwa Cina dan AS akan segera mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang perdagangan yang berlarut-larut. Trump mengatakan pada hari Rabu...

AUD/JPY Turun Ke 74,35 Setelah Rilis Data Aussie
Thursday, 5 December 2019 08:45 WIB

AUD/JPY merosot ke 74,36 di tengah sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini bereaksi terhadap angka Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan yang suram dari Australia. Neraca Perdagangan Australia pada bulan Oktober turun di bawah perkiraan 6,100 juta ke 4,502 juta sementara Penjualan Ritel meleset da...

Yen Memperpanjang Gain seiring China Mengancam Akan Membalas RUU DPR AS
Wednesday, 4 December 2019 15:18 WIB

Yen menguat dan Indeks Spot Dollar Bloomberg mengakhiri penurunan tiga hari karena kekhawatiran perdagangan melihat tawaran aset havens dan mata uang beta tinggi di bawah tekanan moderat. Greenback menguat versus sebagian besar dari rekan-rekan Kelompok 10, kecuali yen dan franc Swiss. USD / JPY t...

Indeks Dolar AS Mendapatkan Dorongan Di Sekitar 97,60 Menjelang Rilis Data Ekonomi
Wednesday, 4 December 2019 13:46 WIB

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur Greenback vs sekelompok rival utamanya, diperdagangkan dengan kenaikan marginal di dekat wilayah 97,80. Pergerakan bearish dalam indeks bertemu rintangan yang layak di wilayah 97,60 pada hari Selasa, di mana duduk SMA 200-hari yang kritis. Koreksi nyata lebih r...

AUD/JPY Turun Ke 74,30 Karena PDB Q3 Australia Tergelincir Di Bawah Perkiraan Pada QoQ
Wednesday, 4 December 2019 08:13 WIB

AUD/JPY turun ke 74,30 pada sesi Asia hari Rabu karena PDB Q3 Australia meleset di bawah perkiraan konsensus. Produk Domestik Bruto (PDB) Australia kuartal ketiga (Q3) merosot ke 0,4% pada QoQ versus ekspektasi 0,5%. Meskipun, angka tahunan sesuai dengan ekspektasi optimis pertumbuhan 1,7% terhadap...

ANOTHER NEWS
Harga Minyak Berayun Setelah OPEC+ Gagal Menurunkan Target Output Baru
Friday, 6 December 2019 07:57 WIB Minyak berada di dekat level $ 58 per barel karena koalisi OPEC+ gagal untuk menjabarkan rincian perjanjian untuk menyesuaikan target produksi resminya bahkan setelah enam jam perundingan di Wina. Kontrak berjangka sedikit berubah di New York...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.