Dolar Didorong Naik oleh Data AS yang Kuat, Mata Uang Komoditas Melemah
Friday, 12 April 2019 08:42 WIB | CURRENCIES |DolarDolar AS

Dolar menguat pada hari Jumat setelah data tenaga kerja dan inflasi AS yang kuat menenangkan kekhawatiran tentang ekonomi terbesar di dunia, sementara penurunan harga minyak membebani mata uang yang terkait komoditas seperti dolar Kanada dan Australia.

Indeks dolar terhadap sekelompok enam mata uang utama stabil di 97,166 setelah naik 0,25 persen pada hari sebelumnya.

Indeks menuju kerugian mingguan 0,25 persen, setelah tersandung pada awal minggu karena imbal hasil Treasury jatuh setelah laporan tenaga kerja non-farm AS Maret lalu.

Dolar sedikit berubah pada 111,72 yen setelah naik 0,6 persen semalam karena data AS yang kuat dan kenaikan selanjutnya dalam imbal hasil keuangan AS.

Pound stabil di $ 1,3053 setelah merosot 0,25 persen pada hari sebelumnya terhadap dolar yang menguat secara luas.

Dolar Australia turun 0,1 persen menjadi $ 0,7117 untuk memperpanjang kerugian dari hari sebelumnya, ketika jatuh sebanyak 0,7 persen.

Euro menguat 0,1 persen menjadi $ 1,1262 setelah kehilangan 0,2 persen pada hari Kamis. Mata uang tunggal telah meningkat sekitar 0,4 persen minggu ini.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar dan yen mendapat dukungan seiring kehati-hatian terkait sinyal perdagangan
Wednesday, 20 November 2019 08:36 WIB

Dolar dan yen safe haven mendapat dukungan pada hari Rabu seiring kurangnya kejelasan pembicaraan perdagangan AS-China membuat investor berhati-hati menjelang rilis risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS. Pergerakan yang sedikit karena pedagang lesu mengkaji pesan yang beragam...

Sterling Pertahankan Gain seiring Pedagang Tetap Berharap untuk Kemenangan Tory
Tuesday, 19 November 2019 23:29 WIB

Sterling diperdagangkan datar pada hari Selasa setelah jajak pendapat baru yang memperkuat harapan Partai Konservatif akan memenangkan mayoritas parlemen dalam pemilihan Inggris bulan depan. Perdana Menteri Boris Johnson Tories telah melonjak untuk memimpin 18 poin atas oposisi Partai Buruh, menuru...

Kekhawatiran kesepakatan dagang mereda, Dolar stabil pasca penurunan 3 harinya
Tuesday, 19 November 2019 16:04 WIB

Dolar stabil terhadap mayoritas mata uang lainnya pada Selasa setelah mengalami penurunan beruntun selama tiga hari karena investor menunggu rilis risalah pertemuan bank sentral AS pada akhir Oktober ketika para pembuat kebijakan telah memangkas suku bunga. Terhadap sekumpulan mata uang saingannya,...

Dolar tahan kerugian seiring harapan untuk kesepakatan perdagangan memudar
Tuesday, 19 November 2019 08:08 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap mata uang utama pada Selasa seiring surutnya harapan untuk kesepakatan perdagangan awal antara Amerika Serikat dan Cina mengurangi permintaan untuk greenback. Ada harapan yang tinggi bahwa Amerika Serikat dan China akan menandatangani apa yang disebut sebagai kesepak...

Dolar AS Turun Terkait Ketidakpastian Kesepakatan Perdagangan
Monday, 18 November 2019 23:27 WIB

Dolar AS melemah pada hari Senin setelah CNBC melaporkan bahwa pejabat Tiongkok pesimistis bahwa kesepakatan perdagangan akan ditandatangani. Laporan itu, yang mengutip sumber-sumber pemerintah, mengatakan pandangan suram itu disebabkan keengganan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan tarif. Ch...

ANOTHER NEWS
Parlemen India Membahas Bahaya Udara Beracun
Wednesday, 20 November 2019 10:48 WIB Parlemen India pada hari Selasa memperdebatkan udara beracun yang mengancam kehidupan 48 juta orang di wilayah ibu kota, dengan para pemimpin oposisi menuntut pembentukan panel parlemen untuk memperbaiki situasi pada basis jangka panjang. Dalam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.