Risalah The Fed Hambat Dolar, Pound Stabil Setelah Brexit Diperpanjang
Thursday, 11 April 2019 13:02 WIB | CURRENCIES |DolarDolar ASpoundPoundsterling

Dolar melayang di dekat posisi terendah dua minggu pada hari Kamis karena risalah Federal Reserve memperkuat kebijakan dovish baru-baru ini, sementara pound tetap stabil setelah para pemimpin Eropa memperpanjang batas waktu bagi Inggris untuk meninggalkan blok UE.

Pasar mata uang juga sedang menunggu data ekonomi utama dari ekonomi terbesar kedua di dunia dengan angka-angka perdagangan China di bulan Maret akan dirilis pada hari Jumat dan produk domestik bruto kuartal pertama akan jatuh tempo minggu depan.

Dolar AS tidak mendapatkan momentum, dengan indeks terhadap enam mata uang lainnya melayang di dekat level terendah dua minggu, karena risalah dari pertemuan terakhir The Fed menguatkan sikap kebijakan dovish baru-baru ini dengan tidak ada perubahan pada tingkat suku bunga yang diharapkan tahun ini.

Indeks dolar terakhir berada di 96,93, datar pada hari ini setelah turun ke level terendah dua minggu di 96,823 pada hari Rabu.

Pound Inggris sedikit berubah pada $ 1,3097, bertahan dalam pola holding segitiga antara $ 1,2945 dan $ 1,3380 selama sekitar sebulan terakhir.(mrv)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar stabil pasca turun dari tertinggi 2 tahun, tertekan rendahnya imbal hasil AS
Friday, 24 May 2019 09:12 WIB

Dolar bertahan stabil pada Jumat ini, setelah turun dari level tertinggi dua tahun pada imbal hasil AS yang lebih rendah di sesi sebelumnya ditengah kekhawatiran bahwa perang perdagangan dengan China akan merugikan ekonomi AS lebih dari yang diperkirakan sebelumnya. Greenback tidak tertolong oleh m...

Dolar AS Bertahan di level Tertinggi terhadap Data Tenaga Kerja Yang Kuat, Risalah The Fed
Thursday, 23 May 2019 23:29 WIB

Dolar AS mendekati level tertinggi 1 bulan pada Kamis seiring penurunan tak terduga dalam jumlah orang yang mengajukan untuk bantuan pengangguran pekan lalu membantu mempertahankan momentum. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, naik 0,1% menjad...

May Dipaksa Keluar, Pound Melemah
Thursday, 23 May 2019 15:22 WIB

Dolar menguat di seluruh perdagangan awal di Eropa Rabu, karena keluarnya Perdana Menteri Inggris Theresa May yang diperkirakan segera terjadi karena ketidakjelasan Brexit menekan pound dan membuat kemunduran yang buruk untuk pemilihan parlemen Eropa yang dimulai hari ini. Pada pukul 03:00 pagi ET ...

Indeks Dolar AS Naik Ke Tertinggi Mingguan Di Dekat 98,20
Thursday, 23 May 2019 12:59 WIB

Greenback, dalam hal Indeks Dolar AS (DXY), memperpanjang pergerakan ke atas di atas penghalang 98,00, meraih pada saat yang sama tertinggi baru mingguan. Indeks Dolar AS fokus pada pembicara Fed, data Indeks memposting kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis, selalu di belakang ...

Yen menguat pada sentimen perdagangan, kekhawatiran Brexit mengguncang kepercayaan investor
Thursday, 23 May 2019 08:31 WIB

  Yen menguat terhadap mata uang rekanan pada Kamis ini karena berlanjutnya sentimen perdagangan AS-China serta kekhawatiran Brexit yang mendorong aksi risk aversion, sehingga mengangkat mata uang safe-haven Jepang. Yen menguat 0,1% pada 110,240 terhadap dolar, setelah turun dari level terend...

ANOTHER NEWS
Saham Asia berada di terendah 4 bulan terkait perang dagang
Friday, 24 May 2019 09:41 WIB Saham Asia tertatih-tatih mendekati posisi terendah empat bulan pada Jumat dan minyak mentah jatuh di tengah kekhawatiran gejolak perdagangan AS-China berkembang menjadi sengketa strategis yang lebih mengakar antara dua ekonomi terbesar dunia,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.