USD/JPY: Risk-off Bertahan Tetapi Bulls Pertahankan 111
Wednesday, 10 April 2019 07:55 WIB | CURRENCIES |Dolar YenDolar ASUSD/JPY,

Semalam, suasana risiko suram mendorong yen (berkinerja terbaik pada hari itu) dan aset safe haven dengan USD/JPY jatuh dari 111,40 ke 110,98. Sementara saham China berkinerja baik kemarin, sentimen berbalik di perdagangan Eropa karena kekhawatiran atas pertumbuhan kembali ke permukaan.

IMF memangkas perkiraan untuk pertumbuhan global 2019 dari 3,5% menjadi 3,3%, yang akan menjadi tingkat pertumbuhan terendah sejak 2009 karena kecemasan yang terus-menerus di sekitar kondisi permainan dalam perkembangan Brexit dan perang perdagangan. Meskipun telah ada beberapa kemajuan positif, paling tidak, antara Beijing dan AS, perhatian beralih ke ketegangan UE/AS.

AS menyulap rencana pembalasan untuk mengenakan tarif pada impor Eropa. Pres AS. Trump berikcau di twitter bahwa UE œtelah mengambil keuntungan dari AS dalam perdagangan selama bertahun-tahun. Ini akan segera berhenti!" Uni Eropa mengatakan sedang mempersiapkan tarif pembalasan sendiri terhadap AS atas subsidi kepada Boeing. Selanjutnya, saham AS berada di bawah tekanan, meluncur dari level teknis overbought. Imbal hasil Perbendaharaan AS juga turun, dengan imbal hasil sepuluh tahun turun dari 2,52% menjadi 2,48% dan hasil 2 tahun dari 2,36% menjadi 2,33% - (Peluang penurunan suku bunga Fed pada bulan Desember, tersirat oleh dana berjangka Fed, naik dari 60 % hingga 70%). Adapun data, "lowongan pekerjaan AS turun lumayan 538 ribu pada Februari menjadi 7,087 juta, penurunan terbesar mereka sejak 2015.

Sumber : FXstreet

RELATED NEWS

Sterling jatuh ke posisi terendah tahun 2020 seiring penyebaran coronavirus
Friday, 28 February 2020 23:41 WIB

Pound turun tajam pada hari Jumat, kehilangan hampir 1% terhadap euro dan dolar seiring kekhawatiran tentang coronavirus yang menyebar cepat membuat investor keluar dari mata uang yang dianggap lebih berisiko. Investor beralih untuk safe-haven yen Jepang, franc Swiss dan dolar AS, sterling jatuh ke...

Yen melonjak karena investor beralih ke aset investasi aman
Friday, 28 February 2020 12:30 WIB

Yen Jepang kembali menjadi mercusuar aset investasi aman pada Jumat ini, menyentuh level tertinggi satu bulan terhadap dolar karena kekhawatiran yang semakin menjadi terkait virus corona yang membuat pasar finansial global bergejolak. Saham dalam terjun bebas dan Treasury AS telah mendorong imbal h...

Dolar turun terkait virus corona, spekulasi pemangkasan suku bunga meningkat
Friday, 28 February 2020 08:30 WIB

Dolar menahan penurunan pada Jumat setelah hari terburuknya terhadap euro dalam hampir dua tahun, karena penyebaran global dari virus corona memicu harapan untuk penurunan suku bunga AS dan mendorong perburuan imbal hasil. Pada hari Jumat, dolar stabil di $ 1,1001 per euro, tepat di atas terendah t...

Dolar Kehilangan Kilauannya seiring Ekspektasi Pemotongan Suku Bunga Naik
Thursday, 27 February 2020 23:29 WIB

Dolar jatuh pada hari Kamis karena imbal hasil Treasury terus bergerak ke posisi terendah baru dan para investor bertaruh bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga untuk mengimbangi dampak penyebaran virus corona, mengangkat euro ke level tertinggi dalam lebih dari tiga minggu. Pasar keuangan...

Euro, Pound Menguat Jelang Pembicaraan Perdagangan; Dolar AS Turun Terkait Kekhawatiran Virus
Thursday, 27 February 2020 16:01 WIB

Euro dan pound keduanya diperdagangkan lebih tinggi pada hari Kamis di Asia menjelang pembicaraan perdagangan UK dan Uni Eropa yang ditetapkan pada 2 Maret mendatang. Pasangan EUR / USD dan pasangan GBP / USD naik masing-masing 0,3% dan 0,2% pada pukul 1:45 ET (05:45 GMT). Terlepas dari keuntungan...

ANOTHER NEWS
Bursa Hong Kong, Shanghai Berakhir Dengan Kerugian Besar (Review)
Saturday, 29 February 2020 04:19 WIB Bursa Hong Kong dan Shanghai kembali tertekan pada hari Jumat, sejalan dengan aksi jual global yang telah menghapuskan triliunan dari valuasi pasar karena investor khawatir atas dampak ekonomi dari virus corona. Indeks Hang Seng turun 2,42 persen,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.