Dolar AS Naik, Seiring Penurunan Sterling, Lira Turki
Tuesday, 2 April 2019 23:11 WIB | CURRENCIES | Indeks Dolar YenUSD/JPY,

Greenback lebih tinggi pada hari Selasa, meskipun ada penurunan belanja barang tahan lama, sementara sterling dan lira Turki jatuh ditengah ketidakpastian politik.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekumpulan enam mata uang utama, naik 0,3% menjadi 97,045 pada pukul 11:11 siang waktu timur AS (15:11 GMT).

Dolar jatuh terhadap safe-haven yen, dengan USD / JPY tergelincir 0,1% menjadi 111,28.

Sementara di tempat lain, lira Turki berada di bawah tekanan ketika Washington mengumumkan menghentikan pengiriman jet tempur F-35 ke Turki. Lira telah bergejolak setelah pemilihan lokal pada hari Minggu, dengan Partai AK yang berkuasa Presiden Recep Tayyip Erdogan kehilangan kendali atas Istanbul dan Ankara. USD / TRY melonjak 2,8% menjadi 5,6380.

Sterling merosot ketika ketidakpastian Brexit berlanjut. Para menteri pemerintah Perdana Menteri Theresa May berlomba untuk mencari tahu langkah-langkah selanjutnya seiring Parlemen Inggris telah menolak Perjanjian Penarikan Uni Eropa untuk kali ketiga dan telah gagal mencapai konsensus mengenai salah satu alternatif dari kesepakatan May. GBP / USD turun 0,5% menjadi 1,3032.

Di tempat lain, USD / CAD naik 0,4% menjadi 1,3362 dan EUR / USD tergelincir 0,2% menjadi 1,1191.(yds)

Sumber: Investing.com

RELATED NEWS

Dolar AS Datar Karena Meningkatnya Ketegangan Dengan China Atas Hong Kong
Wednesday, 20 November 2019 23:29 WIB

Dolar AS datar pada hari Rabu menjelang rilis yang diharapkan dari risalah pertemuan Federal Reserve dan karena meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing. China tersinggung oleh Senat AS yang mengeluarkan undang-undang yang mendukung pemrotes Hong Kong dan akan melarang ekspor barang-ba...

EUR/USD Turun Ke Terendah Dekat 1,1060, Fokus Bergeser Ke FOMC
Wednesday, 20 November 2019 16:04 WIB

Mata uang tunggal sekarang berada di bawah pembaruan tekanan sisi bawah dan menyeret EUR/USD ke terendah baru 2-hari di wilayah 1,1060. EUR/USD melemah karena kekhawatiran perdagangan, mengamati FOMC Pasangan ini menyela gerakan positif 4-hari berturut-turutnya pada hari Rabu dalam menanggapi kena...

Dolar dan yen mendapat dukungan seiring kehati-hatian terkait sinyal perdagangan
Wednesday, 20 November 2019 08:36 WIB

Dolar dan yen safe haven mendapat dukungan pada hari Rabu seiring kurangnya kejelasan pembicaraan perdagangan AS-China membuat investor berhati-hati menjelang rilis risalah dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS. Pergerakan yang sedikit karena pedagang lesu mengkaji pesan yang beragam...

Sterling Pertahankan Gain seiring Pedagang Tetap Berharap untuk Kemenangan Tory
Tuesday, 19 November 2019 23:29 WIB

Sterling diperdagangkan datar pada hari Selasa setelah jajak pendapat baru yang memperkuat harapan Partai Konservatif akan memenangkan mayoritas parlemen dalam pemilihan Inggris bulan depan. Perdana Menteri Boris Johnson Tories telah melonjak untuk memimpin 18 poin atas oposisi Partai Buruh, menuru...

Kekhawatiran kesepakatan dagang mereda, Dolar stabil pasca penurunan 3 harinya
Tuesday, 19 November 2019 16:04 WIB

Dolar stabil terhadap mayoritas mata uang lainnya pada Selasa setelah mengalami penurunan beruntun selama tiga hari karena investor menunggu rilis risalah pertemuan bank sentral AS pada akhir Oktober ketika para pembuat kebijakan telah memangkas suku bunga. Terhadap sekumpulan mata uang saingannya,...

ANOTHER NEWS
Senat AS Sahkan RUU untuk Dukung HAM di Hong Kong
Wednesday, 20 November 2019 23:58 WIB Senat Amerika dengan mudah menyetujui rancangan undang-undang (RUU) mendukung hak asasi di Hong Kong, kota semi-otonomi China, yang beberapa bulan ini dilanda kerusuhan, sering kali diiringi kekerasan. UU Hak Asasi dan Demokrasi Hong Kong itu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.