AUD/USD Tidak Menemukan Pembeli Meskipun Pada Data Perizinan Bangunan Aussie Melonjak
Tuesday, 2 April 2019 08:30 WIB | CURRENCIES |AUD/USD,

Data perumahan Aussie melonjak dirilis segera sebelum waktu penulisan gagal menempatkan tawaran beli di bawah dolar Aussie, membuat AUD/USD sebagian besar tidak berubah pada hari di level 0,7112.

Izin bangunan Australia melonjak 19,1 persen bulan ke bulan di bulan Februari, mengalahkan penurunan sekitar 1 persen dengan selisih besar. Izin telah naik 2,5 persen pada Januari.

Angka tahunan, berada pada -12,5 persen, menandai penurunan besar dari kenaikan bulan sebelumnya 28,6 persen dan kemungkinan telah meredupkan efek dari angka yang jauh lebih baik dari perkiraan dalam jumlah bulan-ke-bulan.

Selanjutnya, angka bulan ke bulan tersebut mungkin tidak mengurangi kekhawatiran perlambatan pasar perumahan, karena data yang dirilis minggu lalu menunjukkan pertumbuhan kredit perumahan mencapai rekor terendah pada bulan Februari. Penurunan pertumbuhan kredit sering diikuti oleh penurunan harga rumah yang lebih dalam.

Akibatnya, reaksi AUD yang tidak bersemangat terhadap penurunan besar dalam perizinan bangunan tidak mengejutkan. Pada saat penulisan, pasangan mata uang terperangkap di antara MA 50-hari dan MA 10-hari, masing-masing pada 0,7118 dan 0,7103.

Kisaran ini bisa ditembus ke downside jika Reserve Bank of Australia (RBA) terdengar dovish hari ini, memperkuat ekspektasi dua penurunan suku bunga tahun ini. Bank sentral secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hari ini. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

USD/JPY Berjuang di Sekitar 112,00 Di Tengah Risiko Baru dan Data Jepang
Friday, 21 February 2020 08:10 WIB

USD/JPY berfluktuasi di sekitar 112,00 di tengah awal pembukaan Tokyo pada hari Jumat. Pasangan yen baru-baru ini melonjak ke level tertinggi sejak April 2019 menyusul reli dolar AS yang luas dan kelemahan fundamental Jepang. Yen Jepang sekarang di bawah tekanan menyusul fundamental yang suram di d...

GBP/USD Bertahan Stabil Di Atas 1,2900 Pasca Penjualan Ritel Inggris
Thursday, 20 February 2020 17:15 WIB

Pasangan GBP/USD bergerak lebih tinggi ke puncak baru sesi, di sekitar 1,2920-25 pasca data makro Inggris, meskipun tidak memiliki tindak lanjut yang kuat. Menurut data yang dirilis Kamis ini, penjualan ritel bulanan Inggris mencatat pertumbuhan 0,9% pada bulan Januari dibandingkan dengan perkiraan...

Yen Mendekati Level Terendah 9-Bulan, Euro tetap Bertahan
Thursday, 20 February 2020 15:50 WIB

Safe haven yen diperdagangkan mendekati posisi terendah sembilan bulan terhadap dolar pada hari Kamis karena selera risiko didukung oleh ekspektasi bahwa China akan melanjutkan langkah-langkah untuk mengimbangi dampak ekonomi dari wabah virus corona. Dolar diperdagangkan pada 111,69 terhadap mata u...

AUD/USD Jatuh Setelah Tingkat Pengangguran Australia Lebih Tinggi Dari Yang Diharapkan
Thursday, 20 February 2020 08:08 WIB

AUD/USD turun ke 0,6678 setelah mencapai level terendah harian di 0,6668 karena data ketenagakerjaan Australia mengecewakan pedagang Aussie pada Kamis pagi. Data tenaga kerja Australia bulan Januari menunjukkan angka utama perubahan tenaga kerja naik jauh melampaui 10 ribu menjadi 13,5 sedangkan ti...

GBP/USD Melonjak Kembali Di Atas 1,30, Rekor Baru Sesi Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 February 2020 17:03 WIB

Pasangan GBP/USD membalikkan penurunan awal sesi Eropa ke wilayah 1,2975 dan tampaknya kembali menuju rekor atas kisaran perdagangan harian pasca data makro Inggris. Menyusul pergerakan dua arah sesi sebelumnya dan aksi harga terikat-dalam-kisaran sepanjang sesi Asia pada hari Rabu, pasangan ini me...

ANOTHER NEWS
Emas Naik, Bersiap Untuk Minggu Terbaik dalam Lebih dari 1-Bulan Terkait Virus Korona
Friday, 21 February 2020 13:43 WIB Harga emas menyentuh level tertingginya dalam tujuh tahun pada hari Jumat dan bersiap untuk mencatatkan minggu terbaiknya dalam satu setengah bulan, karena permintaan untuk aset safe-heaven didorong oleh lonjakan kasus virus Korona baru di Korea...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.