Pound Inggris Menguat Setelah Parlemen Mengambil Alih Proses Brexit
Tuesday, 26 March 2019 23:37 WIB | CURRENCIES |poundPoundsterling

Pound Inggris pada hari Selasa menguat terhadap rival utamanya saat Parlemen Inggris mengambil kendali atas proses Brexit pada Senin malam, memberikan tekanan baru kepada Perdana Menteri Theresa May yang diperangi.

Dalam hasil lain yang cukup dekat, 329 anggota Parlemen memilih mendukung apa yang disebut suara indikatif untuk mempersempit suara Brexit yang bisa mendapatkan dukungan mayoritas. Sejumlah opsi akan diambil untuk pemungutan suara pada hari Rabu. Alternatif-alternatif ini dapat mencakup referendum kedua, membatalkan Brexit sama sekali atau keluar tanpa kesepakatan dari Uni Eropa.

Kesepakatan May diperkirakan akan mencapai pemungutan suara ketiga minggu ini, setelah versi sebelumnya ditolak oleh anggota parlemen pada bulan Januari dan awal bulan ini. Pada hari Senin, perdana menteri mengakui bahwa dia belum memiliki cukup dukungan untuk membawanya ke pemungutan suara.

Pound Inggris menguat pada hari Selasa, diperdagangkan di level $ 1,3225, dibandingkan dengan $ 1,3196.

Indeks ICE A.S. Dollar rebound dari penurunan sebelumnya dan naik 0,1% ke level 96.672, meskipun indeks kepercayaan konsumen yang lebih lemah dari perkiraan untuk bulan Maret yang menggarisbawahi kekhawatiran tentang ekonomi. Indeks jatuh ke angka 124,1 pada bulan Maret, dibandingkan dengan 133 yang diharapkan. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Dolar menahan penurunan pasca-Fed, sterling naik terkait harapan kesepakatan Brexit
Friday, 20 September 2019 08:24 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Jumat, karena bank sentral di Swiss dan Inggris menahan diri untuk tidak mengikuti Federal Reserve dalam memangkas suku bunga, sementara selera risiko berkurang karena kehati-hatian terhadap pembicaraan perdagangan AS-China. S...

Pasca BOJ Menahan Suku Bunganya, Yen Naik terhadap Dolar
Thursday, 19 September 2019 15:17 WIB

Yen naik dari level terendah tujuh minggu terhadap dolar AS pada hari Kamis setelah Bank of Japan mempertahankan kebijakan moneternya, setelah keputusan semalam Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga. Dolar turun 0,44% menjadi 107,95 yen pada pukul 02:32 pagi waktu timur AS (6:32 GMT) setelah ...

Dolar rally di tengah kehati-hatian terhadap prospek penurunan suku bunga Fed
Thursday, 19 September 2019 08:22 WIB

Dolar menguat pada hari Kamis setelah Federal Reserve AS memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, seperti yang diharapkan, tetapi ketuanya mengisyaratkan batasan yang lebih tinggi untuk penurunan suku bunga di masa depan. Greenback menyentuh level tertinggi tujuh minggu di 108,47 terhadap yen Je...

Sterling sedikit melemah dari tertinggi 6-minggu, BoE dalam fokus
Wednesday, 18 September 2019 15:51 WIB

Sterling sedikit melemah pada hari Rabu pasca naik ke tertingginya enam minggu di tengah harapan untuk kesepakatan akhir Brexit, sementara investor mengalihkan perhatian mereka pada pertemuan Bank of England pada hari Kamis. Pound turun 0,2% dalam perdagangan awal Eropa menjadi $ 1,2476, tetapi men...

Dolar menahan kenaikan seiring goncangan terhadap minyak mereda, fokus tertuju Fed
Wednesday, 18 September 2019 08:16 WIB

Dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi tujuh minggu terhadap yen karena pasar minyak pulih dari guncangan terhadap penurunan pasokan, tetapi fokus utama tertuju pertemuan Federal Reserve AS nanti pada hari Rabu yang secara luas diperkirakan akan memberikan penurunan suku bunga. Mata uang ut...

ANOTHER NEWS
Menlu AS: Ada Informasi Penting untuk Trump Setelah Pembicaraan di Timteng
Friday, 20 September 2019 10:16 WIB Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo, Kamis (19/9) mengatakan ia memiliki œinformasi penting untuk Presiden Donald Trump mengenai acara menanggapi serangan baru-baru ini terhadap fasilitas-fasilitas minyak Arab Saudi, setelah ia bertemu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.