AUD/USD Berjuang Dekat Mingguan Terendah, Tepat Di Bawah 0,7100
Friday, 1 March 2019 14:32 WIB | CURRENCIES |DolarAussieAUD/USD,

Pasangan AUD/USD sekarang tampaknya telah memasuki fase konsolidasi bearish dan terlihat berkonsolidasi dalam band perdagangan kisaran sempit perdagangan mingguannya.

Setelah menghadapi penolakan dekat level 0,7200 awal pekan ini, pasangan ini berada di bawah tekanan jual tambahan pada hari Kamis setelah ekonomi AS lebih kuat dari yang diharapkan, terutama angka pertumbuhan PDB yang lebih kuat.

Estimasi PDB meningkat menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS berada pada kecepatan tahunan 2,6% pada kuartal terakhir 2018 dan IMP Chicago naik ke 64,7 pada Februari dibandingkan dengan 56,7 pada bulan sebelumnya.

Data ekonomi AS yang optimis memicu kenaikan baru dalam imbal hasil obligasi Treasury AS, yang memberikan dorongan kenaikan terhadap Dolar AS dan akhirnya memberikan beberapa tekanan tambahan kepada pasangan ini.

Dolar Australia proxy-China defensif dan gagal untuk mendapatkan kelonggaran dari rilis IMP manufaktur China Caixin yang lebih baik dari perkiraan, yang melonjak ke 49,9 di Februari dari 48,3 di Januari.

Ke depan, para pelaku pasar sekarang menantikan kalender ekonomi AS, menyoroti IMP manufaktur ISM dan revisi indeks Sentimen Konsumen UoM, untuk beberapa dorongan baru pada hari perdagangan terakhir pekan ini. (Tgh)

Sumber : FxStreet

RELATED NEWS

Sterling Pertahankan Gain seiring Pedagang Tetap Berharap untuk Kemenangan Tory
Tuesday, 19 November 2019 23:29 WIB

Sterling diperdagangkan datar pada hari Selasa setelah jajak pendapat baru yang memperkuat harapan Partai Konservatif akan memenangkan mayoritas parlemen dalam pemilihan Inggris bulan depan. Perdana Menteri Boris Johnson Tories telah melonjak untuk memimpin 18 poin atas oposisi Partai Buruh, menuru...

Kekhawatiran kesepakatan dagang mereda, Dolar stabil pasca penurunan 3 harinya
Tuesday, 19 November 2019 16:04 WIB

Dolar stabil terhadap mayoritas mata uang lainnya pada Selasa setelah mengalami penurunan beruntun selama tiga hari karena investor menunggu rilis risalah pertemuan bank sentral AS pada akhir Oktober ketika para pembuat kebijakan telah memangkas suku bunga. Terhadap sekumpulan mata uang saingannya,...

Dolar tahan kerugian seiring harapan untuk kesepakatan perdagangan memudar
Tuesday, 19 November 2019 08:08 WIB

Dolar menahan kerugian terhadap mata uang utama pada Selasa seiring surutnya harapan untuk kesepakatan perdagangan awal antara Amerika Serikat dan Cina mengurangi permintaan untuk greenback. Ada harapan yang tinggi bahwa Amerika Serikat dan China akan menandatangani apa yang disebut sebagai kesepak...

Dolar AS Turun Terkait Ketidakpastian Kesepakatan Perdagangan
Monday, 18 November 2019 23:27 WIB

Dolar AS melemah pada hari Senin setelah CNBC melaporkan bahwa pejabat Tiongkok pesimistis bahwa kesepakatan perdagangan akan ditandatangani. Laporan itu, yang mengutip sumber-sumber pemerintah, mengatakan pandangan suram itu disebabkan keengganan Presiden AS Donald Trump untuk menurunkan tarif. Ch...

Dolar Menyentuh 1-Pekan Terendah Menunggu Perkembangan Perdagangan
Monday, 18 November 2019 15:39 WIB

Dolar merosot ke posisi terendah satu minggu terhadap sekumpulan mata uang pada Senin ini, karena para pedagang menunggu indikasi baru mengenai apakah AS dan China bergerak lebih dekat ke kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang mereka yang telah mengguncang pasar keuangan dan bertindak sebagai ha...

ANOTHER NEWS
Saham Asia turun seiring Trump mengancam menaikan tarif kepada China
Wednesday, 20 November 2019 07:47 WIB Saham Asia diperdagangkan lebih rendah pada Rabu pagi seiring Presiden AS Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif barang-barang China jika kedua kekuatan ekonomi itu tidak mencapai kesepakatan. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang sedikit lebih...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.