Dolar AS pertahankan gain, euro berjuang dengan data yang lemah
Thursday, 14 February 2019 08:17 WIB | CURRENCIES |DOLLAR EuroDolar AS

Dolar bertahan di dekat level tertinggi 3 bulan terhadap euro pada hari Kamis, diuntungkan dari kekuatan yang berkelanjutan dalam inflasi inti AS dan data yang lemah dari Eropa.

Meskipun pertumbuhan inflasi AS mencatatkan laju terlemahnya dalam 1-1 / 2-tahun pada Januari, para pedagang fokus pada indeks harga inti, yang naik untuk bulan ketiga berturut-turut dan memberi dolar dorongan ke atas.

Greenback terpukul awal tahun ini dari pergeseran ke sikap hati-hati oleh Federal Reserve. Data terbaru menunjukkan bank sentral perlu tetap waspada pada tekanan harga bahkan ketika menyesuaikan kebijakan imperatif dalam menghadapi risiko tinggi terhadap pertumbuhan.

Indeks dolar, yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama, sedikit lebih tinggi di level 97,20, setelah naik 0,5 persen di sesi sebelumnya. Indeks telah rally 1,7 persen sejauh bulan ini, setelah dua bulan berturut-turut mengalami penurunan.

Di tempat lain, yen stabil di level 110,95. Dolar telah menguat terhadap saingan Jepangnya dalam beberapa pekan terakhir, gain 1,9 persen sejauh ini di Februari.

Dolar Aussie, yang sering dianggap sebagai barometer untuk selera risiko global, datar di $ 0,7087, setelah naik sekitar 0,5 persen pada sesi sebelumnya menyusul optimisme pada pembicaraan perdagangan Sino-AS. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Kembali Tertahan oleh Imbal Hasil AS yang Lebih Rendah, Rebound pada Pound
Thursday, 18 July 2019 08:02 WIB

Dolar kembali mengalami kerugian ringan pada hari Kamis, terbebani oleh imbal hasil AS yang lebih rendah dan rebound pada pound dari posisi terendah 27-bulan. Indeks dolar versus sekelompok enam mata uang utama bergerak mendatar di level 97,200 setelah turun 0,2% pada hari sebelumnya. Indeks telah...

Sterling Turun ke Level 2-Tahun Terendah Terkait Risiko Politik
Wednesday, 17 July 2019 15:15 WIB

Pound Inggris jatuh ke level terendah dalam lebih dari 2-tahun pada awal perdagangan di Eropa pada Rabu seiring kekhawatiran atas "Hard Brexit" dan pemilihan umum yang mungkin menuntut premi risiko yang lebih tinggi untuk semua aset sterling. The Times of London melaporkan bahwa Boris Johnson, favo...

Dolar Menguat Terkait Data AS Yang Optimis; Pound dan Euro Mengurangi Penurunan
Wednesday, 17 July 2019 08:33 WIB

Dolar menguat pada hari Rabu setelah data AS yang optimis memicu ekspektasi pelonggaran kebijakan yang agresif oleh Federal Reserve pada akhir bulan ini, sementara pound dan euro yang berjuang juga memberikan dorongan tambahan untuk greenback. Indeks dolar terhadap sekelompok enam mata uang utama s...

Euro melemah terhadap dolar meskipun Fed berencana menurunkan suku bunga
Tuesday, 16 July 2019 15:11 WIB

Euro jatuh pada Selasa ini karena investor menunggu pembacaan sentimen ekonomi Jerman, meskipun prospek pelonggaran bank sentral dimulai dengan Federal Reserve yang akhir bulan ini menjaga pergerakan mata uang terbatas. Mata uang tunggal berdiri di $ 1,1251 pada awal perdagangan London, turun sedik...

AUD/JPY Tidak Terpengaruh Oleh Risalah RBA, Tetap Pada Bid di Sekitar 76,00
Tuesday, 16 July 2019 09:10 WIB

Terlepas berita acara pertemuan kebijakan moneter terbaru Reserve Bank of Australia (RBA) yang menyoroti kesiapan bank sentral untuk bertindak "jika diperlukan", AUD/JPY tetap menguat di sekitar 76,00 pagi ini. Dalam berita acara rapat kebijakan moneter untuk keputusan 02 Juli, RBA gagal untuk mena...

ANOTHER NEWS
Dolar Kembali Tertahan oleh Imbal Hasil AS yang Lebih Rendah, Rebound pada Pound
Thursday, 18 July 2019 08:02 WIB Dolar kembali mengalami kerugian ringan pada hari Kamis, terbebani oleh imbal hasil AS yang lebih rendah dan rebound pada pound dari posisi terendah 27-bulan. Indeks dolar versus sekelompok enam mata uang utama bergerak mendatar di level 97,200...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.