GBP/USD Tembus 1,2900 Setelah Melesunya Data Inggris
Monday, 11 February 2019 18:00 WIB | CURRENCIES | Indeks DolarPoundsterlingGBP/USD

Bias penawaran jual kini intensif di sekitar Sterling dan memaksa GBP/USD untuk membalik kenaikan sebelumnya dan fokus kembali ke sisi bawah.

GBP/USD menantang SMA 100-hari

Pound Inggris berada di bawah tekanan jual ekstra menyusul hasil mengecewakan lainnya dari kalender ekonomi Inggris.

Bahkan, Produksi Industri kontraksi di 0,5% bulanan dan Produksi Manufaktur turun 0,7% antar bulan di Desember, semua di bawah ekspektasi.

Selain itu, angka-angka lanjutan menunjukkan Investasi Bisnis diperkirakan akan kontraksi 1,4% kuartalan pada kuartal keempat, sementara defisit perdagangan mencapai £12,1 miliar atau sedikit di bawah konsensus.

Pada rilis yang lebih relevan, angka PDB pendahuluan mencatat ekonomi diperkirakan ekspansi 0,2% kuartalan selama periode Oktober-Desember dan 1,3% dari tahun sebelumnya, semua meleset dari perkiraan.

Kembali ke skenario Brexit yang biasa, Menteri Brexit S.Barclay dan rekan UE-nya M.Barnier diperkirakan akan melanjutkan pembicaraan nanti di Strasbourg.

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS

Dolar AS merosot ke terendah tiga bulan terkait Dovish Fed
Thursday, 20 June 2019 23:20 WIB

Dolar AS jatuh ke level terendah tiga bulan pada hari Kamis setelah Federal Reserve mengindikasikan bahwa pihaknya siap untuk memangkas suku bunga tahun ini. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, turun 0,4% menjadi 96.180 pada 10:27 pagi waktu t...

GBP/USD Pertahankan Kenaikan, Nyaman Di Atas 1,2700 Pasca Data Inggris
Thursday, 20 June 2019 16:09 WIB

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada penawaran beli kuatnya di dekat rekor satu minggu dan tidak begitu reaksi terhadap data penjualan ritel terbaru Inggris. Pasangan ini rebound pada minggu ini dari sekitar level psikologis utama 1,2500, atau terendah multi-bulanan, dan terus mendapatkan traksi po...

Dolar Pada Posisi Bertahan Pasca Sinyal Dari The Fed untuk Memangkas Suku Bunga
Thursday, 20 June 2019 08:12 WIB

Dolar berada pada posisi defensif pada hari Kamis setelah Federal Reserve mengisyaratkan siap untuk menurunkan suku bunga untuk memerangi risiko global dan domestik yang tumbuh. The Fed pada hari Rabu mempertahankan suku bunga tidak berubah seperti yang diharapkan secara luas tetapi mengatakan kasu...

GBP/USD Pertahankan Kenaikannya Di Atas Pertengahan 1,25, Sedikit Bergerak Pasca IHK Inggris
Wednesday, 19 June 2019 16:14 WIB

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada yang agak positif sepanjang awal sesi Eropa pada hari Rabu dan mengalami reaksi yang agak diam terhadap data makro Inggris terbaru. Pasangan ini membangun rebound pada akhir sesi sebelumnya dari level psikologis utama 1,2500, atau terendah baru multi-bulanan, da...

Yen Raih Kenaikan Tipis Saat Fokus Bergeser ke Keputusan The Fed
Wednesday, 19 June 2019 14:24 WIB

Yen menguat terhadap semua rekan Grup-of-10 karena optimisme tentang pembicaraan perdagangan AS-China memberi jalan untuk berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve. USD / JPY turun 0,1% menjadi 108,35 untuk menuju penurunan hari ketiga. Indeks Bloomberg Dollar Spot sedikit berubah;...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong ditutup mencatatkan kenaikan keempat beruntun (Review)
Friday, 21 June 2019 03:20 WIB Saham-saham Hong Kong berakhir naik lebih dari satu persen pada Kamis ini untuk kenaikan keempat beruntun setelah Federal Reserve mengindikasikan akan memangkas suku bunga, dengan spekulasi akan melakukannya bulan depan. Indeks Hang Seng melonjak...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.