Dolar AS di dekat level enam minggu tertinggi
Monday, 11 February 2019 08:24 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar naik terhadap sebagian besar mata uang lainnya pada hari Senin, bertahan di dekat level tertinggi enam pekan seiring kekhawatiran baru tentang ketegangan perdagangan AS-Sino dan pertumbuhan global mendorong selera untuk aset safe-haven.

Para negosiator AS minggu ini akan mendesak Tiongkok pada tuntutan lama bahwa negara itu harus mereformasi cara memperlakukan kekayaan intelektual perusahaan AS untuk menutup kesepakatan perdagangan yang dapat mencegah kenaikan tarif pada impor Tiongkok.

Dolar naik 0,1 persen versus yen ke level 109,82. Namun, pedagang memperkirakan pergerakan dalam dolar / yen akan kecil pada hari Senin karena pasar Jepang tetap tutup untuk hari libur publik.

Indeks dolar, ukuran nilainya versus enam mata uang utama, sedikit lebih tinggi di 96,64, di jalur untuk kenaikan hari kedelapan berturut-turut.

Ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia telah menjadi pendorong utama sentimen investor global selama setahun terakhir. Kepercayaan pasar terpukul pekan lalu ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping sebelum batas waktu 1 Maret yang ditetapkan oleh kedua negara untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Trump telah berjanji untuk meningkatkan tarif impor Tiongkok senilai $ 200 miliar menjadi 25 persen dari 10 persen saat ini jika kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan pada 2 Maret.

Euro sedikit lebih rendah versus greenback ke level $ 1,1322 di perdagangan awal Asia sementara Aussie 0,15 persen lebih tinggi di level $ 0,7099, setelah minggu bencana di mana mata uang Negeri Kangguru itu kehilangan 2,2 persen.

Di tempat lain, sterling melemah 0,1 persen ke level $ 1,2935. Pedagang memperkirakan pound akan tetap stabil di tengah meningkatnya ketidakpastian politik atas proses Brexit. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

May Dipaksa Keluar, Pound Melemah
Thursday, 23 May 2019 15:22 WIB

Dolar menguat di seluruh perdagangan awal di Eropa Rabu, karena keluarnya Perdana Menteri Inggris Theresa May yang diperkirakan segera terjadi karena ketidakjelasan Brexit menekan pound dan membuat kemunduran yang buruk untuk pemilihan parlemen Eropa yang dimulai hari ini. Pada pukul 03:00 pagi ET ...

Indeks Dolar AS Naik Ke Tertinggi Mingguan Di Dekat 98,20
Thursday, 23 May 2019 12:59 WIB

Greenback, dalam hal Indeks Dolar AS (DXY), memperpanjang pergerakan ke atas di atas penghalang 98,00, meraih pada saat yang sama tertinggi baru mingguan. Indeks Dolar AS fokus pada pembicara Fed, data Indeks memposting kenaikan untuk sesi ketiga berturut-turut pada hari Kamis, selalu di belakang ...

Yen menguat pada sentimen perdagangan, kekhawatiran Brexit mengguncang kepercayaan investor
Thursday, 23 May 2019 08:31 WIB

  Yen menguat terhadap mata uang rekanan pada Kamis ini karena berlanjutnya sentimen perdagangan AS-China serta kekhawatiran Brexit yang mendorong aksi risk aversion, sehingga mengangkat mata uang safe-haven Jepang. Yen menguat 0,1% pada 110,240 terhadap dolar, setelah turun dari level terend...

Pound Memulihkan Kerugian setelah Sky News Melaporkan Pengunduran Diri PM May
Wednesday, 22 May 2019 23:21 WIB

Sterling memulihkan beberapa kerugian sebelumnya terhadap dolar dan euro pada hari Rabu setelah laporan Sky News bahwa Perdana Menteri Theresa May akan mengundurkan diri di kemudian hari. Mata uang yang sebelumnya telah jatuh sebanyak 0,6% ke level terendah empat bulan dari $ 1,2625 dan jatuh ke le...

Pound Sentuh Terendahnya 4-Bulan Seiring Meningkatnya Tekanan Terhadap May
Wednesday, 22 May 2019 15:16 WIB

Pound jatuh ke level terendahnya empat bulan terhadap dolar karena tekanan pada Theresa May untuk meninggalkan kesepakatan Brexit, dimana dirinya harus menghadapi oposisi besar dari anggota parlemen, dan mengundurkan diri sebagai perdana menteri Inggris. Sterling turun sebanyak 0,4% menjadi $ 1,266...

ANOTHER NEWS
Minyak Menuju Minggu Terburuk Dalam 6 Bulan Terkait Lonjakan Stok Minyak Mentah
Thursday, 23 May 2019 18:32 WIB Harga minyak turun pada hari Kamis, memperpanjang penurunan dari sesi sebelumnya di tengah melonjaknya persediaan minyak AS dan ketegangan perdagangan yang sedang berlangsung membebani prospek permintaan. Saham dunia membuatnya empat hari di zona...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.