Euro Sentuh Level Dua Minggu Terendah Baru
Thursday, 7 February 2019 16:08 WIB | CURRENCIES |DOLLAR Yen EuroDolar ASPoundsterling

Euro merosot ke level terendah baru dua minggu terhadap dolar pada awal perdagangan di Eropa hari Kamis seiring para pedagang bersiap untuk berita utama yang lebih suram tentang prospek ekonomi.

Data output industri Jerman menunjukkan penurunan 0,4% pada bulan Desember daripada kenaikan 0,7% yang diprediksi. Sementara Spanyol melaporkan output turun 6,2% secara tahunan pada bulan Desember, jauh lebih buruk dari perkiraan untuk penurunan 2,3%.

Hal itu kontras dengan yang digarisbawahi AS pada hari Rabu oleh komentar dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell, yang mengatakan ekonomi berada di 'tempat yang baik' dengan pertumbuhan yang solid dan pengangguran yang rendah.

Pada pukul 03:30 dini hari waktu Timur AS (08:30 GMT), mata uang tunggal berada di level $ 1,1350, turun 0,1% pada hari ini.

Fokus utama di Eropa Kamis adalah perkiraan ekonomi baru Komisi Uni Eropa, yang diperkirakan akan direvisi turun tajam, terutama untuk Italia.

Di tempat lain, pound Inggris turun ke bawah $ 1.2900 untuk pertama kalinya dalam lebih dari dua minggu pada meningkatnya risiko 'Brexit' tanpa kesepakatan '

Pasangan USD / JPY terus bermain mata ke level 110, tanpa secara nyata menembus ke atas. (Sdm)

Sumber: Investing

RELATED NEWS

Pound pangkas penurunan pada kemungkinan kenaikan suku bunga
Friday, 18 October 2019 15:12 WIB

Pound Inggris lebih rendah pada Jumat ini, tetapi penurunan terjadi pasca komentar mendukung suku bunga dari Deputi Gubernur Bank of England Dave Ramsden. Dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg yang dirilis Jumat, Ramsden mengatakan jika kesepakatan Brexit dari Perdana Menteri Boris Johnson disetuj...

Sterling tahan kenaikan di dekat tertinggi 5-bulan pada kesepakatan Brexit
Friday, 18 October 2019 07:48 WIB

Pound Inggris diperdagangkan mendekati level tertinggi lima bulan terhadap dolar dan euro setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan para pemimpin Uni Eropa menyetujui kesepakatan baru bagi Inggris untuk keluar dari blok tersebut. Keuntungan Sterling pada dolar membantu mendorong greenback k...

Pound Sedikit Naik Di Tengah Kesepakatan Brexit; Dolar AS Jatuh
Thursday, 17 October 2019 23:32 WIB

Dolar AS tetap melemah pada hari Kamis, sementara sterling mencoba mempertahankan kenaikan sebelumnya setelah laporan bahwa AS dan Uni Eropa telah mencapai kesepakatan Brexit. Presiden Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker dan Perdana Menteri Boris Johnson mengumumkan kesepakatan melalui Twitter, ya...

Pound Turun tipis seiring Pedagang Mencari petunjuk Selama Pembicaraan Brexit
Thursday, 17 October 2019 13:08 WIB

Pound Inggris melemah terhadap dolar AS pada hari Kamis di Asia seiring para pedagang mencari petunjuk atas negosiasi Brexit. Pasangan GBP/USD turun 0,1% menjadi 1,2822 pada pukul 12:25 a.m. waktu timur AS (04:25 GMT) setelah BBC mengutip sumber pemerintah dan mengatakan Inggris dan Uni Eropa tidak...

Dollar pertahankan kerugian; Nasib pound terikat pada KTT Uni Eropa
Thursday, 17 October 2019 08:36 WIB

Dolar mendapat dukungan pada hari Kamis setelah melemah seiring melesunya data ritel AS, sementara pound berada di tepi karena Inggris dan Uni Eropa bergegas untuk mengamankan kesepakatan akhir Brexit. Sterling berayun sekitar lima bulan tertinggi semalam, dihantam oleh serangkaian berita utama ten...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai berakhir dengan penurunan
Friday, 18 October 2019 15:22 WIB Saham Hong Kong dan Shanghai merosot pada Jumat ini setelah data menunjukkan bahwa ekonomi China tumbuh pada laju paling lambat selama hampir 30 tahun. Indeks Hang Seng turun 0,48 persen, atau 128,91 poin, menjadi 26.719,58. Indeks Shanghai...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.