Dolar AS turun ke level terendah 2 minggu vs yen pada perubahan dalam pandangan Fed
Thursday, 31 January 2019 23:33 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar jatuh terhadap sebagian besar mata uang utama pada hari Kamis, turun ke level terendah dua minggu versus yen, tertekan oleh prospek ekonomi AS dari Federal Reserve yang mengindikasikan bank sentral mendekati akhir dari siklus pengetatannya.

Sikap dovish The Fed dalam pernyataan kebijakan Rabu mengejutkan pasar meskipun telah memberitakan kesabaran dan fleksibilitas neraca untuk beberapa waktu. Analis mengatakan pernyataan itu terasa seperti The Fed melakukan pembalikkan dari sikap optimis sebelumnya.

Selama dua bulan terakhir, indeks dolar, yang melacak mata uang versus enam rival utama, telah jatuh sekitar 2,0 persen, di jalur untuk kinerja dua bulan terburuk dalam setahun.

Dalam perdagangan pertengahan pagi, dolar turun 0,3 persen terhadap yen ke level 108,75 setelah sebelumnya jatuh ke level terendah dua minggu di 108,51.

Greenback juga turun 0,2 persen terhadap franc Swiss, ke level 0,9921 franc, dan turun 0,1 persen terhadap euro, yang diperdagangkan di level $ 1,1487.

Indeks dolar, sementara itu, datar pada hari ini di level 95,337, pulih dari level terendah tiga minggu.

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Aussie dan Yuan turun dari tertinggi empat bulan, sterling naik
Monday, 16 December 2019 08:39 WIB

Dalam perdagangan Senin pagi yuan China dan dolar Australia melayang di bawah level tertinggi empat bulan yang di capai pekan lalu karena investor mengkaji kesepakatan perdagangan AS-China, sementara sterling tetap kuat pasca pemilihan umum Inggris. Yuan di luar negeri diperdagangkan pada 7,0026 yu...

Dolar Menyentuh Level Terendah Sejak Juli seiring Penurunan Aset Heaven, Pound Reli
Friday, 13 December 2019 15:59 WIB

Indeks Bloomberg Dollar Spot turun pada minggu kedua seiring kenaikan aset berisiko setelah AS-China menyepakati perjanjian perdagangan fase-satu dan Partai Konservatif AS memenangkan mayoritas besar suara dalam pemilihan Kamis. USD / JPY naik 0,3% menjadi 109,63 GBP / USD reli sebesar 2,7% menjad...

Pound Melonjak Ke Tertinggi 2 1/2-Tahun Di Dorong Hasil Jajak Pendapat Inggris
Friday, 13 December 2019 07:57 WIB

Pound melonjak ke level tertinggi sejak 2017 terhadap tanda-tanda Partai Konservatif Boris Johnson berada di jalur untuk mengamankan mayoritas yang kuat dalam pemilihan Inggris, meningkatkan harapan untuk mengakhiri kebuntuan Brexit. Lonjakan ini membawa sterling ke level tertinggi sejak Mei 2018 t...

Pound Menyentuh Level Tertingginya Saat Dimulainya Pemungutan Suara di Inggris
Thursday, 12 December 2019 17:39 WIB

Pound mencapai level tertingginya sejak Maret ketika pemilih Inggris menuju ke tempat pemungutan suara untuk memutuskan antara Konservatif dan berharap untuk memberikan Brexit pada bulan Januari dan Partai Buruh yang menjanjikan referendum kedua. Sterling naik untuk hari keempat sebelum stabil di d...

Dolar Melemah seiring Hasil Mengecewakan Fed, Jelang Pemilu Inggris
Thursday, 12 December 2019 08:47 WIB

Dolar mempertahankan kerugian tertajam dalam beberapa minggu pada hari Kamis, setelah prospek inflasi Federal Reserve AS menutup ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, mendorong imbal hasil Treasury lebih rendah. Investor juga tetap gelisah karena batas waktu hari Minggu untuk putaran be...

ANOTHER NEWS
Fase Pertama Kesepakatan Perdagangan AS-China Diumumkan
Monday, 16 December 2019 09:09 WIB Kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China akan memberi keuntungan para petani Amerika sehingga mereka "harus membeli traktor yang jauh lebih besar," kata Presiden Donald Trump. Kedua negara itu mengumumkan kesepakatan dagang baru itu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.