Dolar AS melemah jelang pertemuan Fed dan pembicaraan perdagangan AS-Sino
Monday, 28 January 2019 23:24 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar sedikit berubah terhadap sekeranjang mata uang utama hari Senin seiring para pedagang berhati-hati untuk mengambil posisi baru menjelang pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve dan pembicaraan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Permintaan safe-haven untuk dolar mereda seiring pemerintah AS mulai dibuka kembali setelah penutupan yang lama, dan investor bersiap-siap untuk rentetan angka ekonomi yang telah ditunda untuk dirilis.

Euro menyentuh level tertinggi 10 hari terhadap greenback seiring investor mengkonsolidasikan posisi sebelum pemungutan suara di parlemen Inggris pada hari Selasa yang bertujuan untuk memecahkan kebuntuan Brexit.

Pada pukul 10:35 pagi wkatu Timur AS (15:35 GMT), indeks ICE yang melacak dolar versus euro, yen, sterling, dan tiga mata uang lainnya melemah 0,07 persen menjadi 95,728. Indeks itu menyentuh level terendah hampir dua minggu di level 95.673 pada Senin sebelumnya.

Para pembuat kebijakan di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) memulai pertemuan pada hari Selasa. Mereka diharapkan memberi sinyal jeda dalam pengetatan dan mengakui meningkatnya risiko ekonomi.

Pembicaraan AS-Sino dilanjutkan pada hari Selasa dan Rabu untuk melihat apakah dua negara ekonomi terbesar di dunia itu dapat mengakhiri sengketa perdagangan mereka.

Euro naik ke level puncak hampir dua minggu di level $ 1,1438. Terakhir diperdagangkan 0,21 persen lebih tinggi ke level $ 1,1429.

Pound turun 0,20 persen ke level $ 1,317, sementara euro bertambah 0,38 persen ke level 86,80 pence. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Euro stabil seiring dolar AS bersiap untuk minggu terburuk sejak Oktober
Friday, 6 December 2019 16:32 WIB

Euro stabil terhadap dolar pada hari Jumat, meskipun greenback menuju minggu terburuk sejak pertengahan Oktober, terseret oleh kegelisahan di sekitar hubungan perdagangan AS-China dan isyarat pelemahan dalam ekonomi AS. Kiwi yang bangkit kembali menikmati pemulihan yang kuat berkat beberapa selera ...

Dolar Menuju Penurunan Mingguan Karena Tertekan Oleh Data dan Kekhawatiran Perdagangan
Friday, 6 December 2019 08:19 WIB

Dolar mengalami penurunan pada hari Jumat, dilanda kekhawatiran pada perdagangan dan sinyal beragam tentang ekonomi A.S., sementara pound Inggris berdiri lebih tinggi karena spekulasi menegaskan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson dapat memenangkan kemenangan pemilihan umum. Tempat berlindung yang ...

Dolar Sedikit Lebih Rendah Ditengah Pesan yang Beragam pada Perdagangan
Thursday, 5 December 2019 15:21 WIB

Dolar sedikit lebih rendah terhadap sekumpulan rivalnya pada Kamis seiring pesan yang beragam terkait perdagangan dari Presiden AS Donald Trump membuat harapan bahwa Cina dan AS akan segera mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang perdagangan yang berlarut-larut. Trump mengatakan pada hari Rabu...

AUD/JPY Turun Ke 74,35 Setelah Rilis Data Aussie
Thursday, 5 December 2019 08:45 WIB

AUD/JPY merosot ke 74,36 di tengah sesi Asia pada hari Kamis. Pasangan ini bereaksi terhadap angka Penjualan Ritel dan Neraca Perdagangan yang suram dari Australia. Neraca Perdagangan Australia pada bulan Oktober turun di bawah perkiraan 6,100 juta ke 4,502 juta sementara Penjualan Ritel meleset da...

Yen Memperpanjang Gain seiring China Mengancam Akan Membalas RUU DPR AS
Wednesday, 4 December 2019 15:18 WIB

Yen menguat dan Indeks Spot Dollar Bloomberg mengakhiri penurunan tiga hari karena kekhawatiran perdagangan melihat tawaran aset havens dan mata uang beta tinggi di bawah tekanan moderat. Greenback menguat versus sebagian besar dari rekan-rekan Kelompok 10, kecuali yen dan franc Swiss. USD / JPY t...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan dengan catatan positif (Review)
Saturday, 7 December 2019 04:32 WIB Saham Hong Kong ditutup menguat lebih dari satu persen pada hari Jumat, didorong oleh harapan baru bahwa China dan Amerika Serikat pada akhirnya akan mencapai kesepakatan perdagangan parsial. Indeks Hang Seng menambahkan 1,07 persen, atau 281,33...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.