Sterling naik ke atas $ 1,29 setelah data pekerjaan Inggris yang kuat
Tuesday, 22 January 2019 17:51 WIB | CURRENCIES |poundSterling,Poundsterling

Sterling naik pada hari Selasa setelah data ketenagakerjaan yang kuat menunjukkan pasar tenaga kerja Inggris tetap ketat meskipun perlambatan ekonomi menjelang Brexit.

Pound melonjak 0,3 persen ke level tertinggi hari ini terhadap dolar dan euro setelah data menunjukkan pertumbuhan upah Inggris menyentuh level tertinggi 10 tahun.

Tetapi gain mata uang itu bisa berlalu dengan cepat, kata para analis, seiring peluang kenaikan suku bunga Bank of England terkait data tersebut semakin kecil karena risiko Brexit tanpa kesepakatan.

Sterling menguat pada hari Senin setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May berusaha untuk memecahkan kebuntuan parlemen atas Brexit dengan mengusulkan untuk mencari konsesi lebih lanjut dari Uni Eropa.

Meskipun dibayangi ketidakpastian, beberapa pedagang sterling melihat masa depan yang lebih cerah untuk mata uang berdasarkan kepercayaan pasar yang meningkat bahwa skenario "tidak ada kesepakatan" bisa dihindari.

Pada 10:30 pagi GMT, sterling naik 0,2 persen ke level $ 1,2916. Mata uang Inggris telah diperdagangkan dalam kisaran ketat $ 1,28 - $ 1,30 untuk sebagian besar Januari.

Terhadap euro, pound diperdagangkan menguat 0,3 persen ke level 87,97 pence. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Sterling Berangsur Naik Dari Terendah setelah Penurunan Mingguan Terbesar Tahun Ini
Monday, 20 May 2019 23:22 WIB

Sterling beringsut menjauh dari level terendah sejak Januari pada Senin ini ketika perdana menteri Inggris melakukan upaya terakhir untuk mendapatkan kesepakatan Brexit melalui parlemen sebelum dia meninggalkan kantor, meskipun skeptisisme dari oposisi Partai Buruh membatasi kenaikan. Setelah gagal...

Aussie Menuju Kenaikan Terbesarnya di 2019 Setelah Kemenangan yang Mengejutkan di Pemilu
Monday, 20 May 2019 16:00 WIB

Dolar Australia melonjak pada hari Senin dan berada di jalur untuk kenaikan terbesarnya tahun ini karena investor menyambut kemenangan mengejutkan pemilihan oleh koalisi konservatif Perdana Menteri Scott Morrison, meskipun saham global yang bervariasi secara luas membebani selera risiko. Aussie ter...

EUR/USD Tetap Berada Di Bawah Tekanan, Mendekati 1,1150
Monday, 20 May 2019 14:34 WIB

Sentimen di sekitar mata uang Eropa tetap tertekan pada awal pekan dan mendorong EUR/USD ke pertengahan 1,1100 setelah bel pembukaan di Benua Lama. EUR/USD melihat ke berita perdagangan dan data Spot ini kehilangan pijakan tanpa gangguan sejak Senin lalu di tengah meningkatnya semangat di dunia pe...

Dolar Australia menguat pasca pemilihan mengejutkan, yen tergelincir
Monday, 20 May 2019 08:36 WIB

Dolar Australia mendapat dorongan terhadap greenback pada hari Senin menyusul kemenangan pemilihan mengejutkan oleh pemerintah konservatif Australia, sementara yen sedikit menurun pada pemulihan sentimen pasar. Indeks dolar terhadap sekumpulan enam mata uang sebagian besar stabil di 97,970, setelah...

Dolar mendekati level tertinggi dua tahun
Friday, 17 May 2019 23:18 WIB

Dolar AS mendekati level tertinggi dua tahun pada Jumat ini karena Gedung Putih menunda tarif otomatis, sementara ketegangan perdagangan dengan China meningkatkan permintaan untuk aset safe-haven di tengah aksi jual ekuitas. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam...

ANOTHER NEWS
Emas catat kenaikan moderat pasca berakhir di level terendah 2-minggu
Tuesday, 21 May 2019 01:18 WIB Harga emas berakhir dengan kenaikan moderat pada Senin pasca menetap di level terendah 2 minggu di sesi sebelumnya, dengan dolar menunjukkan beberapa kelemahan dan saham AS menurun. Emas Juni di Comex menambahkan $ 1,60, atau 0,1%, menjadi menetap...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.