GBP/USD Melemah Dari 1,2900 Menjelang Rilis Upah Inggris
Tuesday, 22 January 2019 13:40 WIB | CURRENCIES |GBP/USD

Pasangan GBP/USD menembus mode konsolidasi semalam ke sisi bawah menjelang pasar London, sekarang tampak akan menguji DMA 100 berada di level 1,2854, dengan fokus terdekat sekarang adalah laporan pasar tenaga kerja Inggris yang dijadwalkan pada pukul 09:30 GMT.

Spot ini terus menghadapi resistensi yang kuat di depan 1,29, karena pembeli tetap waspada terhadap skenario Brexit, sementara tenggat waktu 29 Maret semakin dekat. Selain itu, pasar GBP mencerna laporan terbaru bahwa Partai Buruh Inggris mengusulkan opsi referendum Brexit kedua sementara Dolar AS lebih kuat di tengah aksi risk-off di ekuitas Asia, didorong oleh risiko pertumbuhan global, juga berkolaborasi dengan penurunan Cable terbaru.

Namun, Rencana B PM Inggris May yang diumumkan kemarin dapat membantu membatasi sentimen tetap berada di bawah Pound. PM May mencatat bahwa dia tidak mengesampingkan Brexit yang tidak setuju sambil menambahkan bahwa Pasal 50 tidak akan diperpanjang tanpa kesepakatan. Selanjutnya, data upah Inggris yang lebih kuat bisa membawa kembali pembicaraan kenaikan suku bunga BoE, yang akan mengirim mata uang utama kembali di atas 1,29.

œPembayaran reguler Inggris (tidak termasuk bonus) diperkirakan akan naik 3,3% dari tahun ini dalam tiga bulan hingga November, membenarkan kenaikan gaji terkuat dalam satu dekade dari bulan sebelumnya. Total pembayaran di Inggris (termasuk bonus) diperkirakan akan meningkat menjadi 3,3% tahun/tahun dalam tiga bulan yang berakhir pada bulan November setelah naik 3,3% pada bulan-bulan sebelumnya, Mario Blascak, PhD, Pemimpin Redaksi FXStreet mencatat. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Sterling Stabil Terhadap Melonjaknya Dolar di Tengah Resesi Global
Wednesday, 1 April 2020 23:42 WIB

Sterling stabil terhadap menguatnya dolar pada hari Rabu di tengah aksi jual yang lebih luas di pasar saham global karena data menunjukkan aktivitas pabrik di seluruh dunia berkontraksi tajam karena pandemi coronavirus. Indeks manufaktur jatuh di seluruh dunia, dengan survei Purchasing Managers 'In...

Dolar Dalam Permintaan Seiring Memburuknya Kerusakan Ekonomi
Wednesday, 1 April 2020 15:13 WIB

Dolar diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada hari Rabu, dibantu oleh statusnya sebagai mata uang safe haven karena data manufaktur yang keluar dari Asia menunjukkan perlambatan ekonomi yang parah ketika kawasan tersebut mencoba untuk memerangi pandemi virus korona. Pada 03:10 ET (0710 GMT), Indek...

AUD/USD Pertahankan Penurunan Setelah IMP Caixin China Yang Optimis
Wednesday, 1 April 2020 09:33 WIB

AUD/USD sedang berjuang untuk menarik tawaran beli setelah data manufaktur Tiongkokyang lebih baik dari perkiraan. Pasangan mata uang terus diperdagangkan dalam merah dekat 0,6120, setelah menghadapi penolakan di 0,6158 di awal Asia. IMP Manufaktur Caixin Tiongkok, yang berfokus pada unit-unit keci...

Sterling Menguat seiring Investor Menyesuaikan Posisi Di Akhir Quartal
Tuesday, 31 March 2020 23:49 WIB

Sterling naik pada hari Selasa karena investor menyesuaikan kembali posisi mereka pada akhir kuartal pertama 2020, meskipun analis mengatakan mata uang itu tetap rapuh. Pound jatuh pada hari sebelumnya terhadap dolar karena mata uang AS memperoleh kekuatan karena sifat safe-haven di tengah penyebar...

Dolar Gain Versus Yen, Franc Swiss; Sterling Melemah
Tuesday, 31 March 2020 15:13 WIB

Dolar diperdagangkan sedikit lebih tinggi pada Selasa, dibantu oleh keuntungan terhadap mata uang yang lebih defensif, yen Jepang dan franc Swiss, pada hari perdagangan terakhir bulan ini. Pada 3:05 ET (0705 GMT), Indeks Dolar AS, yang mengikuti greenback terhadap sekelompok enam mata uang lainnya,...

ANOTHER NEWS
Kematian Akibat Corona di AS Diperkirakan Melonjak Beberapa Pekan Lagi
Thursday, 2 April 2020 00:22 WIB AS harus bersiap-siap mengalami 100 ribu hingga 240 ribu kematian akibat virus corona selama dua bulan mendatang bahkan jika warga Amerika terus menjaga jarak mereka satu sama lain. Jumlah kematian mencapai puncaknya dalam dua atau tiga pekan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.