Dolar menguat pasca pertumbuhan ekonomi China menyentuh terendah 28 tahun
Monday, 21 January 2019 23:57 WIB | CURRENCIES |Dolar Euro

Dolar bertahan di dekat level tertinggi dua pekan pada Senin ini, mengabaikan kekhawatiran mengenai melemahnya pertumbuhan global serta data yang menunjukkan bahwa ekonomi China melambat tajam pada 2018.

Greenback telah menikmati kenaikan mingguan pertamanya sejak pertengahan Desember, didukung oleh harapan untuk mencairnya ketegangan perdagangan AS dan China serta data produksi industri AS yang lebih kuat dari perkiraan.

Indeks dolar, yang mengukur kekuatannya terhadap sekelompok enam mata uang utama, pada hari Senin stabil di 96,3.

Euro datar di level $ 1,1359 dan menuju kenaikan harian pertama dalam lebih dari sepekan tetapi tetap dalam jangkauan dekat level terendah dua pekan di level $ 1,1353 pada Jumat.

Pound lebih rendah 0,1% pada level $ 1,2861.

Dolar Australia stabil di level $ 0,7166 setelah berakhir Jumat pada penurunan sebanyak 0,3%.

Aussie sebagian besar tidak terpengaruh oleh data pertumbuhan China meskipun analis setuju bahwa setiap penurunan tajam dalam permintaan dari mitra dagang terbesarnya akan mengurangi aset lokal.

Pasar finansial AS ditutup pada hari Senin untuk memperingati Hari Martin Luther King Jr.(yds)

CNBC

RELATED NEWS

Dolar Turun ke 3-Bulan Terendah di tengah Harapan Brexit, Pertemuan AS-China
Saturday, 12 October 2019 03:02 WIB

Dolar turun ke level terendah tiga bulan pada hari Jumat karena pembelian safe-haven mereda dan sentimen risiko meningkat terhadap harapan kemajuan dalam negosiasi perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina, serta peningkatan kemungkinan keluarnya Inggris secara teratur dari Uni Eropa. Sterling na...

Sterling Mengkonsolidasikan Keuntungan Atas Harapan Kesepakatan Brexit
Friday, 11 October 2019 16:17 WIB

Pound Inggris mengkonsolidasikan kenaikan pada Jumat pagi setelah mengalami kenaikan satu hari terbesarnya dalam dua tahun terakhir sebagai respons terhadap tanda-tanda kemungkinan kesepakatan tentang masalah perbatasan Irlandia yang telah mengganggu negosiasi Brexit. Pada pukul 4 pagi ET (08:00 GM...

Pound Sedikit Naik; PM Irlandia Mengatakan Kesepakatan Brexit Kemungkinan 31 Oktober
Friday, 11 October 2019 12:43 WIB

Pound Inggris menguat terhadap dolar AS, didukung oleh komentar Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar, yang mengatakan ia yakin kesepakatan Brexit kemungkinan akan tercapai. Pasangan GBP / USD naik tipis 0,2% menjadi 1,2449 pada 01:05 ET (05:05 GMT). Pada hari Kamis, Perdana Menteri Inggris dan Ir...

Sterling bersinar pada harapan Brexit, yen melesu terkait optimisme perdagangan
Friday, 11 October 2019 08:07 WIB

Harapan kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS dan China serta komentar optimis dari Eropa mengenai Brexit mendorong kembali safe-haven yen dan mengangkat pound Inggris dan euro di awal Jumat. Sterling adalah penggerak terbesar semalam, melonjak 2% ke tertinggi dua pekan versus dolar dan membuku...

Dolar AS Turun pasca Data CPI yang Lemah Meningkatkan Peluang Pemotongan Fed
Thursday, 10 October 2019 23:58 WIB

Dolar AS jatuh pada hari Kamis setelah harga konsumen naik kurang dari yang diharapkan pada bulan September, meningkatkan kemungkinan pemotongan suku bunga Federal Reserve sebelum akhir tahun. Penjualan mobil bekas turun paling banyak dalam setahun, karena indeks harga konsumen utama naik hanya 0,1...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Reli Lebih dari 2% Terkait Harapan Perdagangan (Review)
Saturday, 12 October 2019 03:17 WIB Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari dua persen pada Jumat di tengah optimisme atas pembicaraan perdagangan China-AS, sementara perusahaan-perusahaan energi didorong oleh lonjakan harga minyak setelah sebuah kapal tanker Iran dilanda ledakan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.