USD/JPY Dibuka di 109, Tetapi Goyah Di Resistensi Utama
Thursday, 17 January 2019 08:01 WIB | CURRENCIES |USDUSD/JPY,JPY,

USD/JPY telah diperdagangkan dengan lebih baik di belakang optimisme baru seputar Brexit dan saham global. China mengumumkan upaya stimulus dan dengan pasar mendukung gagasan bahwa Inggris akan menemukan resolusi ke jalan buntu di parlemen yang menggantung di sekitar rencana Brexit telah membantu reli sentimen risiko, mendukung kenaikan pasangan.

Sejauh pemungutan suara tanpa kepercayaan berlangsung, kemenangan pemungutan suara menyusul kekalahan memalukan kemarin di mana PM May kalah dalam 'pemungutan suara yang berarti' pada rencana Brexit-nya dengan catatan margin 432 hingga 202. datang seperti yang diharapkan mengingat DUP dan Brexiteers garis keras telah menjamin dukungan mereka. Memang PM May menang dengan 325 suara. PM May mengatakan dia akan membuka negosiasi Brexit dengan pendekatan lintas partai.

Wall Street ditutup pada catatan positif pada hari Rabu, karena investor juga menyambut optimisme dalam awal musim pendapatan yang menjanjikan. Beige Book yang juga menunjukkan delapan dari 12 distrik Federal Reserve melaporkan mode pertumbuhan moderat. Dukungan tambahan datang dari imbal hasil US Treasury, naik dan menggoda dengan tertinggi minggu lalu. Note 10-tahun mencapai 2,73%.

Level USD/JPY

Level support: 108.65 108.30 107.90

Level resistance: 109.20 109.50 109.85

Sumber : Fxstreet

RELATED NEWS

Dolar Menguat Setelah Lemahnya Data, Negoisasi Perdagangan AS-China menjadi Fokus
Friday, 15 February 2019 23:21 WIB

Dolar AS sedikit lebih tinggi pada Jumat pagi, stabil setelah laporan yang menunjukkan data harga impor melemah untuk bulan ketiga berturut-turut di Januari, tanda terbaru dari tekanan inflasi yang lemah. Indeks dolar, yang mengukur mata uang terhadap sekeranjang enam rival, naik 0,2 persen, pulih ...

Euro Turun untuk Minggu ke-2 Seiring Bertahannya Dolar di Dekat Level Tertingginya
Friday, 15 February 2019 17:38 WIB

Euro menuju kerugian minggu kedua, tidak dapat mengambil keuntungan dari data AS yang lemah, karena pedagang jangka pendek bersedia memudarkan reli di tengah kekhawatiran baru atas negosiasi perdagangan AS-China. Indeks Bloomberg Dollar Spot lebih tinggi pada minggu kedua, pertama kalinya sejak Nov...

Dolar Kembali Terdorong Lebih Tinggi Pada Melesunya Pertumbuhan Global
Friday, 15 February 2019 15:42 WIB

Dolar naik tipis terhadap mata uang utama Eropa Jumat pagi di Eropa setelah data inflasi China yang lemah semalam sehingga memperkuat kekhawatiran mengenai pertumbuhan global. Pada 03:00 pagi waktu timur AS (08.00 GMT), kontrak berjangka indeks dolar yang menelusuri greenback terhadap sekumpulan ma...

Aussie Jatuh Bersama Kiwi seiring Optimisme Atas Perdagangan Pudar
Friday, 15 February 2019 09:50 WIB

Dolar Australia dan Selandia Baru tergelincir menyusul sentimen risiko yang melemah setelah kekhawatiran atas negosiasi perdagangan AS-Sino kembali muncul. Yen menguat terhadap greenback untuk hari kedua. Aussie dan kiwi memangkas kenaikan mingguan mereka seiring pembicaraan perdagangan antara dua ...

Dolar AS lebih rendah versus yen setelah penjualan ritel AS yang lemah
Friday, 15 February 2019 08:10 WIB

Dolar melemah terhadap yen pada hari Jumat seiring data penjualan ritel AS yang suram memperkuat ekspektasi suku bunga Federal Reserve tidak akan naik tahun ini, sementara fokus investor bergeser ke pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing. Penjualan ritel mencatatkan penurunan terbesa...

ANOTHER NEWS
Saham HK Jatuh pada Ketidakpastian Pembicaraan Perdagangan (Review)
Saturday, 16 February 2019 04:19 WIB Saham Hong Kong jatuh pada Jumat di tengah ketidakpastian hasil pembicaraan perdagangan AS-China di Beijing, menyusul hasil negatif Wall Street pada penjualan ritel AS yang lemah. Indeks Hang Seng kehilangan 1,87%, atau 531,21 poin, menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.