Euro turun, terbebani ekonomi yang suram, Brexit angkat pound
Wednesday, 16 January 2019 16:06 WIB | CURRENCIES | Europound

Euro tergelincir terhadap dolar dan pound pada hari Rabu seiring kekhawatiran tentang prospek ekonomi zona euro membebani mata uang tunggal sementara sterling naik lebih tinggi sebelum pemungutan suara tidak percaya pada pemerintah Perdana Menteri Theresa May.

Pemerintah Perdana Menteri Theresa May menghadapi pemungutan suara pada hari Rabu setelah kekalahan telak dari perjanjian perceraian Brexit oleh parlemen membuat Inggris keluar dari Uni Eropa dalam kekacauan hanya 10 minggu sebelum perceraian.

Meskipun pound telah tenggelam lebih dari 1 persen terhadap dolar pada hari Selasa sebelumnya, pound kembali menguat setelah pemungutan suara di parlemen, dengan kekalahan yang cukup besar pada May terlihat memaksa Inggris untuk mengejar opsi yang berbeda.

Sebagai akibatnya, mata uang tunggal turun 0,3 persen terhadap pound untuk menyentuh level terendah tujuh minggu di 88,44 pence.

Euro telah terpukul awal pekan ini, karena data menunjukkan Jerman nyaris lolos dari resesi di paruh kedua tahun 2018 dan kepala Bank Sentral Eropa Mario Draghi memperingatkan ekonomi zona euro lebih lemah dari yang diharapkan.

Dolar melemah 0,1 persen ke level 108,56 yen setelah naik 0,5 persen terhadap rekan Jepangnya semalam di tengah surutnya penghindaran risiko lebih lanjut dengan saham AS membukukan kenaikan kuat.

Franc Swiss, yang cenderung meningkat pada saat ketegangan politik dan gejolak pasar bersama dengan yen, datar di level 0,9879 franc per dolar.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama sedikit lebih rendah di 95,982 setelah naik hampir 0,5 persen pada hari sebelumnya, ketika menyentuh level tertinggi 11-hari di 96,261.

Dolar Australia datar di $ 0,72055 setelah turun 0,2 persen pada hari Selasa. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar AS Turun seiring merosotnya aktivitas Manufaktur New York
Monday, 17 June 2019 23:16 WIB

Dolar AS turun pada hari Senin setelah aktivitas manufaktur di wilayah New York jatuh ke level terendah dua setengah tahun pada Juni, sementara mata uang lainnya tetap bertahan dari serangkaian pertemuan bank sentral. Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata u...

Dolar Mencapai Dua Minggu Tertinggi Seiring Investor Bersiap untuk Rapat The Fed
Monday, 17 June 2019 15:40 WIB

Dolar AS naik ke level dua minggu tertinggi pada hari Senin setelah data ekonomi yang kuat pekan lalu membuat investor menilai kembali apakah Federal Reserve akan terdengar dovish seperti yang diharapkan pada pertemuan kebijakan moneter minggu ini. Pasar mata uang yang lebih luas sepi, karena para ...

USD/JPY: Tokyo Dibuka Menyambut Risiko Di Tengah Perdagangan Yang Sepi
Monday, 17 June 2019 07:52 WIB

USD/JPY diperdagangkan sedikit positif ke 108,60 pada saat pasar Tokyo buka pada hari Senin. Meskipun kurangnya perkembangan baru mengenai pergolakan perdagangan AS-China dan tidak adanya data utama yang membatasi pergerakan pasar pada awal minggu ini, mundurnya Dolar AS (USD) menyenangkan penjual ...

Sterling berada di jalur untuk penurunan minggu keenam terhadap euro
Friday, 14 June 2019 15:44 WIB

Pound Inggris melemah lagi pada Jumat seiring investor memangkas posisi mereka pasca Brexiteer Boris Johnson bergerak semakin dekat untuk menjadi perdana menteri berikutnya, menempatkan sterling di jalur untuk penurunan 6-minggu beruntun terhadap euro. Sterling telah jatuh dalam beberapa pekan tera...

Dolar Menuju Kenaikan Mingguan Menjelang Pertemuan The Fed
Friday, 14 June 2019 08:39 WIB

Dolar tetap stabil di awal Asia pada hari Jumat, dan ditetapkan untuk menunjukkan kenaikan mingguan seiring fokus investor beralih ke pertemuan Federal Reserve minggu depan sebagai isyarat kemungkinan pemotongan suku bunga sehubungan dengan meningkatnya risiko perdagangan dan pertumbuhan global. In...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Ditutup Naik setelah Penundaan RUU Ekstradisi (review)
Tuesday, 18 June 2019 03:49 WIB Saham-saham Hong Kong ditutup menguat pada Senin ini karena investor menyambut keputusan pemerintah kota untuk menunda rencana undang-undang ekstradisi yang kontroversial. Indeks Hang Seng naik 0,45 persen, atau 122,00 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.