Dolar AS di bawah tekanan terkait Fed Minutes
Thursday, 10 January 2019 08:04 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar berada di bawah tekanan pada Kamis pagi di tengah ekspektasi yang tumbuh bahwa Federal Reserve akan menghentikan siklus pengetatan suku bunga tahun ini, sementara optimisme tentang pembicaraan perdagangan Sino-AS mengurangi permintaan untuk aset safe-haven.

Laporan dari pertemuan Fed pada 18-19 Desember mengungkapkan bahwa beberapa pembuat kebijakan mendukung bank sentral AS mempertahankan suku bunga stabil tahun ini.

Sentimen pasar yang lebih luas juga terangkat dalam perdagangan awal Asia di tengah tanda-tanda kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China. Ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia telah mengguncang pasar untuk sebagian besar tahun lalu.

Indeks dolar sedikit lebih rendah di level 95,14, setelah kehilangan 0,7 persen pada hari Rabu. Indeks telah melemah dalam empat dari lima sesi terakhir seiring para pedagang bertaruh bahwa suku bunga AS akan tetap stabil pada 2019.

Dolar telah naik 4,3 persen pada tahun 2018 seiring The Fed menaikkan suku bunga empat kali menyusul ekonomi domestik yang kuat, pengangguran yang turun dan meningkatnya tekanan upah.

Euro dan sterling masing-masing naik tipis pada dolar, masing-masing diperdagangkan sedikit lebih tinggi di level $ 1,1547 dan $ 1,2794. Namun, para pedagang memperkirakan penguatan kedua mata uang ini memudar dalam beberapa minggu mendatang.

Di tempat lain, dolar Australia, yang sering dianggap sebagai barometer risiko global, stabil di level $ 0,7170. (sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Dolar Menguat pasca Kekhawatiran Ekonomi Memangkas Euro
Saturday, 23 March 2019 04:23 WIB

Dolar AS naik pada perdagangan hari Jumat, karena investor bergulat dengan kurva imbal hasil Treasury AS yang berbalik dan putaran lain data ekonomi yang mengecewakan di kawasan zona euro memberikan tekanan pada euro. Indeks Dolar AS melanjutkan kenaikannya setelah kenaikan pada hari Kamis dan naik...

Sterling Reli seiring Inggris Mendapat Kesempatan Terakhir Untuk Brexit
Friday, 22 March 2019 23:31 WIB

Sterling menguat pada hari Jumat, dibantu oleh euro yang melemah dan setelah para pemimpin Uni Eropa memberi kesempatan Perdana Menteri Inggris Theresa May waktu dua minggu untuk memutuskan bagaimana Inggris akan meninggalkan Uni Eropa. Hasil survei ekonomi yang mengecewakan di zona euro dan Amerik...

Pound Pulih Dari Tekanan Brexit; Rubel di Tertingginya 7 Bulan
Friday, 22 March 2019 17:04 WIB

Pound Inggris pulih dalam perdagangan awal di Eropa pada hari Jumat dari tekanan pada hari Kamis setelah Uni Eropa setuju untuk memperpanjangan hanya sebatas minimal batas waktu Brexit. Pada pukul 04:00 ET (0800 GMT), pasangan GBP / USD berada di 1,3144, setelah turun sebentar di bawah 1,31 pada ha...

Dolar AS melemah, Pengembangan Perdagangan China-AS dalam Sorotan
Friday, 22 March 2019 14:12 WIB

Dolar AS melamah pada hari Jumat di Asia karena para pedagang mencerna berita terbaru tentang perkembangan perdagangan Brexit dan China-AS. Indeks dolar AS yang menelusuri greenback terhadap sekeranjang mata uang lainnya turun 0,2% menjadi 95,803 pada pukul 12:45 siang waktu timur AS (04:45 GMT). ...

Sterling naik pada perpanjangan tenggat waktu Brexit, Dolar menahan kenaikan
Friday, 22 March 2019 08:29 WIB

Dolar sebagian besar menahan kenaikan sesi sebelumnya di awal perdagangan Asia pada hari Jumat, sementara sterling naik tipis di tengah berita bahwa Inggris dapat meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan Brexit pada tanggal yang sedikit lebih lambat. Terhadap sekumpulan rival mata uang utama, dolar...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan gain besar (Review)
Saturday, 23 March 2019 04:40 WIB Saham-saham Hong Kong akhiri pekan ini dengan catatan positif pada Jumat ini, yang mengambil isyarat dari reli Wall Street, dengan investor sekarang menungu pembicaraan perdagangan tingkat tinggi abatar China-AS pekan depan. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.