Dolar AS rebound setelah laporan pekerjaan AS yang kuat
Friday, 4 January 2019 23:22 WIB | CURRENCIES |DOLLARDolar AS

Dolar AS naik terhadap yen dan euro pada hari Jumat setelah data menunjukkan pertumbuhan pekerjaan AS melonjak pada bulan Desember, yang mana dapat membantu menghilangkan kekhawatiran baru-baru ini tentang kesehatan ekonomi yang telah mengguncang pasar keuangan.

Dolar berada 0,72 persen lebih tinggi terhadap yen Jepang dan euro jatuh 0,34 persen terhadap greenback.

Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja yang positif kontras dengan laporan minggu ini yang menunjukkan aktivitas pabrik Cina mengalami kontraksi untuk pertama kalinya dalam 19 bulan pada bulan Desember dan lemahnya data manufaktur di sebagian besar Eropa dan Asia.

Dolar, yang telah tergelincir terhadap safe-haven yen Jepang dalam beberapa hari terakhir di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan global, mendapat dukungan di awal sesi setelah China mengumumkan langkah-langkah baru untuk mendukung ekonominya dan harapan tumbuh bahwa pembicaraan perdagangan AS-Cina yang akan datang akan membuat beberapa kemajuan.

Pada hari Jumat, mata uang seperti dolar Australia pulih setelah terpukul keras dalam pelarian ke haven hari Kamis. Aussie naik 0,69 persen.

Euro melemah setelah survei menunjukkan bahwa aktivitas bisnis zona euro jatuh ke level terendah empat tahun pada akhir 2018 dan data resmi menunjukkan bahwa inflasi pada bulan Desember telah melambat lebih dari yang diharapkan.

Sterling sedikit berubah pada hari Jumat setelah menderita penurunan besar didorong oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi global. (Sdm)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS

Pound Menyentuh Level Tertingginya Saat Dimulainya Pemungutan Suara di Inggris
Thursday, 12 December 2019 17:39 WIB

Pound mencapai level tertingginya sejak Maret ketika pemilih Inggris menuju ke tempat pemungutan suara untuk memutuskan antara Konservatif dan berharap untuk memberikan Brexit pada bulan Januari dan Partai Buruh yang menjanjikan referendum kedua. Sterling naik untuk hari keempat sebelum stabil di d...

Dolar Melemah seiring Hasil Mengecewakan Fed, Jelang Pemilu Inggris
Thursday, 12 December 2019 08:47 WIB

Dolar mempertahankan kerugian tertajam dalam beberapa minggu pada hari Kamis, setelah prospek inflasi Federal Reserve AS menutup ekspektasi kenaikan suku bunga dalam waktu dekat, mendorong imbal hasil Treasury lebih rendah. Investor juga tetap gelisah karena batas waktu hari Minggu untuk putaran be...

Sterling Turun Terkait Jajak Pendapat Untuk Pemilu Inggris
Wednesday, 11 December 2019 16:12 WIB

Pound berada di bawah tekanan pada Rabu pagi setelah jajak pendapat YouGov baru memperkirakan keunggulan yang lebih kecil dari perkiraan untuk pemimpin Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson dalam pemilihan umum yang akan berlangsung kurang dari 24 jam dari sekarang. Sterling melemah 0,3%...

Pound Tergelincir pada Proyeksi Polling Inggris, Dolar Menunggu Fed
Wednesday, 11 December 2019 09:25 WIB

Pound Inggris tergelincir lebih awal pada hari Rabu setelah jajak pendapat menunjukkan penyempitan yang dipimpin Partai Konservatif Perdana Menteri Boris Johnson dalam pemilihan akhir pekan ini, sementara pergerakan dolar AS tertuju ke pertemuan kebijakan Federal Reserve. Investor juga berfokus pad...

Euro Stabil Menjelang Fed, Rapat ECB dan Tarif AS yang Diharapkan
Tuesday, 10 December 2019 17:26 WIB

Euro sedikit berubah versus dolar pada hari Selasa karena para investor waspada dengan tenggat waktu yang membayangi untuk tarif AS di China, pemilu di Inggris dan pertemuan Federal Reserve dan Bank Sentral Eropa yang akan datang. Greenback netral terhadap sekelompok enam mata uang utama lainnya. ...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Berakhir Dengan Kenaikan Tajam (Review)
Friday, 13 December 2019 04:33 WIB Saham-saham Hong Kong melonjak lebih dari satu persen pada Kamis ini setelah Federal Reserve mengindikasikan akan membiarkan suku bunga tidak berubah tahun depan, sementara investor mengawasi pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng naik...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.